Menpora Puji Persiapan GBT Surabaya Jelang Piala Dunia U-20

CNN Indonesia | Jumat, 18/09/2020 16:56 WIB
Menpora sekaligus Ketua INAFOC Zainuddin Amali menyebut Stadion GBT Surabaya yang paling siap sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 2021. Gelora Bung Tomo Surabaya menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 2021. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memuji persiapan yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya jelang perhelatan Piala Dunia U-20 2021 mendatang. Bahkan dia menyanjung persiapan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya menyambut gelaran akbar tahun depan tersebut.

Pujian itu dilontarkan Zainudin saat meninjau persiapan markas Persebaya Surabaya tersebut, Jumat (18/9).

Zainuddin yang merangkap Ketua INAFOC (Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee) itu mengatakan usai berdiskusi dengan Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, keduanya sepakat bahwa Surabaya sebagai daerah yang paling siap menggelar Piala Dunia.


"Setelah kami lihat, maka tadi saya berdiskusi dengan Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto, kesiapan daerah ini [Surabaya] yang paling siap," ucap pernyataan Menpora Zainudin yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (18/9).

Menpora berjanji untuk terus mengikuti dan memantau perkembangan persiapan Stadion GBT yang bakal menggelar pertandingan sepak bola kelas dunia pada 2021 mendatang.

Sebagai Ketua INAFOC, Zainudin yang juga politikus Partai Golkar itu juga mengapresiasi kerja cepat yang dilakukan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Ia mengaku mendapat kabar Risma terjun langsung setiap hari untuk memantau persiapan GBT.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Menpora berharap paling lambat pada akhir 2020 renovasi GBT sudah bisa selesai dan siap dilakukan uji coba secara teknis.

Iwan Budianto menambahkan dari sisi penampakan struktur bangunan masih bisa disusul maksimal sampai Maret 2021.

"Kami harapkan dari kepala daerah, yang lima lagi harusnya begini, mencontoh apa yang dilakukan Ibu Wali Kota Surabaya. Beliau tidak hanya menginstruksikan tapi beliau mengunjungi langsung, Ibu Wali Kota ada di lapangan dan menyaksikan langsung prosesnya," pintanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan untuk dilakukan renovasi terhadap enam stadion yang bakal menjadi venue pertandingan Piala Dunia U-20 2021.

Keenam stadion itu yakni, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan (Jakarta), Stadion GBT Surabaya (Jawa Timur), Stadion Manahan Solo (Jawa Tengah), Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar (Bali), Stadion Si Jalak Harupat Bandung (Jawa Barat), dan Stadion Jakabaring Palembang (Sumatera Selatan).

Menpora juga berjanji mengusulkan kepada FIFA untuk menjadikan Stadion GBT sebagai tempat digelarnya acara pembukaan Piala Dunia U-20 2021.

"Nanti kita lihat lagi progresnya seperti apa. Sekarang kami belum menentukan tempat di mana acara pembukaannya, kita lihat perkembangannya. Kalau bagus akhirnya, kami akan usulkan ke FIFA GBT sebagai salah satu calon. Kan tidak mesti di Jakarta [pembukaan Piala Dunia U-20]. Kami akan lihat seperti apa luar biasanya Pemkot Surabaya," sebut Menpora.

Protokol Ketat di Piala Dunia

Sementara itu, secara terpisah Juru Bicara Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia memastikan gelaran Piala dunia U-20 akan tetap terlaksana pada 20 Mei - 21 Juni 2021 meski nantinya pandemi covid-19 masih terjadi.

Sebagai tuan rumah, Indonesia juga memastikan bakal menerapkan protokol kesehatan ketat dan disiplin untuk menjamin kenyamanan bagi seluruh kontingen maupun pihak yang terlibat selama perhelatan berlangsung.

Indonesia tidak memiliki otoritas mengubah agenda karena kewenangan ada di FIFA. Namun, pemerintah terus berkomunikasi dengan FIFA untuk memantau setiap perkembangan dan kemungkinan, terutama di situasi pandemi covid 19.

"Maka, jika tidak ada perubahan jadwal, pemerintah terus mempersiapkan ajang piala dunia secara optimal dengan mengacu pada langkah Presiden yang telah mengeluarkan Kepres No.19 tahun 2020 sebagai petunjuk susunan kepanitiaan yang terdiri dari panitia pengarah dan panitia pelaksana," ucap Angkie dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com.

Kepres ini didukung dengan terbitnya Inpres No.8 tahun 2020, dimana regulasi ini mengatur pembagian tugas penyelenggaraan, mulai dari kementerian, TNI, Polri, Badan Pemeriksa Keuangan, Jaksa Agung, hingga ke Pemerintah Daerah, baik Gubernur hingga Walikota.

Pascaditeken Presiden pada Selasa (15/9), jajaran kepanitiaan yang ditunjuk langsung bergerak mempersiapkan tempat latihan para kontingan dan venue pertandingan.

(ttf/osc)

[Gambas:Video CNN]