MU Kalah, Rekor Buruk De Gea Bertambah

CNN Indonesia | Minggu, 20/09/2020 02:52 WIB
Kekalahan Man United dari Crystal Palace, Sabtu (19/9) turut mencoreng nama David De Gea yang menjadi andalan di bawah mistar. David De Gea kebobolan tiga gol di laga pertama Liga Inggris musim ini. (AP/Richard Heathcote)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kekalahan Manchester United dari Crystal Palace, Sabtu (19/9) turut mencoreng nama David De Gea yang menjadi andalan di bawah mistar.

De Gea sebenarnya tampil tidak buruk dengan melakukan beberapa penyelamatan dari peluang-peluang yang didapat pemain-pemain The Eagles seperti Wilfried Zaha dan Jordan Ayew.

Namun kiper asal Spanyol itu tak bisa mengadang si kulit bulat masuk ke gawangnya sebanyak tiga kali, termasuk penalti Zaha pada menit ke-74.


Man United mendapat hukuman penalti karena handsball Victor Lindelof. Eksekusi tendangan 12 pas pada awalnya diambil Ayew mampu ditahan De Gea, namun wasit melalui tayangan Video Assistant Referee memutuskan penalti diulang karena sang penjaga gawang dinilai bergerak lebih dulu.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Zaha yang diserahkan mengemban tugas tidak menyia-nyiakan kesempatan dan mengoyak gawang Man United.

Kegagalan De Gea mengadang penalti Zaha membuat mantan kiper Atletico Madrid itu selalu gagal mengamankan gawang dari 18 tendangan dari titik 11 meter.

Kali terakhir De Gea bisa menyelamatkan gawang Man United dari penalti di Liga Inggris adalah pada Oktober 2014 ketika mementahkan peluang Leighton Baines.

Jika performa De Gea kian menurun, bukan tidak mungkin Dean Henderson akan tampil sebagai penjaga gawang inti Man United. Henderson merupakan kiper Man United yang kerap dipinjamkan ke berbagai klub.

Sejak 2018/2019 Henderson tampil bersama Sheffield United dan mengantar The Blades promosi ke Premier League serta turut andil menempatkan Sheffield sebagai klub papan tengah pada musim lalu.

(nva/nva)

[Gambas:Video CNN]