Djanur dan Jacksen Tiago Manut Liga 1 Ditunda

CNN Indonesia | Rabu, 30/09/2020 11:16 WIB
Pelatih Barito Putra Djajang Nurjaman dan pelatih Persipura Jacksen F. Tiago menyatakan mengikuti keputusan PSSI soal penundaan Liga 1. Liga 1 resmi ditunda oleh PSSI setelah tidak mendapat izin dari Polri dan pertimbangan kesehatan di masa pandemi. ( Dok. Persija).
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua pelatih klub Liga 1 Djajang Nurdjaman dan Jacksen F. Tiago tidak mempermasalahkan penundaan Liga 1 dari jadwal semula, 1 Oktober. Keduanya patuh terhadap keputusan yang ditempuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait penundaan kompetisi.

Djanur, sapaan akrab Djajang Nurdjaman, sependapat dengan keputusan menunda liga jika faktor kesehatan menjadi pertimbangan utama.

"Saya ikut saja kepada apa yang sudah diputuskan PSSI, apalagi alasannya soal kesehatan kita semua lebih penting ini," kata pelatih PS Barito Putera ini melalui pesan tertulis kepada CNNIndonesia.com.


Dia mengatakan pertimbangan PSSI yang mengedepankan kesehatan dan keselamatan selaras dengan sikap timnya sejak awal. Pihaknya akan menggelar rapat menindaklanjuti penundaan kompetisi, termasuk untuk keputusan tetap menggelar latihan atau tidak.

"Masih menunggu arahan manajemen," ujarnya.

Banner gif video highlights MotoGP

Seirama, pelatih Persipura Jayapura Jacksen F. Tiago juga mendukung keputusan penundaan kompetisi. Sebab pemerintah lebih mengetahui dampak baik-buruk jika liga tetap berlanjut di tengah pandemi Covid-19.

"Seperti saya katakan dari awal, pemerintah yang lebih tahu kondisi pandemi saat ini. Sehingga, kalau ada arahan untuk menunda liga, kami harus patuh," ucap dia.

Meskipun begitu, ia menuturkan tetap menjadikan penundaan kompetisi sebagai waktu untuk terus berlatih guna menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh para pemain.

"Kalau mengenai persiapan, kami anggaplah sebagai bentuk latihan untuk meningkatkan kesehatan dan daya tubuh kami untuk melawan wabah ini," tandasnya.

Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago.Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago mengatakan pemerintah lebih tahu soal kondisi pandemi. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah).

Hal sama juga diungkapkan pelatih Persita Tangerang, Widodo C. Putro. Menurutnya segala keputusan yang diambil pasti sudah dipikirkan masak-masak baik dan buruknya. Karena itu, pihaknya mengikuti PSSI yang sudah memutuskan menunda kompetisi.

"Apapun keputusan pasti ada untung ruginya, kita ikuti saja arahan PSSI," ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari manajemen dan presiden Persita, terutama soal program dan persiapan yang sudah dilakukan tim.

"Yang pasti latihan tim masih berjalan rutin sampai ada arahan lanjutan. Yang terpenting saat ini untuk tetap menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan saja," kata eks bintang Timnas Indonesia era 1990-an ini.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan Liga 1 batal digelar sesuai jadwal semula yaitu 1 Oktober 2020. Iwan Bule, sapaan akrabnya, menerangkan bahwa pertimbangan kesehatan dan tidak keluarnya izin keramaian dari polisi menjadi sebab ditundanya kompetisi.

"PSSI memohon ditunda satu bulan, tentu mempertimbangkan situasi yang ada. Mulai November bisa selesai bulan Maret," ujarnya saat konferensi pers secara virtual, Selasa (29/9).

(ryn/osc)

[Gambas:Video CNN]