Netizen Suuzan Khabib Tak Lolos Timbang Badan

CNN Indonesia | Sabtu, 24/10/2020 14:55 WIB
Netizen meragukan Khabib Nurmagomedov lolos dalam timbang badan jelang UFC 254 menghadapi Justin Gaethje. Khabib Nurmagomedov sudah menjalani 28 pertarungan tanpa kalah. (Isaac Brekken/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Netizen meragukan Khabib Nurmagomedov lolos dalam timbang badan jelang UFC 254 menghadapi Justin Gaethje.

Sesi timbang badan berlangsung Jumat (23/10). Khabib yang datang ke timbang badan dengan mengenakan celana, sweatshirt biru, dan kacamata hitam kemudian melepas seluruh barang yang dikenakan.

Khabib meminta handuk untuk menutupi badan bagian bawah. Petarung berjuluk The Eagles itu terlihat harap-harap cemas gagal bisa mengurangi berat badan hingga 155 pound atau 70,3 kilogram yang merupakan ambang batas maksimal petarung kelas ringan di UFC dalam sesi timbang badan.


Ini adalah kali pertama Khabib copot celana dalam sesi timbang badan. Dalam dua pertarungan sebelumnya, melawan Conor McGregor dan Dustin Poirier, Khabib tidak melepas seluruh pakaiannya.

polling Khabib NurmagomedovJajak pendapat yang dilakukan situs MMA Fighting menunjukkan ketidakpercayaan netizen atas hasil timbang badan Khabib Nurmagomedov. (Screenshot via web mmafighting.com)

Dalam sebuah jajak pendapat di MMA Fighting, lebih dari 50 persen responden meragukan Khabib bisa menembus berat yang ditentukan.

Enam hari sebelum timbang badan, Khabib masih lebih berat hingga 8,5 kilogram dari ambang batas maksimal berat badan petarung kelas ringan.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Hal yang membuat netizen ragu mengenai berat badan Khabib adalah durasi singkat sang juara bertahan di atas timbangan. Dibanding petarung-petarung lain, Khabib begitu cepat berdiri di atas timbangan saat diukur berat badannya.

Khabib memiliki pengalaman buruk soal berat badan, termasuk ketika hendak berduel dengan Tony Ferguson di UFC 209 yang kemudian gagal terlaksana.

[Gambas:Video CNN]



(nva/osc)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK