Andik Soal Disindir Kegemukan oleh Netizen: Tidak Apa-apa

CNN Indonesia | Selasa, 27/10/2020 16:06 WIB
Andik Vermansah merespons sindiran netizen yang menganggap pemain Timnas Indonesia itu kegemukan. Andik Vermansah kini memperkuat Bhayangkara FC. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Jakarta, CNN Indonesia --

Winger Bhayangkara FC, Andik Vermansah, merespons sindiran netizen yang menganggap pemain Timnas Indonesia itu kegemukan.

Sebelumnya, netizen sempat menyebut Andik terlihat lebih gemuk pada laman komentar di unggahan video singkat saat ia sedang berlari di pinggir pantai. Beberapa mengatakan Andik kebanyakan makan sehingga badannya gemuk.

Tak seperti biasanya, Andik pun membalas satu per satu komentar baik ke teman-teman yang dikenalnya maupun para pengikutnya di Instagram.


"Tidak apa-apa disindir netizen. Sama saya dibuat bercandaan saja. Badan berisi bukan berarti gemuk," kata Andik kepada CNNIndonesia.com.

[Gambas:Instagram]

Netizen menduga gemuknya badan Andik lantaran ia tidak menjaga latihan dan makan sembarangan selama kompetisi Liga 1 2020 belum dilanjutkan selama pandemi Covid-19.

[Gambas:Instagram]

Namun menurut Andik, libur kompetisi justru membuatnya semakin rajin berlatih sekalipun tidak bersama klubnya. Saat ini, Andik berada di kampung halaman sang istri di Banyuwangi.

"Selama pandemi ini saya malah makin bagus [kondisi], karena di belakang rumah di kampung istri saya pas itu ada lapangan bola," ungkap Andik.'

GIF Banner Promo Testimoni

Kekayaan alam baik itu pantai maupun bukit-bukit yang ada di sekitar kampung sang istri masih bisa dimanfaatkan Andik sebagai sarana latihan. Tak ayal, jika kini tubuh Andik semakin terlihat berotot seperti yang diunggahnya di Instagram.

"Fisik saya lebih terjaga dan malah merasa lebih kuat karena latihan bisa di mana saja, di bukit, di pantai. Karena kadang-kadang latihan di klub belum tentu berkembang buat skill atau individu. Sebab di klub itu pelatih kebanyakan melatih strategi saja," ucap Andik.

(ttf/har)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK