Persija Bantah Evan Dimas Ditawar Klub Malaysia

jun, CNN Indonesia | Rabu, 18/11/2020 20:50 WIB
Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus, bantah dapat tawaran dari klub Malaysia yang ingin merekrut Evan Dimas Darmono. Evan Dimas Darmono dilirik klub-klub elite Liga Super Malaysia. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus, membantah dapat tawaran dari klub Malaysia yang ingin merekrut Evan Dimas Darmono.

Evan Dimas menjadi salah satu pemain yang ramai diberitakan menjadi incaran klub Malaysia untuk mengisi slot pemain asing asal Asia Tenggara. Namun, hal itu disangkal langsung Ferry Paulus.

"Tidak ada [klub Malaysia] yang kontak sama saya. Kalau ada pasti akan saya kabarkan," kata Ferry Paulus melalui sambungan telepon kepada wartawan, Rabu (18/11) malam.


Berita Harian melaporkan, COO Trengganu FC Sabri Abas menilai Evan Dimas layak untuk mengisi slot pemain asing di Liga Malaysia. Namun, Trengganu mundur teratur setelah mengetahui Evan Dimas memiliki nilai jual yang tinggi.

"Tapi, karena harga yang ditawarkan untuk pemain itu [Evan Dimas] bukan dalam kemampuan, kami tidak jadi untuk mengambil pemain dari Indonesia itu. Untuk mengisi kuota ASEAN tersebut, kami akan berusaha mencari pemain lain yang sesuai dengan kemampuan kami guna menghindarkan masalah keuangan di skuad kami nanti," ucap Abas.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Evan Dimas bukan wajah baru di sepak bola Malaysia. Pada 2018 ia pernah tampil di Malaysia Super League membela Selangor FA bersama Ilhamudin Armaiyn.

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tetap menggulirkan Liga Super Malaysia di masa pandemi dan baru selesai pada November.

Saat ini, klub-klub di Liga Super Malaysia tengah melakukan persiapan jelang musim baru pada Februari 2021 mendatang. Sementara Indonesia batal melanjutkan kompetisi 2020 karena tak kunjung mendapat izin keramaian dari pihak kepolisian.

PSSI dan operator Liga Indonesia Baru (LIB) berencana untuk kembali melanjutkan gelaran Liga 1 2020 pada Februari 2021 mendatang.

(TTF/jun)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK