Tangis Putri Maradona di Boca Juniors vs Newell's Old Boys

jun, CNN Indonesia | Senin, 30/11/2020 12:56 WIB
Tangis putri Diego Armando Maradona, Dalma, pecah seketika di pertengahan laga Boca Juniors vs Newell's Old Boys. Dalma Maradona menangis di laga Boca Juniors vs Newell's Old Boy. (AP/Alejandro Pagni)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tangis putri Diego Maradona, Dalma, pecah seketika di pertengahan laga Boca Juniors vs Newell's Old Boys untuk menghormati mendiang legenda sepak bola Argentina.

Maradona mengembuskan nafas terakhir di usia 60 tahun pada Rabu (25/11). Kepergian Maradona menyisakan duka mendalam bagi warga Argentina, tak terkecuali bagi dua klub yang pernah dibelanya, Boca Juniors dan Newell's Old Boy.

Sebelum kick off, kedua tim mengenakan kaus khusus dan tepuk tangan selama satu menit di depan spanduk Maradona yang sukses membawa Argentina juara Piala Dunia 1986.


Spanduk bertema Maradona tersebar di seluruh stadion. Namun, momen paling emosional malam itu terjadi setelah Edwin Cardona mencetak gol pertama dari dua gol yang diciptakan untuk membawa Boca menang 2-0.

GIF Banner Promo Testimoni

Setelah Cardona berhasil mencetak gol via tendangan bebas, seluruh pemain Boca menghadap putri Maradona, Dalma, yang menyaksikan di tempat khusus.

Dalma yang duduk di tribune khusus Maradona tak kuasa menahan tangis yang mendadak pecah seketika. Diketahui, Dalma biasa mendampingi sang ayah menyaksikan laga Boca Juniors di tempat tersebut.

Duel Boca Juniors vs Newell's Old Boy jadi bagian pertandingan Copa Diego Armando Maradona, titel baru untuk gelaran piala liga Argentina yang menjadi pengganti liga musim 2020.

Edwin Cardona, center, of Boca Juniors celebrates scoring his side's opening goal with his teammates under Diego Maradona's stadium box during a local tournament match against Newell's Old Boys, at the Alberto J. Armando stadium in Buenos Aires, Argentina, Sunday, Nov. 29, 2020. (Alejandro Pagni/Pool via AP)Pemain Boca Juniors menghadap ke boks VIP Diedo Maradona yang dihadiri Dalma Maradona. (AP/Alejandro Pagni)

Kedua tim menggunakan jersey bertuliskan nama Maradona di punggung mereka. Sementara wasit membubuhkan tulisan 'Gracias Diego' di belakang bajunya.

Seluruh rangkaian pertandingan di seluruh dunia juga memberikan penghormatan terakhir sebelum kick off untuk mengenang kepergian salah satu pemain sepak bola terhebat yang pernah lahir.

Maradona pernah menjadi bagian cerita dari Boca Juniors dan Newell's Old Boy sebelum memulai petualangan di Eropa. Ia sempat gabung bersama Barcelona sebelum menahbiskan diri sebagai legenda Napoli.

El Diego meninggal akibat serangan jantung di kediamannya di Buenos Aires pada Rabu (25/11). Pemerintah Argentina memberikan libur nasional selama tiga hari untuk menghormati pemilik julukan gol "Tangan Tuhan" itu.

(jun/nva)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK