Cavani Minta Maaf Soal Unggahan Berbau Rasial

CNN Indonesia | Selasa, 01/12/2020 17:15 WIB
Penyerang Manchester United Edinson Cavani meminta maaf terkait unggahan di media sosial yang disebut berbau rasial. Edinson Cavani meminta maaf soal unggahan berbau rasial di media sosial. (AP/Dave Thompson)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penyerang Manchester United Edinson Cavani meminta maaf terkait unggahan di media sosial usai mengalahkan Southampton 3-2 di Liga Inggris, akhir pekan lalu.

Cavani jadi bintang kemenangan The Red Devils di laga tersebut. Cavani yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak dua gol untuk membantu MU menang 3-2 atas tuan rumah.

Cavani dapat banyak ucapan selamat di media sosial dari rekan-rekannya usai jadi pahlawan MU. Cavani kemudian menyempatkan diri untuk membalas ucapan dari teman-teman dekatnya lewat Insta story.


Namun, salah satu balasan penyerang asal Uruguay itu diduga mengandung kata-kata rasial berbunyi 'gracias negrito' dalam bahasa Spanyol, yang dapat diartikan 'terima kasih hitam'.

Unggahan Cavani itu kemudian ramai di media sosial. Pihak FA lantas melakukan investigasi terkait unggahan mantan penyerang Paris Saint-Germain yang dinilai berbau rasial.

"Pesan yang saya unggah setelah pertandingan hari Minggu dimaksudkan sebagai salam kasih sayang kepada seorang teman, berterima kasih padanya atas ucapan selamat setelah pertandingan," ucap Cavani seperti dilansir Daily Mail.

GIF Banner Promo Testimoni

"Saya tidak bermaksud menyerang siapa pun. Saya sepenuhnya menentang aksi rasial dan menghapus pesan itu segera setelah dijelaskan pesan tersebut dapat diartikan berbeda. Saya ingin meminta maaf dengan tulus untuk hal ini," ia melanjutkan.

Cavani bisa dijatuhi sanksi larangan tampil sebanyak tiga laga jika dinyatakan bersalah oleh FA. Insiden ini sendiri agak mirip dengan kasus yang pernah dialami kompatriotnya, Luis Suarez.

Kala itu, Suarez yang masih berseragam Liverpool pernah menggunakan istilah 'negrito' kepada Patrice Evra pada 2011. Akibatnya Suarez didenda 40.000 pounds dan dihukum larangan bermain delapan pertandingan.

(jal/osc)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK