Misi Morbidelli Kalahkan Valentino Rossi di MotoGP 2021

osc, CNN Indonesia | Kamis, 31/12/2020 20:15 WIB
Franco Morbidelli akan berusaha mengalahkan Valentino Rossi di setiap seri balapan MotoGP 2021 meski mereka satu tim di Petronas Yamaha. Franco Morbidelli bakal berusaha mengalahkan Valentino Rossi di tiap balapan di MotoGP 2021. (Dorna Sports).
Jakarta, CNN Indonesia --

Valentino Rossi akan menjadi rekan setim Franco Morbidelli setelah bergabung dengan Petronas Yamaha di MotoGP 2021. Kini misinya adalah mengalahkan sang guru di tiap balapan musim depan.

Rossi memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Monster Energy Yamaha usai MotoGP 2020 selesai. Dia kemudian merapat ke tim satelit Petronas dan bergabung dengan Morbidelli serta Fabio Quartararo sebagai rekan setim.

Dilansir Motosan, Morbidelli senang dengan bergabungnya Rossi. Tak cuma membuat mimpinya menjadi satu tim dengan Rossi kenyataan, tapi dia juga bakal belajar lebih banyak dari The Doctor yang kenyang pengalaman di MotoGP.


"Untuk semua pembalap itu sesuatu yang berbeda. Rossi bukan sembarang mitra. Bagi saya lebih, saya telah mengenalnya selama bertahun-tahun, kami sangat dekat dan teman dekat," kata Morbidelli.

GIF Banner Promo Testimoni

Morbidelli yang merupakan jebolan VR46 Riders Academy milik Rossi tersebut memprediksi MotoGP 2021 akan menyenangkan dengan kehadiran sang guru. Kolaborasi dengan Rossi diyakini Morbidelli akan memberikan dampak positif.

"Saya yakin perbedaan kami akan berdampak positif dan saya harap kami berdua melakukannya dengan baik," kata dia.

Meski begitu, bukan berarti Morbidelli membiarkan Rossi mengalahkannya. Sebaliknya, Morbidelli memiliki misi untuk mengalahkan Rossi di setiap seri balapan musim depan.

"Saya mendoakan dia mendapat musim yang hebat, tapi saya akan mencoba untuk mengalahkannya di setiap sesi balapan. Saya ingin berada di depan, bukan di belakangnya," pungkas pembalap asal Italia tersebut.

Morbidelli tampil sangat bagus di MotoGP 2020. Meski gagal juara dunia, namun dia mengakhiri musim di posisi kedua. Dia tercatat tiga kali juara dan lima kali naik podium.

Sedangkan Rossi hancur lebur. Tanpa pernah juara seri dan cuma sekali naik podium, pembalap Italia 41 tahun itu juga di posisi 15 klasemen akhir.

(osc)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK