Fan PSIS Geruduk Live Youtube Ganjar Soal Stadion Jatidiri

CNN Indonesia | Kamis, 14/01/2021 10:13 WIB
Suporter PSIS Semarang ramai-ramai menggeruduk Live Youtube Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terkait renovasi Stadion Jatidiri yang tak kunjung rampung. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (CNN Indonesia/ Damar).
Jakarta, CNN Indonesia --

Suporter PSIS Semarang ramai-ramai menyerbu Live Youtube Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang tengah menyiarkan langsung proses vaksinasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugurejo Semarang, Rabu (13/1).

Suporter PSIS menyerbu lewat kolom live chat dengan ragam cibiran dan sindiran terkait Stadion Jatidiri.

Stadion Jatidiri masih dalam tahap renovasi. Alhasil PSIS tak bisa bermarkas di stadion tersebut sejak 2016 seiring dilakukannya proyek renovasi yang awalnya ditargetkan rampung 2019.


Belakangan penyelesaian renovasi ditarget selesai 2021, namun lagi-lagi tak kunjung terealisasi. Alasannya karena pandemi Covid-19 yang mengganggu proses renovasi.

Lebih dari 900 chat yang sebagian besar berisi protes ke Ganjar dengan menyertakan tagar #2021BaliJatidiri.

Capture Live Youtube Ganjar Pranowo(Capture Live Youtube).

Ketua Panser Biru (Suporter PSIS), Kepareng, mengatakan pihaknya sudah beberapa kali melakukan protes dengan berbagai untuk menuntut penyelesaian renovasi Stadion Jatidiri. Namun tak pernah mendapat respons.

"Itu suara rakyat kecil, anak-anak muda pecinta sepak bola yang peduli dengan PSIS. Lewat media sosial tak direspon, karangan bunga tak direspon, mural tak direspon, ya akhirnya kita buru pak Ganjar lewat apa aja, salah satunya yang terjadi sekarang ini, lewat YouTube saat proses vaksin," ungkapnya.

Pada Senin (12/12) lalu, para suporter PSIS juga pernah 'menyerang' Ganjar lewat karangan bunga yang dikirim ke kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang. Serangan karangan bunga itu dilakukan karena respons dingin Ganjar di media sosial.

GIF Banner Promo Testimoni

Namun, tak sampai terpasang lama, puluhan karangan bunga tersebut disingkirkan oleh petugas Satpol Pamong Praja dengan alasan menjaga kebersihan.

Ganjar saat itu menyayangkan respons yang berlebihan kepada dirinya, termasuk lewat karangan bunga yang hanya membuat kotor lingkungan. Ganjar pun langsung menelpon CEO PSIS Yoyok Sukawi agar melakukan prosedur resmi yaitu manajemen mengirimkan surat resmi kepada dirinya.

"Ya saya agak kaget tadi pagi dikasih video, wah ada karangan bunga. Saya kirimkan kepada pak Yoyok, terimakasih atas karangan bunganya, sayangnya tidak ada satupun dari mereka yang protes menyampaikan secara resmi kepada saya," ujar Ganjar beberapa waktu lalu.

"Saya tidak mengerti apa yang diinginkan, kalau ingin kembali jangan khawatir kalau sudah selesai pasti kita akan berikan kepada masyarakat siapapun yang ingin menggunakan," ungkap Ganjar.

[Gambas:Video CNN]

(osc/jun)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK