Koeman Bisa Dipecat Barcelona Pertengahan Maret

CNN Indonesia | Rabu, 24/02/2021 16:57 WIB
Ronald Koeman jauh dari kata aman sebagai pelatih Barcelona karena bisa dipecat usai pemilihan presiden baru pada 7 Maret mendatang. Masa depan Ronald Koeman akan ditentukan setelah pemilihan presiden Barcelona 10 hari lagi. (REUTERS/MARCELO DEL POZO).
Jakarta, CNN Indonesia --

Ronald Koeman jauh dari kata aman sebagai pelatih Barcelona. Dia bisa dipecat pertengahan Maret mendatang, tepatnya setelah pemilihan presiden 10 hari lagi.

Barcelona di bawah kendali Koeman kurang meyakinkan. Sejauh musim ini berjalan, Barcelona inferior di tiga kompetisi yang diikuti, Liga Spanyol, Copa Del Rey, dan Liga Champions.

Di ajang Liga Spanyol, Barcelona kepayahan. Mereka kerap mendapat hasil minor, alih-alih tiga poin penuh. Akibatnya saat ini mereka tertinggal delapan angka dari pemuncak klasemen, Atletico Madrid.


Sementara di ajang Copa Del Rey, peluang Azulgrana tipis karena pada semifinal leg pertama mereka keok 0-2 dari Sevilla.

Pentas Liga Champions lebih buruk lagi. Leg pertama babak 16 besar Barcelona mati angin dan dipermak PSG 1-4.

Karenanya, Koeman hanya punya waktu sekitar 10 hari lagi untuk meyakinkan para calon presiden bahwa dia memang pantas dipertahankan sebagai pelatih Los Cules. Sebab pada 7 Maret waktu setempat, Barcelona akan menggelar pemilihan presiden baru.

Dilansir dari AS, dari tiga kandidat presiden, hanya Toni Feixa saja yang bakal mempertahankan Koeman di kursi pelatih. Sementara dua calon lainnya, Victor Font dan Joan Laporta disebut bakal segera mendepak juru taktik asal Belanda ini.

Soccer Football - La Liga Santander - FC Barcelona v Alaves - Camp Nou, Barcelona, Spain - February 13, 2021 Barcelona's Lionel Messi celebrates scoring their second goal with teammates REUTERS/Albert GeaLionel Messi cs bisa punya pelatih baru setelah pemilihan presiden Barcelona pada 7 Maret mendatang. (REUTERS/ALBERT GEA).

Dari ketiga calon, Laporta paling berpeluang menjabat presiden yang sudah lama kosong sejak ditinggal Josep Maria Bartomeu. Laporta sendiri tak asing dengan jabatan ini.

Dia merupakan presiden pada 2003-2010, periode dimana Barcelona mencapai masa kejayaan dengan mendatangkan pemain-pemain kelas wahid seperti Ronaldinho, Samuel Etoo, Thierry Henry dan mengandalkan didikan La Masia macam Lionel Messi, Andreas Iniesta, Carles Puyol, Gerard Pique, Sergio Busquets, dan Xavi Hernandez.

Nama terakhir bahkan disebut bakal dijadikan pelatih jika Laporta menjadi presiden untuk kedua kalinya.

Laporta dalam setiap kampanyenya selalu menggaungkan perombakan di tubuh Blaugrana, terutama dalam komposisi skuad pemain. Laporta ingin mengembalikan kejayaan Barcelona di pentas Eropa dan dunia.

Bagi Laporta, Xavi adalah sosok yang pas untuk menukangi Barcelona. Xavi yang masih mengarsiteki klub Qatar, Al Sadd itu juga beberapa kesempatan menyatakan ketertarikannya kembali ke Camp Nou sebagai pelatih.

Selain penggantian pelatih, Laporta juga dikabarkan akan mempertahankan Messi. 'Dewa' klub Katalan itu dianggap masih punya magis untuk membawa Barcelona bangkit sebelum pensiun.

[Gambas:Video CNN]

(osc/ptr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK