Fitriani Dicoret dari Pelatnas Cipayung

CNN Indonesia | Senin, 29/03/2021 20:02 WIB
Atlet tunggal putri Indonesia yang juga juara Thailand Masters 2019 , Fitriani dicoret dari Pelatnas Cipayung. Fitriani dicoret PBSI dari Pelatnas Cipayung. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Atlet tunggal putri Indonesia yang juga juara Thailand Masters 2019, Fitriani dicoret dari Pelatnas Cipayung. Nama Fitriani tidak masuk ke dalam 87 pemain yang dipanggil PBSI.

Dikutip dari situs resmi PBSI, Kabid Binpres Rionny Mainaky mengatakan tidak banyak perubahan dalam pemanggilan pemain kali ini.

Pandemi Covid-19 pada 2020 membuat PBSI kesulitan menilai perkembangan kualitas atlet. Khusus untuk kategori Pratama, PBSI yakin para atlet muda tersebut bisa berkembang dalam pembinaan Pelatnas.


"Untuk yang Utama kami berharap mereka tetap bisa bersaing di level atas. Itu dasar penilaian kami," kata Rionny.

"Untuk yang tidak dipanggil lagi, ada beberapa pertimbangan yang diambil. Seperti ketidakmampuan bersaing hingga attitude di Pelatnas," ucap Rionny menambahkan.

Dalam rilis yang dikeluarkan PBSI, nama Fitriani tidak terdapat ke dalam bagian atlet tunggal putri.

Total PBSI memanggil 14 pemain tunggal putri yang terbagi ke dalam sektor Utama dan Pratama.

[Gambas:Video CNN]

Sebanyak 8 pemain di kategori Utama, sedangkan 6 lainnya di Pratama. Nama-nama pemain Utama tunggal putri di antaranya: Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan hingga Putri kusuma Wardani.

Di luar pencoretan Fitriani, sejumlah nama tenar atlet badminton Indonesia masih dipanggil PBSI semisal Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting di sektor tunggal putra, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, Fajar Alfian/Rian Ardianto di ganda putra, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di ganda putri, hingga Praveen Jordan/Melati Daeva di ganda campuran.

Sementara itu, Wakil Sekjen PBSI Edi Sukarno menyebut pemanggilan atlet saat ini merupakan dampak dari pandemi Covid-19.

Edi menjelaskan, proses pemanggilan pemain ke Pelatnas tidak semudah saat kondisi normal, karena membutuhkan persetujuan Kemenpora dan Satgas Covid-19.

Banner Video Highlights MotoGP 2021

"Karena pandemi Covid-19 yang belum mereda di Tanah Air, juga berdampak ke pemanggilan pemain. PP PBSI baru bisa memanggil para pemain untuk berkumpul di Pelatnas Cipayung setelah mendapat persetujuan dari Kemenpora dan Satuan Tugas Gugus Penanggulangan Covid-19," tutur Edi.

(sry/jun)
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK