Jakarta, CNN Indonesia -- Dua rival sekota, Atletico Madrid dan Real Madrid akan mengerahkan segala upaya demi mengangkat trofi Liga Spanyol musim 2020/2021.
Atletico dan Madrid jadi dua tim tersisa di jalur juara jelang pekan terakhir Liga Spanyol. Barcelona yang sempat meramaikan persaingan lebih dulu gugur usai takluk 1-2 dari Celta Vigo.
Persaingan Atletico vs Madrid menuju juara Liga Spanyol turut menandakan keseruan yang tidak terjadi tiga musim belakangan. Terakhir kali gelar juara ditentukan di pekan terakhir terjadi saat Madrid mengalahkan Barcelona pada musim 2016/2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Madrid mengunci gelar La Liga dengan keunggulan tiga poin atas Barcelona. Los Merengues mengoleksi 93 poin dan Barcelona harus puas di posisi kedua dengan 90 poin.
Setelah itu, Barcelona keluar sebagai juara Liga Spanyol dua musim beruntun dengan relatif mudah. Blaugrana dua kali membuat Atletico harus menerima kenyataan jadi nomor dua dengan keunggulan poin yang signifikan.
 Barcelona lebih dulu keluar dari persaingan juara Liga Spanyol. (REUTERS/ALBERT GEA) |
Pada musim 2017/2018, Barcelona juara dengan keunggulan 14 poin atas Atletico. Dominasi itu kembali diperlihatkan Barcelona dengan unggul 11 poin atas Los Colchoneros saat mengangkat trofi Liga Spanyol yang ke-26.
Semusim berselang, giliran Madrid yang mengangkat trofi paling bergengsi di tanah Spanyol itu. Perburuan gelar berakhir di pekan ke-37 berkat keunggulan lima poin Madrid atas tim Catalan.
Maka wajar jika persaingan berebut gelar Liga Spanyol musim ini begitu menyita perhatian. Atletico yang selalu jadi tim kuda hitam di Liga Spanyol tinggal selangkah lagi memutus dominasi Madrid dan Barcelona dalam enam musim terakhir.
Atletico pernah melakukannya saat merengkuh trofi Liga Spanyol musim 2013/2014. Racikan Diego Simeone sukses mengantarkan Atletico memenangi persaingan meraih trofi atas Barcelona dan Madrid.
Peluang Atletico meruntuhkan dominasi dua tim raksasa Spanyol itu terbuka lebar musim ini. Koke dan kawan-kawan bermodalkan keunggulan dua poin atas sang rival sekota yang tentu berharap Atletico meraih hasil buruk pada pekan pamungkas.
Secara teori di atas kertas, Atletico diunggulkan untuk menang di markas Real Valladolid, Sabtu (22/5). Sementara Madrid diperkirakan bakal kesulitan mengalahkan Villarreal meski bermain di Stadion Alfredo Di Stefano.
Namun, Atletico harus mewaspadai semangat Valladolid di laga nanti. Tuan rumah mengusung ambisi selamat dari jeratan degradasi dengan berharap mengamankan tiga poin saat menjamu Atletico.
Sebaliknya Villarreal berpotensi main aman melawan Madrid. The Yellow Submarine jelas tak ingin ada pemain kunci mereka yang cedera jelang lawan Manchester United di final Liga Europa, 26 Mei nanti.
[Gambas:Video CNN]
Berharap Tuah Luis Suarez
Luis Suarez menjadi andalan Atletico Madrid meraih gelar Liga Spanyol. (REUTERS/SUSANA VERA)
Melihat situasi ini tekanan besar justru ditanggung oleh Atletico Madrid. Tim yang bermarkas di Wanda Metropolitano itu akan menghadapi lawan yang 'siap mati' di lapangan.
Valladolid masih berharap ada keajaiban yang membuat mereka bertahan di Liga Spanyol. Kemenangan atas Atletico dan kekalahan yang dialami Huesca serta Elche akan membuat tim yang diarsiteki Sergio Gonzalez terhindar dari jeratan degradasi.
Sorotan pun akan mengarah kepada Luis Suarez. Bomber asal Uruguay itu amat diharapkan pelatih Diego Simeone bisa jadi penolong buat timnya di laga nanti.
Performa Suarez sebenarnya sempat menurun karena gagal mencetak gol dalam lima laga terakhir sebelum melawan Osasuna. Akan tetapi El Pistolero mampu memperlihatkan kematangan dan mental juara untuk mengakhiri paceklik gol yang membawa Atletico menang dramatis 2-1 atas Osasuna pada pekan ke-37.
Gol Suarez itu memberikan dua pesan penting. Suarez membuktikan manajemen Barcelona salah melepasnya dengan alasan sudah uzur dan menunjukkan Atletico siap membuat Madrid patah hati dalam perburuan gelar musim ini.
 Luis Suarez jadi penentu kemenangan Atletico atas Osasuna pada pekan ke-37 Liga Spanyol. (REUTERS/JUAN MEDINA) |
Suarez walau telah dimakan usia membuktikan masih jadi mesin gol yang ganas di kotak penalti. Ia telah mengoleksi 20 gol di Liga Spanyol dan hanya kalah dari Lionel Messi, Gerard Moreno, dan Karim Benzema.
Suarez dengan pengalaman yang ia miliki diharapkan bisa membuat rekan-rekan setimnya bermain lebih tenang dan tidak gugup di laga penentuan. Jika itu bisa dilakukan maka peluang meraih gelar musim ini akan terjadi.
Atletico sendiri akan otomatis mengamankan gelar Liga Spanyol jika mengalahkan Valladolid. Dengan begitu, hasil yang diraih Madrid saat melawan Villarreal tidak akan berpengaruh.
Tim yang identik dengan warna merah dan biru itu juga masih bisa juara jika meraih hasil imbang atau bahkan kalah dari Valladolid. Syaratnya Madrid kalah atau imbang melawan Villarreal.
Sedangkan Madrid amat berharap pada hasil yang diraih oleh Atletico. Andai Atletico imbang atau kalah dan Madrid menang maka Los Blancos bisa keluar sebagai juara.
Jika poin Atletico dan Madrid sama hingga pekan terakhir maka gelar juara akan jadi milik Benzema dkk. Madrid berhak jadi kampiun karena unggul head to head atas sang rival sekota.