UEFA Ancam Inggris, Batalkan Final Euro 2020 di Wembley

CNN Indonesia | Jumat, 18/06/2021 10:39 WIB
UEFA mengancam membatalkan semifinal dan final Euro 2020 digelar di Wembley jika pemerintah Inggris tetap mewajibkan 2.500 tamu VIP menjalani karantina. Stadion Wembley terancam tak bisa gelar final Euro 2020. (Pool via REUTERS/ANDY RAIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

UEFA dikabarkan mengancam membatalkan semifinal dan final Euro 2020 (Euro 2021) digelar di Wembley, London, jika pemerintah Inggris tetap mewajibkan 2.500 tamu VIP menjalani karantina saat memasuki negara tersebut.

Final Euro 2020 akan digelar di Stadion Wembley pada 11 Juli mendatang. Wembley juga akan menggelar dua laga semifinal pada 6 Juli dan 7 Juli mendatang.

Dikutip dari London Evening Standard, pihak UEFA sudah menyatakan siap memindahkan laga semifinal dan final ke Puskas Arena, Budapest, jika pemerintah Inggris tetap mewajibkan 2.500 tamu VIP UEFA menjalani karantina.


Ke-2.500 tamu VIP itu terdiri dari pejabat UEFA dan FIFA, politikus, broadcaster, dan pihak sponsor. UEFA meminta pemerintah Inggris untuk tidak mewajibkan 2.500 tamu VIP itu menjalani karantina 10 hari.

Dengan demikian 2.500 orang itu bisa dengan bebas menyaksikan pertandingan, menghadiri sesi latihan, dan bertemu pejabat negara Inggris tanpa harus menjalani karantina 10 hari.

Pemerintah Inggris mewajibkan orang yang datang dari negara daftar merah dan kuning untuk karantina 10 hari. Ironisnya seluruh negara peserta Euro 2020, kecuali Turki yang ada di daftar merah, masuk daftar kuning pemerintah Inggris.

Banner Euro 2020

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dikabarkan siap menyanggupi permintaan UEFA. Johnson meyakini langkah memenuhi syarat UEFA akan menguntungkan Inggris dalam upaya menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.

Jika pemerintah Inggris menolak permintaan UEFA, maka semifinal dan final Euro 2020 akan digelar di Pukas Arena, Budapest. Hungaria akan membebaskan orang yang berasal dari zona Schengen masuk negara tersebut mulai pekan depan.

Budapest sendiri menjadi satu-satunya kota tuan rumah Euro 2020 (Euro 2021) yang mengizinkan stadion terisi penuh. Sementara Stadion Wembley, jika tetap menggelar laga final Euro 2020, hanya bisa mengisi 50 persen kapasitas stadion yang mencapai 90 ribu tempat duduk.

[Gambas:Video CNN]

(har)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK