7 Alasan Jerman Bisa Kalahkan Portugal di Euro 2020

CNN Indonesia
Sabtu, 19 Jun 2021 21:19 WIB
7 Alasan Jerman Bisa Kalahkan Portugal di Euro 2020
Keberadaan Ronaldo bisa menjadi bumerang bagi tim Portugal. (Pool via REUTERS/BERNADETT SZABO)

4. Lini Tengah yang Kuat

Kuartet Kroos, Ilkay Gundogan, Robin Gosens dan Joshua Kimmich menjadi pilihan pelatih Joachim Low di pertandingan pertama. Sementara di pertandingan kedua ada opsi memainkan Leon Goretzka.

Kemampuan fisik dan kinerja Goretzka bakal mendukung daya dobrak Gundogan sekaligus visi bermain Kroos. Pemain Bayern Munchen itu bisa menjadi pemutus serangan Bruno Fernandes dan kawan-kawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

5. Sejarah

Jerman memiliki catatan head to head yang lebih bagus ketimbang Portugal. Dari 18 laga, Jerman baru kalah tiga kali. Kemenangan terakhir Portugal terjadi pada Piala Eropa 2000.

Setelah itu dalam empat pertemuan, yang kebetulan terjadi di Piala Dunia dan Piala Eropa, sang pemilik tiga trofi Henry Delaunay selalu tampil jadi pemenang.

6. Serangan Balik

Ketika menghadapi Hungaria, yang mengandalkan serangan balik, lini pertahanan Portugal cukup kerepotan. Bahkan gawang Rui Patricio bobol, namun kemudian gol Hungaria dianulir karena offside.

Kendati memiliki lini pertahanan yang digalang pemain senior Pepe dan bek top Ruben Dias, komunikasi di lini belakang Portugal masih belum sempurna. Akan lebih buruk seandainya gelandang-gelandang Portugal lebih sibuk membongkar pertahanan lawan dan melupakan tanggung jawab dalam membantu pertahanan.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

7. Ronaldo

Bak dua sisi mata uang, Ronaldo bisa menghadirkan suka juga malapetaka. Sang megabintang dikenal begitu ekspresif ketika menampilkan gestur kecewa, seperti yang ditampilkan ketika Diogo Jota gagal mengeksekusi peluang saat melawan Hungaria.

Dengan kondisi seperti itu, pemain-pemain Portugal bisa saja diliputi rasa bingung dan waswas di atas lapangan ketika membuat keputusan apakah harus terus menerus memberi bola kepada Ronaldo atau berkreasi tanpa sang kapten.

(nva/sry)
Jakarta, CNN Indonesia --

Portugal vs Jerman menjadi pertandingan akbar di fase grup Euro 2020 (Euro 2021). Kedua kesebelasan punya kans meraih kemenangan, dan berikut alasan Die Mannschaft bisa merontokkan Selecao das Quinas.

Grup F Euro 2020 sudah sejak lama dipantau menjadi arena pertandingan tim-tim elite lantaran keberadaan Portugal, Prancis, dan Jerman. Hungaria pun tak bisa dianggap enteng dan telah membuktikan mereka bukan tim mentah dalam laga pertama.

Setelah kemenangan atas Hungaria di matchday pertama, Portugal akan menghadapi partai yang lebih berat. Sementara bagi Jerman, duel melawan Portugal adalah kesempatan memperbaiki citra sebagai tim kuat Benua Biru setelah dikandaskan Prancis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut7 alasan Jerman bisa mengalahkan Portugal di laga fase grup Euro 2020:


1. Ronaldo vs Neuer

Cristiano Ronaldo adalah salah satu pemain terbaik dunia. Ambisi dan gairah berkompetisi yang tinggi membuatnya tetap terpandang meski tak lagi muda. Dua gol ke gawang Hungaria membuatnya mencatatkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang Piala Eropa.

Masalah muncul ketika Ronaldo menghadapi gawang Jerman yang dikawal Manuel Neuer. Kiper senior ini punya pengalaman bagus jika bertemu Ronaldo di level internasional.

Selain itu Ronaldo juga tak pernah mencetak gol ke gawang Jerman, yang dikawal siapa pun, dalam empat laga terakhir.

Soccer Football - Euro 2020 - Group F - Hungary v Portugal - Puskas Arena, Budapest, Hungary - June 15, 2021 Portugal's Rafa Silva in action with Hungary's Willi Orban Pool via REUTERS/Alex PantlingPortugal sempat kesulitan menghadapi Hungaria. (Pool via REUTERS/Alex Pantling)

2. Thomas Muller dan Sisa Skuad Piala Dunia 2014

Pemain senior timnas Jerman ini merupakan salah satu pemilik caps terbanyak. Bersama dengan Toni Kroos, Muller sudah bermain 103 kali di timnas. Namun gol Muller lebih banyak dan menjadi yang tersubur di antara pemain-pemain lain.

Dari 39 gol yang pernah dicetak Muller ketika mengenakan jersey timnas Jerman, tiga diantaranya pernah disarangkan ke gawang Portugal di Piala Dunia 2014 dalam kemenangan telak 4-0.

Selain Muller masih ada Neuer, Kross, dan Mats Hummels di antara sisa skuad Piala Dunia 2014 yang terdaftar membela Jerman saat ini. Pertemuan tujuh tahun lalu tersebut merupakan duel terakhir Portugal vs Jerman.

Banner Euro 2020

3. Memori Final Liga Champions

Duel pemain-pemain Portugal dan Jerman sebelumnya terjadi di laga final Liga Champions ketika Chelsea mengalahkan Manchester City.

Di kubu The Blues terdapat Antonio Rudiger, Kai Havertz, dan Timo Werner. Sementara Ruben Dias dan Bernardo Silva memperkuat The Citizens.

Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya...

[Gambas:Video CNN]



Faktor Sejarah hingga Ronaldo

Keberadaan Ronaldo bisa menjadi bumerang bagi tim Portugal. (Pool via REUTERS/BERNADETT SZABO)

4. Lini Tengah yang Kuat

Kuartet Kroos, Ilkay Gundogan, Robin Gosens dan Joshua Kimmich menjadi pilihan pelatih Joachim Low di pertandingan pertama. Sementara di pertandingan kedua ada opsi memainkan Leon Goretzka.

Kemampuan fisik dan kinerja Goretzka bakal mendukung daya dobrak Gundogan sekaligus visi bermain Kroos. Pemain Bayern Munchen itu bisa menjadi pemutus serangan Bruno Fernandes dan kawan-kawan.

5. Sejarah

Jerman memiliki catatan head to head yang lebih bagus ketimbang Portugal. Dari 18 laga, Jerman baru kalah tiga kali. Kemenangan terakhir Portugal terjadi pada Piala Eropa 2000.

Setelah itu dalam empat pertemuan, yang kebetulan terjadi di Piala Dunia dan Piala Eropa, sang pemilik tiga trofi Henry Delaunay selalu tampil jadi pemenang.

6. Serangan Balik

Ketika menghadapi Hungaria, yang mengandalkan serangan balik, lini pertahanan Portugal cukup kerepotan. Bahkan gawang Rui Patricio bobol, namun kemudian gol Hungaria dianulir karena offside.

Kendati memiliki lini pertahanan yang digalang pemain senior Pepe dan bek top Ruben Dias, komunikasi di lini belakang Portugal masih belum sempurna. Akan lebih buruk seandainya gelandang-gelandang Portugal lebih sibuk membongkar pertahanan lawan dan melupakan tanggung jawab dalam membantu pertahanan.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

7. Ronaldo

Bak dua sisi mata uang, Ronaldo bisa menghadirkan suka juga malapetaka. Sang megabintang dikenal begitu ekspresif ketika menampilkan gestur kecewa, seperti yang ditampilkan ketika Diogo Jota gagal mengeksekusi peluang saat melawan Hungaria.

Dengan kondisi seperti itu, pemain-pemain Portugal bisa saja diliputi rasa bingung dan waswas di atas lapangan ketika membuat keputusan apakah harus terus menerus memberi bola kepada Ronaldo atau berkreasi tanpa sang kapten.


HALAMAN:
1 2