Jelang Portugal vs Jerman: Ronaldo Tak Cuma Bisa Geser Botol

CNN Indonesia | Sabtu, 19/06/2021 18:07 WIB
Joachim Low mewanti-wanti agar anak asuhnya tak lengah dalam laga Portugal vs Jerman di Euro 2020 (Euro 2021), termasuk saat mengawasi Cristiano Ronaldo. Cristiano Ronaldo sudah mencetak dua gol di Euro 2020. (Pool via REUTERS/BERNADETT SZABO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Joachim Low mewanti-wanti agar pemain-pemain Die Nationalmannschaft tak lengah dalam laga Portugal vs Jerman di Euro 2020 (Euro 2021), termasuk dalam mengawasi Cristiano Ronaldo.

Pelatih yang sudah menangani Jerman sejak 2006 itu menilai Portugal tak lagi bertumpu pada satu orang lagi seperti ketika memenangi Piala Eropa 2016.

Namun Low juga tak ingin Ronaldo dilepaskan begitu saja tanpa pengawalan.


"Portugal bukan cuma Ronaldo, mereka bukan tim one man show seperti 2016 ketika banyak serangan dimulai dari dia. Mereka memiliki empat hingga lima penyerang kelas dunia, Bernardo Silva, Bruno Fernandes, Diogo Jota, Joao Felix," kata Low.

"Jika Prancis bermain dalam sudut sempit dan mengalirkan bola secara langsung, Portugal menyerang dengan kombinasi permainan dengan level tinggi. Sangat bervariasi dan penuh teknik. Meski begitu, Ronaldo tak cuma bisa menggeser botol Coca cola," sambungnya menghubungkan kejadian yang viral belakangan seperti dikutip dari DW.

[Gambas:Video CNN]

Ronaldo sudah mencetak dua gol di Euro 2020 dan membuatnya menorehkan rekor sebagai top skor Piala Eropa sepanjang masa dengan 11 gol, meninggalkan Michel Platini yang mengoleksi sembilan gol.

Selain mengantisipasi lini serang Portugal dan Ronaldo, Low mencatat beberapa perubahan dalam menyerang di laga kedua.

"Secara taktik, kami harus menampilkan sesuatu yang berbeda, menyerang dengan bertenaga. Kami harus lebih direct, lebih dinamis, bermain dengan intensitas di depan, kami harus bermain dengan memanfaatkan kanal-kanal yang ada, kami harus bermain dengan risiko lebih, juga lebih cepat, dan lebih dinamis di area sepertiga akhir," terang Low.

Banner Euro 2020

Jerman dituntut menang dalam laga kedua karena sudah kalah. Kehilangan poin melawan Portugal bisa berakibat kegagalan bagi skuad yang sudah mengoleksi tiga gelar Piala Eropa itu.

(nva/jal)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK