Borneo FC Pastikan Status ASN Boaz Tak Masalah

CNN Indonesia | Kamis, 22/07/2021 20:58 WIB
Status Boaz Solossa sebagai aparatur sipil negara (ASN) tak mengganggu kontraknya dengan Borneo FC di Liga 1 2021/2022. Borneo FC jamin status ASN Boaz Solossa tak bermasalah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Status Boaz Solossa sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Kantor Otonomi Daerah Papua tak mengganggu kontraknya dengan Borneo FC di Liga 1 2021/2022.

Presiden Klub Borneo FC Nabil Husein Said Amin mengatakan, Boaz telah mengantongi izin dari Pemerintah Daerah (Pemda) Papua sebelum menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan klub berlambang Pesut Mahakam tersebut.

Hanya saja, Boaz baru diizinkan membela klub di luar Papua dari instansinya bekerja hanya untuk durasi satu musim. Untuk musim keduanya, Borneo FC dan Boaz harus mengajukan surat izin kembali sehingga kontraknya bisa terpenuhi.


"Untuk musim ini [2021/2022] sih tidak ada masalah. Untuk musim depan [2022/2023] kami harus bersurat lagi ke PNS-nya [Bidang Kepegawaian Daerah Papua]," kata Nabil kepada CNNIndonesia.com pada Kamis (22/7) sore.

Nabil menambahkan, biasanya proses pengajuan izin pemain sepak bola berstatus ASN ke instansinya dilakukan setelah musim berakhir. Selama libur kompetisi pemain akan kembali bekerja di instansinya sambil mengajukan izin untuk satu musim berikutnya.

"Prosesnya izinnya itu tergantung dari pemerintah daerah di sana. Biasanya itu kami mengajukan izin kerja untuk si pemain. Apabila izin kerja kerja itu keluar maka sang pemain bisa membela klub," ucap Nabil menjelaskan.

Sejatinya bukan hanya Boaz Solossa yang berstatus ASN di Borneo FC. Ada pemain lainnya yang juga merupakan pengabdi negara, seperti Sultan Samma. Pemain yang berposisi sebagai winger ini merupakan karyawan PDAM Tirta Kencana Samarinda.

"Sama halnya dengan Sultan Samma setiap tahunnya juga kami mengajukan izin kerja, karena hingga saat ini dia kerja di perusahaan PDAM, sehingga kita harus mengajukan surat izin kerja ke instansinya," ujar pengusaha 27 tahun ini.

Chief Operating Officer Borneo FC Ponaryo Astaman menambahkan, durasi kontrak dua musim milik Bochi, sapaan Boaz Solossa, sudah ditimbang matang. Jika nantinya Boaz tak mendapat izin dari instansinya, Borneo dan Boaz rela berpisah.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

"Namun kami tetap berharap Bochi bisa dua musim bersama Borneo FC. Kehadirannya akan sangat kami butuhkan. Tapi ya itu tadi, semua tergantung kondisi [izin ASN di Pemprov Papua] Bochi nantinya," ujar Ponaryo.

Diketahui, Boaz dikontrak Borneo FC setelah resmi berpisah dengan Persipura, klub yang dibelanya selama 16 tahun. Meski tidak ada angka pasti, Borneo menyebut angka kontrak Boaz paling tinggi di antara pemain nasional Indonesia lainnya.

[Gambas:Video CNN]

(abd/jun)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK