3 Unggulan Pertama Badminton Olimpiade Tokyo Tumbang

CNN Indonesia | Kamis, 29/07/2021 21:03 WIB
Tiga unggulan pertama cabang olahraga badminton di Olimpiade sudah dipastikan gagal meraih medali. Kento Momota gagal meraih gelar juara Olimpiade di negara sendiri. (REUTERS/LEONHARD FOEGER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kejutan mewarnai penyelenggaraan cabang olahraga badminton di Olimpiade Tokyo 2020 dengan kegagalan tiga unggulan pertama melanjutkan langkah dalam perburuan medali.

Layaknya kejuaraan yang tak melulu dimenangkan para unggulan, Olimpiade kali ini menyisakan kekecewaan bagi atlet-atlet unggulan yang biasa menjadi juara.

Tiga unggulan utama dari lima sektor yang dipertandingkan sudah tersingkir dari Olimpiade Tokyo 2020. Sementara dua unggulan teratas yang masih tersisa adalah Chen Yufei di sektor tunggal putri dan Zhen Siwei/Huang Yaqiong di ganda campuran.


Tanpa unggulan nomor satu di sektor tunggal putra, ganda putra, dan ganda putri, persaingan menuju podium tetap terjaga dengan keberadaan unggulan lain juga para pembunuh raksasa.

Berikut 3 unggulan utama yang tumbang di cabang olahraga badminton Olimpiade 2020:

1. Kento Momota (Tunggal Putra)

Wakil tuan rumah yang menempati posisi nomor satu dunia ini mengawali kiprah di Olimpiade dengan kemenangan meyakinkan atas Timohty Lam asal Amerika Serikat.

Momota dipastikan gagal melanjutkan ambisi meraih medali emas Olimpiade setelah menelan kekalahan dari Heo Kwang-hee dalam laga terakhir fase grup.

Kwang-hee yang menang 21-15 dan 21-19 atas Momota tampil sebagai juara Grup A dan akan menghadapi Kevin Cordon pada babak perempat final.

Tanpa Momota, sektor tunggal putra masih akan menghadirkan beberapa pemain top seperti Chou Tien-chen, Viktor Axelsen, Shi Yu Qi, Anthony Sinisuka Ginting, dan Anders Antonsen di babak perempat final.

Momota masih punya kans meraih gelar juara empat tahun lagi di Olimpiade 2024 ketika berusia 30.

Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya...

Unggulan Utama Ganda Putra dan Ganda Putri Takluk

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK