Indonesia Efisien di Olimpiade, Ganda China Diprotes Korea

CNN Indonesia | Kamis, 05/08/2021 06:41 WIB
Berita seputar Olimpiade Tokyo 2020 dan juga cabang badminton jadi yang terpopuler dalam 24 jam terakhir di kanal olahraga CNNIndonesia.com. Rahmat Erwin jadi salah satu penyumbang medali bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo. (REUTERS/EDGARD GARRIDO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Berita seputar Olimpiade Tokyo 2020 dan juga cabang badminton jadi yang terpopuler dalam 24 jam terakhir di kanal olahraga CNNIndonesia.com.

Indonesia menjadi salah satu negara paling efisien di Olimpiade Tokyo 2020. Dengan jumlah atlet yang sedikit, yakni 28 atlet, Indonesia mampu merebut banyak medali.

Sementara itu, Asosiasi Badminton Korea Selatan bakal mengajukan protes resmi pada Badminton World Federation (BWF) terkait teriakan Chen Qing Chen di Olimpiade Tokyo 2020.


1. Indonesia Efisien di Olimpiade, Minim Atlet Banyak Medali

Indonesia mengakhiri Olimpiade Tokyo 2020 dengan torehan 1 emas, 1 perak, dan tiga medali perunggu. Hingga pukul 13.00 WIB, Rabu (4/8), Indonesia masih berada di posisi 39 klasemen sementara perolehan medali bersama Austria dan Serbia.

Jika dihitung dari jumlah perolehan medali di Olimpiade Tokyo 2020, maka Indonesia, Austria, dan Serbia berada di posisi 27. Namun, Indonesia lebih efisien ketimbang Austria dan Serbia di Olimpiade Tokyo dalam hal jumlah wakil atlet dan raihan medali.

Berdasarkan situs resmi Olimpiade, Indonesia menjadi salah satu negara yang paling efisien di Olimpiade Tokyo. Hingga saat ini Indonesia hanya kalah dari Kosovo dan Qatar.

Tokyo 2020 Olympics - Badminton - Women's Doubles - Gold medal match - MFS - Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Japan – August 2, 2021.  Chen Qingchen of China reacts next to Jia Yifan of China during the match against Greysia Polii of Indonesia and Apriyani Rahayu of Indonesia. REUTERS/Hamad I MohammedChen Qing Chen mendapat protes dari Asosiasi Badminton Korea Selatan. (REUTERS/HAMAD I MOHAMMED)

2. Korea Selatan Protes Teriakan Chen Qing Chen di Olimpiade

Chen Qing Chen, bersama Jia Yi Fan berhasil memenangkan duel melawan wakil Korea Selatan, Kim So Yeong/Kong Hee-yong di fase grup ganda putri badminton Olimpiade. Dikutip dari CNN, Asosiasi Badminton Korea Selatan bakal melayangkan protes resmi pada BWFatas aksi Chen QingChen di laga tersebut.

Usai kalah di gim pertama pada laga tersebut, Chen Qing Chen kerap kali berteriak saat mendapatkan poin sepanjang pertandingan. Chen/Jia pun kemudian keluar sebagai pemenang di akhir pertandingan.

Cuplikan Chen Qing Chen saat berteriak 'wo cao' yang dianggap setara dengan kalimat 'f**k' pun menjadi viral

[Gambas:Video CNN]

3. Bonus Olimpiade Greysia/Apriyani Jadi Sorotan Media Asing

Sejumlah media asing ikut menyoroti bonus yang diterima ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu usai meraih medali emas dari cabang badminton pada Olimpiade Tokyo 2020.

Greysia/Apriyani meraih emas ganda putri badminton usai mengalahkan pasangan China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan 21-19, 21-15 pada final di Musashino Forest Plaza, Senin (2/8).

Medali emas itu jadi satu-satunya yang dibawa pulang kontingen Indonesia dari Olimpiade Tokyo. Total Tim Merah Putih meraih 5 medali: 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Mewahnya bonus yang bisa diterima Greysia/Apriyani usai menggondol emas Olimpiade itu ikut mendapat sorotan dari beberapa media asing.

(sry/ptr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK