Jakarta, CNN Indonesia -- Operator kompetisi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) akan merilis venue laga pembuka dan jadwal resmi Liga 1 2021/2022 setelah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-76.
Saat ini, pembahasan venue dan jadwal disebut Direktur Utama LIB, Akhmad Hadian Lukita masih dalam tahap akhir dan penyesuaian.
"Terkait persiapan Liga 1, nanti setelah 17-an kami akan rilis jadwal, venue dan termasuk siapa yang akan bertanding di laga pertama," kata Hadian Lukita melalui sambungan telepon kepada CNNIndoneisa.com, Senin (16/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Hadian Lukita, LIB juga masih memastikan kesiapan dua venue yang menjadi opsi untuk menggelar kick off Liga 1 yang telah terhenti sejak 1,5 tahun lalu akibat pandemi Covid-19.
Kedua opsi venue tersebut yakni, Stadion Pakansari di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dan Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.
"Ini kan harus ada deal dengan venue, kami LIB tidak sekadar menunjuk venue untuk gelar kick off. Kita akan lihat dulu mereka persiapannya bagaimana, tidak cuma fasilitas tapi rumputnya bagaimana. Dari keduanya mana yang paling siap, itu yang sedang kami tanya," jelasnya.
 Stadion Gelora Bung Karno akan menjadi opsi venue pembuka Liga 1 2021/2022. (CNN Indonesia/Feybien Ramayanti) |
Menurut Hadian Lukita, berdasarkan data dari Satgas Covid-19, DKI Jakarta dan Jawa Barat sudah cukup aman untuk bisa menggelar pertandingan. Namun, ada beberapa pertimbangan lain yang juga masuk dalam pembahasan.
Menyoal klub yang akan memainkan laga pembuka, Hadian Lukita mengatakan belum tentu pasti PSS Sleman vs Persija Jakarta seperti yang pernah diungkapkan sebelumnya.
Sebab, jika digelar di Stadion GBK tidak mungkin Persija yang memainkan laga pembuka karena aturanya klub tidak boleh jadi tuan rumah di kota sendiri.
"Yang jelas keputusannya setelah minggu ini. Soalnya minggu depan kan sudah tanggal 27 dan kabarnya minggu depan beberapa klub mulai datang ke Jakarta," ujar Hadian Lukita.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Liga 2 Paling Telat Digelar di Pekan Ketiga September
Rans Cilegon FC akan terjun di Liga 2 2021 yang akan dimulai pada pekan ketiga September. (CNN Indonesia/ Titi Fajriyah)
Menanggapi hal itu, Presiden Klub Persija Jakarta, Mohamad Prapanca mengaku tidak masalah jika Tim Macan Kemayoran tidak jadi main di laga pembuka Liga 1 2021/2022. Menurutnya, Persija saat ini lebih mengutamakan kepentingan banyak orang.
"Tidak apa-apa [tidak jadi main di laga pembuka]. Yang harus diselamatkan keseluruhan dulu dong," ujar Panca melalui pesan singkat.
Sementara itu, terkait penyelenggaraan Liga 2 2021, Hadian Lukita memastikan bakal dimulai paling telat di pekan ketiga September mendatang.
LIB baru akan menggelar meeting untuk berdiskusi dengan peserta klub Liga 2 setelah kick off Liga 1 digelar pada 27 Agustus mendatang.
"Untuk Liga 2 paling lambat digelar antara 2-3 minggu setelah Liga 1 dimulai, sekitar pertengahan September. Setelah kick off Liga 1 kami akan kumpul dengan klub Liga 2 untuk drawing, termasuk diskusi soal hak dan kewajiban LIB dengan klub."
"Salah satu topik bahasan penting soal venue karena harus di zona aman. Beberapa masukan ada yang menginginkan klub di luar Jawa mau jadi tuan rumah. Kalau memang di zona hijau kami tidak masalah, kita lihat nanti," tutup Hadian Lukita.
[Gambas:Video CNN]