Jakarta, CNN Indonesia -- Liga 1 2021/2022 bakal berlangsung mulai Jumat (27/8). Sedikitnya tujuh pemain muda Indonesia berpotensi menjadi bintang tim dalam kompetisi kasta teratas Indonesia ini.
Selain pemain-pemain eks Timnas Indonesia U-19 yang sempat ditempa Shin Tae Yong di Kroasia, ada juga beberapa pemain muda lainnya yang sudah menunjukkan aksi-aksinya dalam Liga 1 2019 dan Liga 1 2020 sebelum dihentikan.
Sebagai contoh, Todd Rivaldo Ferre menjadi pemain muda terbaik Liga 1 2019. Berkat aksi impresifnya itu, penyerang sayap Persipura ini dilirik klub Thailand, Lampang FC. Ia setengah musim di Thailand, musim lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musim sebelumnya ada Osvaldo Haay saat membela Persebaya. Untuk musim ini Osvaldo akan membela Persija. Adapun pada Liga 1 2017 gelar pemain muda terbaik diraih pemain Persija yang berposisi sebagai bek kiri, Rezaldi Hehanusa.
Berikut ini adalah tujuh pemain muda Indonesia yang berpotensi menjadi bintang versi CNNIndonesia.com, yang dianalisis berdasarkan performa pada musim sebelumnya dan turnamen, termasuk bersama tim nasional:
1. Muhammad Riyandi (Barito Putera)
Pemuda kelahiran Bogor, 3 Januari 2000 ini tak hanya menonjol untuk kategori usia, tetapi juga di Timnas Indonesia. Riyandi menjadi andalan Shin Tae Yong dalam tiga pertandingan Pra Piala Dunia 2022, beberapa waktu lalu.
Untuk Barito Putera Riyandi bukan pilihan satu-satunya di bawah mistar gawang. Pelatih Barito, Djadjang Nurdjaman masih punya Aditya Harlan yang lebih berpengalaman. Namun, Riyandi jadi pilihan utama Djadjang di Piala Menpora 2021.
2. Rizky Ridho (Persebaya)
Jebolan Timnas Indonesia U-19 ini menjalani debutnya bersama Persebaya di Liga 1 2020. Setelah itu, Ridho menjadi pilihan utama Aji Santoso, pelatih Persebaya, saat tampil di Piala Menpora 2021, yakni sebanyak empat kali.
Ridho juga menjadi andalan Shin Tae Yong saat Timnas Indonesia tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Ini menjadi pertanda bahwa Ridho akan jadi pilihan utama Bajul Ijo, julukan Persebaya, dalam Liga 1 2021/2022.
3. Pratama Arhan (PSIS)
Pratama mulai mencuri perhatian saat membela Timnas U-19 dalam pemusatan latihan di Kroasia. Ia tak tergantikan mengisi pos bek kiri dan sekali sebagai bek kanan, dalam rangkaian uji coba menuju Piala Dunia U-20 2020 yang batal.
Penampilannya makin mengilap bersama PSIS Semarang di Piala Menpora 2021. Pemuda 19 tahun ini tampil empat kali, melesakkan dua gol, dan satu assist. Jika konsisten, bukan tak mungkin Pratama menyamai pencapaian Rezaldi Hehanusa.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikutnya>>>
Beckham Putra Aset Berharga Persib
Beckham Putra (biru) permata baru Persib Bandung. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)
4. Beckham Putra (Persib)
Robert Rene Alberts, pelatih Persib, menilai Beckham sebagai aset tim. Itu pula yang membuat pelatih asal Belanda ini tak rela melepas pemuda 19 tahun ini ke klub luar negeri jika tanpa jaminan menjadi pemain inti.
Bagi Alberts, Beckham akan semakin berkembang jika terus tampil dalam liga yang kompetitif. Itu mengapa Beckham tampil empat kali di Piala Menpora 2021. Kualitas Beckham pun diyakini makin terasah di Liga 1 2021/2022.
5. Muhammad Sihran (Borneo FC)
Nama Sihran mulai melambung dalam Liga 1 2019. Pada musim itu ia tampil 25 kali dan menyumbang 3 gol dan assist. Dengan jam terbang tersebut dan kini tampil bersama pemain-pemain kelas atas seperti Boaz Solossa, performanya diyakini meningkat.
Pemain yang dominan berperan sebagai sayap kiri berusia 22 tahun ini pun tambah matang. Itu tunjukkan saat tampil di Piala Menpora 2021. Meski tidak mencetak gol dan assist, Sihran bisa membantu tim tampil agresif.
6. Riyatno Abiyoso (Persela)
Riyatno memang belum pernah membela Timnas Indonesia, termasuk kategori usia. Namun, penampilannya bersama sejak debut dalam Liga 1 2019, makin tajam. Pada musim debutnya itu Riyatno tampil 10 kali dan menyumbang 2 gol.
Untuk Liga 1 2020 Riyatno tampil penuh dalam tiga pertandingan, sebelum akhirnya dibatalkan. Ia juga tampil penuh di Piala Menpora 2021. Dengan kepercayaan ini, Riyatno diyakini bisa menjadi bintang Laskar Joko Tingkir selanjutnya.
[Gambas:Photo CNN]
7. Gunansar Mandowen (Persipura)
Nama Gunansar lebih harum ketimbang Egy Maulana Vikri saat membela Timnas Indonesia U-16 pada 2014. Namun nama Egy terbang lebih tinggi karena kembali menembus Timnas U-19 dan akhirnya dipinang klub asal Polandia, Lechia Gdansk.
Walau begitu bukan berarti karier Gunansar redup. Ia tetap bersinar bersama Persipura. Salah satunya dengan hattrick jadi pencetak gol termuda Liga 1 2017, 2018, dan 2019. Dalam asuhan Jacksen F Tiago, Gunansar diyakini akan makin matang.
[Gambas:Video CNN]