Dalam laga kembalinya bersama Setan Merah, julukan Manchester United, di Liga Inggris Ronaldo tampil sejak menit pertama. Tak tanggung-tanggung, dalam kemenangan 4-1 melawan Newcastle United itu pemain asal Portugal ini mengemas dua gol.
Dua gol itu merupakan yang ke-86 bagi Ronaldo untuk Manchester United dalam ajang Liga Inggris. Ini sekaligus menjadi gol ke-120 Ronaldo untuk Manchester United di semua ajang yang diikuti pada 2003 hingga 2009, plus 2021.
Bagaimana dengan Liga Champions? Mantan pemain Juventus tersebut sudah melesakkan 134 gol. Walau jadi rekor tertinggi sepanjang masa, laga yang dijalani Ronaldo dalam ajang kontinental ini tak selalu mudah.
Ada beberapa klub yang menjadi momok atau kesulitan ia bobol. Berikut ini adalah tiga tanda Ronaldo akan tampil melempem saat menghadapi Young Boys di Liga Champions Eropa pada Selasa (14/9) malam WIB.
1. Belum Pernah Bobol Young Boys
Selama membela Sporting Lisbon, Manchester United, Real Madrid, dan Juventus, Ronaldo hanya satu kali berhadapan dengan Young Boys. Itu terjadi di Liga Champions Eropa saat Ronaldo membela Juventus pada musim 2018/2019.
Pada leg kedua fase grup itu Juventus kalah 1-2, dan Ronaldo gagal mencetak gol.
Jika menilik sejarah, sejatinya Manchester United di atas angin. Dari dua pertemuan sebelumnya, yakni di Liga Eropa 2018/2019, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer ini unggul dua kali lewat skor 3-0 saat tandang dan 1-0 di kandang.
Kini Ronaldo berkesempatan melesakkan gol perdananya ke gawang klub asal Swiss tersebut. Ini tidak akan mudah, sebab tim yang diasuh David Wagner ini tak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir musim ini.
Bersambung ke halaman berikutnya...
2. Seret Gol 3 Musim Terakhir
Dalam tiga musim bersama Juventus, sinar Cristiano Ronaldo dalam kompetisi kasta terelite Eropa ini tidak begitu menonjol. Ronaldo hanya melesakkan 14 gol. Ini lebih sedikit dari gol musim 2017/2018 bersama Real Madrid: 15.
Pada musim 2018/2019 peraih lima gelar Ballon d'Or ini hanya mencetak enam gol, lantas melesakkan empat gol pada 2019/2020 dan menceploskan empat gol kembali pada 2020/2021. Ronaldo pun gagal membuat Juventus bersinar di Liga Champions.
Jumlah gol kontinental Ronaldo bersama Man Utd pun biasa-biasa saja. Pada musim 2003/2004, 2004/2005, dan 2005/2006 ia tak menyumbang gol, kemudian melesakkan tiga gol pada 2006/2007, lantas delapan gol pada 2007/2008.
Apakah Ronaldo mampu tampil lebih mentereng bersama Manchester United ketimbang Juventus? Segala kemungkinan mungkin bisa terjadi, tetapi Liga Champions Eropa sudah mulai tak 'bersahabat' bagi Ronaldo untuk mencetak gol.
3. Kurang Gol ke Klub Semenjana
Tiga musim terakhir, Ronaldo jarang melesakkan gol ke gawang klub-klub semenjana. Selama bersama Juventus, Ronaldo lebih sering mencetak gol ke gawang klub-klub besar Eropa, seperti Ajax Amsterdam dan Atletico Madrid.
Pada musim 2018/2019 misalnya, Ronaldo seperti tampil tanpa gairah saat melawan Young Boys dan Valencia. Musim berikutnya, Ronaldo hanya mampu menciptakan gol saat jumpa raksana Prancis Olympique Lyon dan Bayern Leverkusen.
Hal sama diprediksi terjadi. Menghadapi tim asal Swiss, Young Boys, yang tak punya tradisi kuat di Liga Champions, motivasinya bakal berkurang. Bahkan, bukan tak mungkin Ole Gunnar Solskajer mengistirahatkannya demi Liga Inggris.
Setelah melawan Young Boys di Liga Champions Eropa 2021/2022, Manchester United akan menghadapi West Ham pada Minggu (19/9). Ini laga yang sangat krusial bagi Paul Pogba dan kawan-kawan untuk terus memburu gelar.
Dalam laga kembalinya bersama Setan Merah, julukan Manchester United, di Liga Inggris Ronaldo tampil sejak menit pertama. Tak tanggung-tanggung, dalam kemenangan 4-1 melawan Newcastle United itu pemain asal Portugal ini mengemas dua gol.
Dua gol itu merupakan yang ke-86 bagi Ronaldo untuk Manchester United dalam ajang Liga Inggris. Ini sekaligus menjadi gol ke-120 Ronaldo untuk Manchester United di semua ajang yang diikuti pada 2003 hingga 2009, plus 2021.
Bagaimana dengan Liga Champions? Mantan pemain Juventus tersebut sudah melesakkan 134 gol. Walau jadi rekor tertinggi sepanjang masa, laga yang dijalani Ronaldo dalam ajang kontinental ini tak selalu mudah.
Ada beberapa klub yang menjadi momok atau kesulitan ia bobol. Berikut ini adalah tiga tanda Ronaldo akan tampil melempem saat menghadapi Young Boys di Liga Champions Eropa pada Selasa (14/9) malam WIB.
1. Belum Pernah Bobol Young Boys
Selama membela Sporting Lisbon, Manchester United, Real Madrid, dan Juventus, Ronaldo hanya satu kali berhadapan dengan Young Boys. Itu terjadi di Liga Champions Eropa saat Ronaldo membela Juventus pada musim 2018/2019.
Pada leg kedua fase grup itu Juventus kalah 1-2, dan Ronaldo gagal mencetak gol.
Jika menilik sejarah, sejatinya Manchester United di atas angin. Dari dua pertemuan sebelumnya, yakni di Liga Eropa 2018/2019, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer ini unggul dua kali lewat skor 3-0 saat tandang dan 1-0 di kandang.
Kini Ronaldo berkesempatan melesakkan gol perdananya ke gawang klub asal Swiss tersebut. Ini tidak akan mudah, sebab tim yang diasuh David Wagner ini tak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir musim ini.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Ronaldo Seret Gol di 3 Musim Terakhir Liga Champions
Ronaldo seret gol di 3 musim terakhir Liga Champions. (REUTERS/PHIL NOBLE)
2. Seret Gol 3 Musim Terakhir
Dalam tiga musim bersama Juventus, sinar Cristiano Ronaldo dalam kompetisi kasta terelite Eropa ini tidak begitu menonjol. Ronaldo hanya melesakkan 14 gol. Ini lebih sedikit dari gol musim 2017/2018 bersama Real Madrid: 15.
Pada musim 2018/2019 peraih lima gelar Ballon d'Or ini hanya mencetak enam gol, lantas melesakkan empat gol pada 2019/2020 dan menceploskan empat gol kembali pada 2020/2021. Ronaldo pun gagal membuat Juventus bersinar di Liga Champions.
Jumlah gol kontinental Ronaldo bersama Man Utd pun biasa-biasa saja. Pada musim 2003/2004, 2004/2005, dan 2005/2006 ia tak menyumbang gol, kemudian melesakkan tiga gol pada 2006/2007, lantas delapan gol pada 2007/2008.
Apakah Ronaldo mampu tampil lebih mentereng bersama Manchester United ketimbang Juventus? Segala kemungkinan mungkin bisa terjadi, tetapi Liga Champions Eropa sudah mulai tak 'bersahabat' bagi Ronaldo untuk mencetak gol.
3. Kurang Gol ke Klub Semenjana
Tiga musim terakhir, Ronaldo jarang melesakkan gol ke gawang klub-klub semenjana. Selama bersama Juventus, Ronaldo lebih sering mencetak gol ke gawang klub-klub besar Eropa, seperti Ajax Amsterdam dan Atletico Madrid.
Pada musim 2018/2019 misalnya, Ronaldo seperti tampil tanpa gairah saat melawan Young Boys dan Valencia. Musim berikutnya, Ronaldo hanya mampu menciptakan gol saat jumpa raksana Prancis Olympique Lyon dan Bayern Leverkusen.
Hal sama diprediksi terjadi. Menghadapi tim asal Swiss, Young Boys, yang tak punya tradisi kuat di Liga Champions, motivasinya bakal berkurang. Bahkan, bukan tak mungkin Ole Gunnar Solskajer mengistirahatkannya demi Liga Inggris.
Setelah melawan Young Boys di Liga Champions Eropa 2021/2022, Manchester United akan menghadapi West Ham pada Minggu (19/9). Ini laga yang sangat krusial bagi Paul Pogba dan kawan-kawan untuk terus memburu gelar.