Petarung UFC kadang melakukan trash talk atau mengumbar kata-kata kasar demi rating. Namun itu tak berlaku pada Khabib Nurmagomedov yang hari ini ulang tahun ke-33.
Ketika ikon UFC Connor McGregor dikenal dengan kata-kata kasarnya, Khabib malah sebaliknya. Ia tampil tenang dan tak berapi-api. Pembawaannya yang santai namun tegas malah membuatnya semakin dicintai para penggemar mixed martial art (MMA).
Khabib lahir di Sildi, Distrik Tsumadinsky, Dagestan, Rusia pada 20 September 1988. Ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov merupakan mantan tentara Uni Soviet dan guru utama Khabib dalam merintis karier di dunia tarung campuran ini.
Pemilik sabuk hitam Sambo ini memulai karier MMA pada September 2008. Dengan kualitas gulat mumpuni dan didukung fisik yang kuat, Khabib tak terkalahkan dalam 16 pertarungan MMA. Hal ini membuat UFC mengontraknya.
Lewat sang ayah sebagai pelatih dan agen, kontrak enam laga UFC ditandatangani. Dalam debutnya di Octagon, Khabib mengalahkan Kamal Shalorus, petarung yang lebih berpengalaman, via submission di ronde ketiga pada 20 Januari 2012.
Enam laga kontrak UFC lantas dilibas dengan kemenangan. Gleison Tibau, Thiago Tavares, Abel Trujillo, Pat Healy, dan Rafael dos Anjos dibuat tak berdaya. Hal ini membuat bos UFC Dana White terkesima dengan talenta dan bakatnya.
Kepada MMA Weekly, Dana White menyebut Khabis sebagai petarung yang unik. Karakter duelnya disebut mirip Matt Hughes. Dengan gaya bertarungnya yang sederhana dan tenang itu Dana White yakin Khabib akan menjadi petarung besar UFC.
"Khabib mengingatkan saya pada Matt Hughes tua, di mana dia akan menabrak seorang melintasi Octagon dan membantingnya. Anak itu mengasyikkan. Kami mungkin akan melakukannya melakukan hal-hal besar dengan anak ini," kata White pada 26 November 2013.
Nama Khabib pun makin dikenal. Pengamat MMA mulai meyakini Khabib bakal menjadi juara kelas ringan UFC. Untuk mencapai ke sana banyak petarung yang harus ia kalahkan, seperti Eddie Alvarez dan Conor McGregor.
Pada awal-awal kariernya ini di UFC ini Khabib kedapatan mengumbar kata-kata kasar walau masih wajar. Give Me Games mencatat, Khabib sangat jarang mengumbar kata kasar di luar Octagon. Ia lebih 'banyak bicara' di dalam Octagon.
Salah satunya saat bertarung dengan Michael Johnson dalam UFC 205. Di tengah duel dengan Johnson Khabib berkali-kali mengumbar pesan kepada lawannya agar menyerah. Dalam laga itu Johnson akhirnya menyerah via submission pada ronde ketiga.
"Menyerahlah Michael, menyerahlah Mike," kata Khabib kepada Johnson. "Kami harus menyerah Mike. Saya ingin meraih gelar juara. Kamu tahu itu, aku pantas meraih gelar. Saya katakan pada semua orang, saya layak. Hey, saya menginginkan gelar."
Baca lanjutan artikel ini di halaman berikutnya>>>
Sebelum pertarungan yang legendaris dengan Conor McGregor di UFC 229, Khabib Nurmagomedov pun sempat membuat pernyataan yang dianggap sombong khas UFC. Ditujukan kepada Dana White, Khabib yakin akan memukul jatuh anak kesayangannya, McGregor.
"Hey, hey! Saya akan memukul anak kesayanganmu [Conor McGregor]. Ya, tentu saja. Saya tahu siapa saya," ucap Khabib dengan nada meyakinkan dan mimik percaya diri, seusai meraih gelar juara kelas ringan UFC dengan mengalahkan Al Laquinta.
Benar saja, akhirnya Khabib menghabisi McGregor via submission (cekikan leher) pada 6 Oktober 2018. Duel tersebut sangat dikenang karena menghadirkan kehebohan menjelang laga. Utamanya kata-kata trash talk McGregor.
Setelah sukses membuat McGregor mati kutu, Khabib melompat pagar octagon dan mengejar, Dillon Danis, rekan setim McGregor. Ia mengaku tak terima dengan pelecehan agama yang dilakukan Danis.
Insiden tersebut justru membuat nama Khabib makin harum. Tak hanya diidolai pecinta MMA dari Rusia dan Asia, masyarakat Eropa dan Amerika pun makin menggandrunginya.
Pembawaannya yang rendah hati membuat banyak orang jatuh hati.
Mengenai trash talking atau mengumbar kata-kata kasar, bagi Khabib ada batasannya. Menurutnya ada rambu-rambu yang tidak boleh disinggung, seperti agama, negara, orang tua, dan kekasih. Ada banyak hal yang bisa dijadikan topik.
"Jika Anda ingin mempromosikan pertarungan, jangan berbicara tentang ayah, 'aku akan membunuhmu', atau tentang istri seperti Anda tidak dapat membicarakan hal ini," kata Khabib, dilansir dari Essentially Sports.
"Saya tidak ingin mengatakan apa-apa tentang pembicaraan sampah atau sesuatu yang dilakukan beberapa orang seperti mereka memiliki pembicaraan sampah dan mereka mencoba untuk mempromosikan diri jelang pertarungan," ucapnya menambahkan.
Kata-kata Khabib jelas menyindir rivalnya, McGregor. Petarung asal Irlandia itu memang dikenal jagonya memprovokasi lawan lewat kata-kata kasar.
Meski Khabib telah memutuskan pensiun, McGregor belum mau berhenti mengejek petarung asal Rusia tersebut di media sosial.
Meski dianggap terlalu dini turun dari Octagon, Khabib yang kini berusia 33 tahun telah mewariskan banyak hal besar. Salah satunya tentang MMA yang tak menonjolkan kata-kata kotor.
Petarung UFC kadang melakukan trash talk atau mengumbar kata-kata kasar demi rating. Namun itu tak berlaku pada Khabib Nurmagomedov yang hari ini ulang tahun ke-33.
Ketika ikon UFC Connor McGregor dikenal dengan kata-kata kasarnya, Khabib malah sebaliknya. Ia tampil tenang dan tak berapi-api. Pembawaannya yang santai namun tegas malah membuatnya semakin dicintai para penggemar mixed martial art (MMA).
Khabib lahir di Sildi, Distrik Tsumadinsky, Dagestan, Rusia pada 20 September 1988. Ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov merupakan mantan tentara Uni Soviet dan guru utama Khabib dalam merintis karier di dunia tarung campuran ini.
Pemilik sabuk hitam Sambo ini memulai karier MMA pada September 2008. Dengan kualitas gulat mumpuni dan didukung fisik yang kuat, Khabib tak terkalahkan dalam 16 pertarungan MMA. Hal ini membuat UFC mengontraknya.
Lewat sang ayah sebagai pelatih dan agen, kontrak enam laga UFC ditandatangani. Dalam debutnya di Octagon, Khabib mengalahkan Kamal Shalorus, petarung yang lebih berpengalaman, via submission di ronde ketiga pada 20 Januari 2012.
Enam laga kontrak UFC lantas dilibas dengan kemenangan. Gleison Tibau, Thiago Tavares, Abel Trujillo, Pat Healy, dan Rafael dos Anjos dibuat tak berdaya. Hal ini membuat bos UFC Dana White terkesima dengan talenta dan bakatnya.
Kepada MMA Weekly, Dana White menyebut Khabis sebagai petarung yang unik. Karakter duelnya disebut mirip Matt Hughes. Dengan gaya bertarungnya yang sederhana dan tenang itu Dana White yakin Khabib akan menjadi petarung besar UFC.
"Khabib mengingatkan saya pada Matt Hughes tua, di mana dia akan menabrak seorang melintasi Octagon dan membantingnya. Anak itu mengasyikkan. Kami mungkin akan melakukannya melakukan hal-hal besar dengan anak ini," kata White pada 26 November 2013.
Nama Khabib pun makin dikenal. Pengamat MMA mulai meyakini Khabib bakal menjadi juara kelas ringan UFC. Untuk mencapai ke sana banyak petarung yang harus ia kalahkan, seperti Eddie Alvarez dan Conor McGregor.
Pada awal-awal kariernya ini di UFC ini Khabib kedapatan mengumbar kata-kata kasar walau masih wajar. Give Me Games mencatat, Khabib sangat jarang mengumbar kata kasar di luar Octagon. Ia lebih 'banyak bicara' di dalam Octagon.
Salah satunya saat bertarung dengan Michael Johnson dalam UFC 205. Di tengah duel dengan Johnson Khabib berkali-kali mengumbar pesan kepada lawannya agar menyerah. Dalam laga itu Johnson akhirnya menyerah via submission pada ronde ketiga.
"Menyerahlah Michael, menyerahlah Mike," kata Khabib kepada Johnson. "Kami harus menyerah Mike. Saya ingin meraih gelar juara. Kamu tahu itu, aku pantas meraih gelar. Saya katakan pada semua orang, saya layak. Hey, saya menginginkan gelar."
Baca lanjutan artikel ini di halaman berikutnya>>>
Khabib Sukses Bungkam Mulut Besar McGregor
Khabib Nurmagomedov berhasil membungkam mulut besar Conor McGregor. (AFP/Steven Ryan)
Sebelum pertarungan yang legendaris dengan Conor McGregor di UFC 229, Khabib Nurmagomedov pun sempat membuat pernyataan yang dianggap sombong khas UFC. Ditujukan kepada Dana White, Khabib yakin akan memukul jatuh anak kesayangannya, McGregor.
"Hey, hey! Saya akan memukul anak kesayanganmu [Conor McGregor]. Ya, tentu saja. Saya tahu siapa saya," ucap Khabib dengan nada meyakinkan dan mimik percaya diri, seusai meraih gelar juara kelas ringan UFC dengan mengalahkan Al Laquinta.
Benar saja, akhirnya Khabib menghabisi McGregor via submission (cekikan leher) pada 6 Oktober 2018. Duel tersebut sangat dikenang karena menghadirkan kehebohan menjelang laga. Utamanya kata-kata trash talk McGregor.
Setelah sukses membuat McGregor mati kutu, Khabib melompat pagar octagon dan mengejar, Dillon Danis, rekan setim McGregor. Ia mengaku tak terima dengan pelecehan agama yang dilakukan Danis.
Insiden tersebut justru membuat nama Khabib makin harum. Tak hanya diidolai pecinta MMA dari Rusia dan Asia, masyarakat Eropa dan Amerika pun makin menggandrunginya.
Pembawaannya yang rendah hati membuat banyak orang jatuh hati.
Mengenai trash talking atau mengumbar kata-kata kasar, bagi Khabib ada batasannya. Menurutnya ada rambu-rambu yang tidak boleh disinggung, seperti agama, negara, orang tua, dan kekasih. Ada banyak hal yang bisa dijadikan topik.
"Jika Anda ingin mempromosikan pertarungan, jangan berbicara tentang ayah, 'aku akan membunuhmu', atau tentang istri seperti Anda tidak dapat membicarakan hal ini," kata Khabib, dilansir dari Essentially Sports.
"Saya tidak ingin mengatakan apa-apa tentang pembicaraan sampah atau sesuatu yang dilakukan beberapa orang seperti mereka memiliki pembicaraan sampah dan mereka mencoba untuk mempromosikan diri jelang pertarungan," ucapnya menambahkan.
Kata-kata Khabib jelas menyindir rivalnya, McGregor. Petarung asal Irlandia itu memang dikenal jagonya memprovokasi lawan lewat kata-kata kasar.
Meski Khabib telah memutuskan pensiun, McGregor belum mau berhenti mengejek petarung asal Rusia tersebut di media sosial.
Meski dianggap terlalu dini turun dari Octagon, Khabib yang kini berusia 33 tahun telah mewariskan banyak hal besar. Salah satunya tentang MMA yang tak menonjolkan kata-kata kotor.