Nasib Klub 'Sultan' di Liga 2 2021: Pesaing atau Pemanis
CNN Indonesia
Sabtu, 25 Sep 2021 14:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Rans Cilegon FC diyakini bukan sekadar pemanis di Liga 2 2021. (CNNIndonesia.com/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pertarungan Liga 2 2021 akan dimulai Minggu (26/9). Kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia kali ini akan lebih dilirik karena kehadiran klub 'sultan' yang membuat persaingan bertambah menarik.
Hal ini tak lepas karena Liga 2 2021 akan menghadirkan persaingan klub-klub yang punya tradisi kuat di Liga Indonesia macam Sriwijaya FC, PSMS Medan, dan Semen Padang yang akan bersaing melawan klub-klub yang dimiliki para 'sultan'.
Saat ini terdapat lima klub Liga 2 yang baru diakuisisi oleh investor kakap alias para 'sultan' yaitu Persis Solo, Rans Cilegon FC, AHHA PS Pati, Dewa United, dan PSPS Riau.
Persis Solo kini dimodali oleh putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, Menteri BUMN Erick Thohir, dan pengusaha muda Kevin Nugroho.
Rans Cilegon United FC kini telah diakuisisi selebritas sekaligus pemilik RANS Entertainment Raffi Ahmad yang menggandeng pengusaha mobil mewah, Rudy Salim dan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Dony Oskaria.
Kemudian ada Martapura FC yang bertransformasi menjadi Dewa United setelah diakuisisi Mahendra Agakhan Thohir, Garibaldi Thohir, dan Kevin Hardiman. Garibaldi Thohir adalah orang yang masuk dalam daftar 20 orang terkaya di Indonesia 2020 versi Forbes.
PSG Pati juga telah diakuisisi oleh pengusaha dan YouTuber Atta Halilintar yang membuat nama klub berubah menjadi AHHA PS Pati FC.
Sementara, PSPS Riau yang sebelumnya selalu mengalami krisis keuangan kini telah disokong oleh pengusaha kaya raya asal Malaysia, Norizam Tukiman.
Kehadiran klub para sultan ini jelas akan membuat persaingan Liga 2 musim ini semakin ketat. Pasalnya, mereka tak ragu untuk mendatangkan pemain-pemain bintang yang biasa beredar di Liga 1.
Dari lima klub sultan tersebut, Persis menjadi tim yang difavoritkan bakal menjadi juara Liga 2 2021 dan promosi ke Liga 1 musim depan.
Pasalnya tim Laskar Sambernyawa, julukan Persis, saat ini memiliki kekuatan tim yang luar biasa. Saat ini Persis telah menyiapkan pemain dengan kuota maksimal yaitu 35 pemain.
Dari daftar pemain tersebut, Persis diperkuat empat pemain naturalisasi yaitu bek Fabiano Beltrame, dua gelandang: Abdelkbir Khairallah dan Yu Hyun Ko, dan penyerang Beto Goncalves.
Selain itu Persis punya pemain-pemain top yang biasa beredar di Liga 1 yaitu Wahyu Tri Nugroho, Eky Taufik, M Abduh Lestaluhu, Alfath Faathier, Sandi Sute, Miftahul Hamdi, Rifaldi Bawuo, Assanur Rijal, Ferdinand Sinaga, Hery Susanto, dan Marinus Manewar.
Melihat skuad Persis ini rasanya mereka bukan hanya bisa tampil dominan di Liga 2, tapi materi pemain ini juga layak untuk bersaing di Liga 1.
Tetapi Persis harus tetap waspada dan jangan menganggap remeh lawan agar nantinya tidak terpeleset di Liga 2. Dengan status tim favorit, Persis diyakini bakal menjadi target utama untuk dijegal para pesaingnya.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Rans Cilegon FCjuga diyakini tak hanya sekadar menjadi pemanis di Liga 2 2021. Pasalnya, klub yang dimiliki Raffi Ahmad ini memiliki materi pemain yang berkualitas.
Sultan Andara tak segan mengeluarkan dana besar untuk belanja pemain demi membangun kekuatan tim untuk lolos ke Liga 1.
Ditangani pelatih berpengalaman Bambang Nurdiansyah, Rans Cilegon FC kini diperkuat sejumlah pemain top yang lama beredar di Liga 1 dan sepak bola nasional.
Mulai kapten tim Hamka Hamzah, Hendra Wijaya, Boas Isir, Tegar Infantrie, Fajar Handika, Asri Akbar, Rifal Lastori, Cristian Gonzales, Syamsir Alam, Sandy Firmansyah, Patrick Wanggai, dan eks pemain Timnas Indonesia U-16 dan U-19 Rendy Juliansyah.
Bahkan, Rabu (22/9), Rans Cilegon FC baru menambah amunisi serangan mereka dengan mendatangkan top skor Liga 2 2019 Sirvi Irvani dengan status pinjaman dari Persita.
Melihat materi pemain yang didaftarkan ini Rans Cilegon FC diyakini mampu bersaing di Liga 2 2021 dan berpeluang untuk merebut tiket promosi ke Liga 1.
AHHA PS Pati juga diyakini bukan sekadar menjadi pelengkap di Liga 2 2021. Hal itu terlihat juga dari skuad yang mereka siapkan untuk Liga 2.
Pemain-pemain ternama yang memperkuat AHHA PS Pati saat ini yaitu Zulham Zamrun, Syaiful Indra Cahya , Riski Novriansyah, Sutan Zico, Utam Rusdiana, Nurhidayat, dan Yudha Febrian.
Sementara itu, secara materi pemain Dewa United juga dinilai cukup mampu untuk bersaing di Liga 2. Saat ini Dewa United juga berhasil mendatangkan sejumlah pemain yang biasa berkompetisi di Liga 1 seperti Rishadi Fauzi, Rangga Muslim, Jajang Sukmara, Ade Suhendra, Shahar Ginanjar, dan Herman Dzumafo.
Beda halnya dengan PSPS Riau. Klub yang dimiliki penguasa Malaysia ini tidak terlalu jor-joran dalam merekrut pemain top.
Tim ini lebih banyak merekrut pemain muda. Sepertinya pemilik baru PSPS Riau Norizam Tukiman belum memasang target untuk juara Liga 2 musim ini.
Pemilik baru PSPS ini terlihat lebih memilih membangun klub secara bertahap, mulai membenahi kondisi keuangan dan memperbaiki infrastruktur klub, baru berbicara prestasi.
Pertarungan Liga 2 2021 akan dimulai Minggu (26/9). Kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia kali ini akan lebih dilirik karena kehadiran klub 'sultan' yang membuat persaingan bertambah menarik.
Hal ini tak lepas karena Liga 2 2021 akan menghadirkan persaingan klub-klub yang punya tradisi kuat di Liga Indonesia macam Sriwijaya FC, PSMS Medan, dan Semen Padang yang akan bersaing melawan klub-klub yang dimiliki para 'sultan'.
Saat ini terdapat lima klub Liga 2 yang baru diakuisisi oleh investor kakap alias para 'sultan' yaitu Persis Solo, Rans Cilegon FC, AHHA PS Pati, Dewa United, dan PSPS Riau.
Persis Solo kini dimodali oleh putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, Menteri BUMN Erick Thohir, dan pengusaha muda Kevin Nugroho.
Rans Cilegon United FC kini telah diakuisisi selebritas sekaligus pemilik RANS Entertainment Raffi Ahmad yang menggandeng pengusaha mobil mewah, Rudy Salim dan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Dony Oskaria.
Kemudian ada Martapura FC yang bertransformasi menjadi Dewa United setelah diakuisisi Mahendra Agakhan Thohir, Garibaldi Thohir, dan Kevin Hardiman. Garibaldi Thohir adalah orang yang masuk dalam daftar 20 orang terkaya di Indonesia 2020 versi Forbes.
PSG Pati juga telah diakuisisi oleh pengusaha dan YouTuber Atta Halilintar yang membuat nama klub berubah menjadi AHHA PS Pati FC.
Sementara, PSPS Riau yang sebelumnya selalu mengalami krisis keuangan kini telah disokong oleh pengusaha kaya raya asal Malaysia, Norizam Tukiman.
Kehadiran klub para sultan ini jelas akan membuat persaingan Liga 2 musim ini semakin ketat. Pasalnya, mereka tak ragu untuk mendatangkan pemain-pemain bintang yang biasa beredar di Liga 1.
Dari lima klub sultan tersebut, Persis menjadi tim yang difavoritkan bakal menjadi juara Liga 2 2021 dan promosi ke Liga 1 musim depan.
Pasalnya tim Laskar Sambernyawa, julukan Persis, saat ini memiliki kekuatan tim yang luar biasa. Saat ini Persis telah menyiapkan pemain dengan kuota maksimal yaitu 35 pemain.
Dari daftar pemain tersebut, Persis diperkuat empat pemain naturalisasi yaitu bek Fabiano Beltrame, dua gelandang: Abdelkbir Khairallah dan Yu Hyun Ko, dan penyerang Beto Goncalves.
Selain itu Persis punya pemain-pemain top yang biasa beredar di Liga 1 yaitu Wahyu Tri Nugroho, Eky Taufik, M Abduh Lestaluhu, Alfath Faathier, Sandi Sute, Miftahul Hamdi, Rifaldi Bawuo, Assanur Rijal, Ferdinand Sinaga, Hery Susanto, dan Marinus Manewar.
Melihat skuad Persis ini rasanya mereka bukan hanya bisa tampil dominan di Liga 2, tapi materi pemain ini juga layak untuk bersaing di Liga 1.
Tetapi Persis harus tetap waspada dan jangan menganggap remeh lawan agar nantinya tidak terpeleset di Liga 2. Dengan status tim favorit, Persis diyakini bakal menjadi target utama untuk dijegal para pesaingnya.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Bukan Sekadar Pemanis Liga 2
Hamka Hamzah akan memimpin Rans Cilegon FC bersaing di Liga 2 2021. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Rans Cilegon FCjuga diyakini tak hanya sekadar menjadi pemanis di Liga 2 2021. Pasalnya, klub yang dimiliki Raffi Ahmad ini memiliki materi pemain yang berkualitas.
Sultan Andara tak segan mengeluarkan dana besar untuk belanja pemain demi membangun kekuatan tim untuk lolos ke Liga 1.
Ditangani pelatih berpengalaman Bambang Nurdiansyah, Rans Cilegon FC kini diperkuat sejumlah pemain top yang lama beredar di Liga 1 dan sepak bola nasional.
Mulai kapten tim Hamka Hamzah, Hendra Wijaya, Boas Isir, Tegar Infantrie, Fajar Handika, Asri Akbar, Rifal Lastori, Cristian Gonzales, Syamsir Alam, Sandy Firmansyah, Patrick Wanggai, dan eks pemain Timnas Indonesia U-16 dan U-19 Rendy Juliansyah.
Bahkan, Rabu (22/9), Rans Cilegon FC baru menambah amunisi serangan mereka dengan mendatangkan top skor Liga 2 2019 Sirvi Irvani dengan status pinjaman dari Persita.
Melihat materi pemain yang didaftarkan ini Rans Cilegon FC diyakini mampu bersaing di Liga 2 2021 dan berpeluang untuk merebut tiket promosi ke Liga 1.
AHHA PS Pati juga diyakini bukan sekadar menjadi pelengkap di Liga 2 2021. Hal itu terlihat juga dari skuad yang mereka siapkan untuk Liga 2.
Pemain-pemain ternama yang memperkuat AHHA PS Pati saat ini yaitu Zulham Zamrun, Syaiful Indra Cahya , Riski Novriansyah, Sutan Zico, Utam Rusdiana, Nurhidayat, dan Yudha Febrian.
Sementara itu, secara materi pemain Dewa United juga dinilai cukup mampu untuk bersaing di Liga 2. Saat ini Dewa United juga berhasil mendatangkan sejumlah pemain yang biasa berkompetisi di Liga 1 seperti Rishadi Fauzi, Rangga Muslim, Jajang Sukmara, Ade Suhendra, Shahar Ginanjar, dan Herman Dzumafo.
Beda halnya dengan PSPS Riau. Klub yang dimiliki penguasa Malaysia ini tidak terlalu jor-joran dalam merekrut pemain top.
Tim ini lebih banyak merekrut pemain muda. Sepertinya pemilik baru PSPS Riau Norizam Tukiman belum memasang target untuk juara Liga 2 musim ini.
Pemilik baru PSPS ini terlihat lebih memilih membangun klub secara bertahap, mulai membenahi kondisi keuangan dan memperbaiki infrastruktur klub, baru berbicara prestasi.