Koeman Ngamuk Kena Kartu Merah, Tetap Puji Barcelona

ptr, CNN Indonesia | Jumat, 24/09/2021 10:18 WIB
Pelatih Barcelona Ronald Koeman mengamuk usai terkena kartu merah dalam laga Cadiz vs Barcelona yang berakhir imbang. Ronald Koeman kecewa dengan kinerja wasit. ( AP/Miguel Morenatti)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Barcelona Ronald Koeman mengamuk usai terkena kartu merah dalam laga Cadiz vs Barcelona yang berakhir imbang.

Koeman sudah kecewa ketika wasit Carlos del Cerro mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Frenkie De Jong di menit ke-65. Kartu merah itu membuat Blaugrana mendapat tantangan tambahan untuk mencetak gol.

Koeman lalu ikut mendapat kartu merah karena melakukan protes terhadap kartu kuning yang diterima oleh Sergio Busquets di masa injury time.


"Di negara ini, mereka [wasit] mengeluarkanmu tanpa alasan yang jelas. Semua bisa melihat ada [perebutan] bola kedua di lapangan kecuali wasit," ucap Koeman seperti dikutip dari Metro.

Dalam kartu kuning kedua yang diterima De Jong, De Jong terlihat mendorong bola dengan kaki untuk mengumpan lalu berusaha kembali menekuk kakinya. Hal itu ia lakukan sebelum bertabrakan dengan Alfonso Espino.

Kecewa dengan kepemimpinan wasit, Koeman justru memberikan pujian bagi Barcelona yang dianggap telah berjuang habis-habisan.

"Secara umum, tim bermain bagus. Kami menguasai penguasaan bola. Sulit untuk membuat banyak kesempatan namun kami punya kesempatan bagus di menit akhir."

"Saya tidak akan protes dengan penampilan pemain hari ini. Sungguh sulit untuk menciptakan kreativitas dan di laga ini mungkin kami kehilangan sentuhan umpan akhir," tutur Koeman.

Koeman juga menilai bahwa Cadiz sudah mulai kehabisan energi sebelum akhirnya kartu merah De Jong datang.

Banner Testimoni

"Kami membuat mereka kesulitan menutup celah dan mereka terlihat mulai kelelahan, sebuah hal yang dinanti oleh kami."

"Namun kemudian Frenkie diusir keluar dan membuat laga jadi sulit bagi kami," kata Koeman.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/har)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK