Teror Penagih Utang Hantui Solskjaer di Manchester United

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Minggu, 26/09/2021 10:09 WIB
Ole Gunnar Solskjaer sudah berutang janji di Manchester United. Tak heran bila kini ia mulai ditagih dan dikejar untuk melunasinya. Posisi Solskjaer bakal terus digoyang selama Manchester United meraih hasil buruk. (REUTERS/PHIL NOBLE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ole Gunnar Solskjaer sudah berutang janji di Manchester United. Kini wajar bila ia terus diteror oleh para penagih utang dan posisinya di kursi pelatih terancam.

Solskjaer pernah berutang janji pada musim lalu, baik pada manajemen maupun penggemar Man Utd secara keseluruhan. Ia menekankan bahwa Man Utd butuh tambahan 2-3 pemain sehingga bisa jadi tim yang yang bersaing dalam perebutan juara.

"Saya harap kami bisa memperkuat tim dengan tambahan pemain, dua atau tiga pemain yang kami butuhkan untuk menjadi tim penantang yang lebih serius di klasemen," ucap Solskjaer di akhir musim lalu.


Solskjaer kemudian mendapat lampu hijau untuk belanja dan Man Utd mampu mendaratkan Raphael Varane dan Jadon Sancho. Hanya sosok gelandang bertahan yang meleset dari bursa transfer Man Utd.

Namun sebagai gantinya, mereka mendapat kejutan bessar dengan kepulangan Cristiano Ronaldo ke Old Trafford.

Kepulangan Ronaldo, selain memberikan tambahan kekuatan, juga memberikan beban besar. Kehadiran Ronaldo otomatis menambah besar optimisme manajemen dan suporter klub agar Man Utd mengakhiri puasa gelar.

Ketika kompetisi baru berjalan dua bulan, Solskjaer sudah merasakan betapa besarnya tekanan yang ia rasakan. Dan kali ini, Solskjaer tak akan bisa lari lebih jauh karena ia akan terus dikejar-kejar oleh para penagih janji.

Selain Arsenal, belum pernah ada klub Liga Inggris yang bisa mengakhiri musim dengan status tak terkalahkan. Kekalahan Man Utd dari Aston Villa merupakan kekalahan pertama 'Setan Merah' di Liga Inggris musim ini.

Namun masalahnya, Man Utd sedang dalam tren inkonsisten secara keseluruhan.

Man Utd kalah dari Young Boys di Liga Champions dan sudah tersingkir dari Piala Liga karena kalah dari West Ham. Semua itu terjadi kurang dari dua pekan terakhir.

Dari tiga kekalahan yang diderita, semua pencuri kemenangan sejatinya bukan ada di level yang sama dengan Man Utd. Young Boys, West Ham, dan Aston Villa adalah tim-tim yang seharusnya bisa ditaklukkan oleh Man Utd.

Banner Testimoni

Solskjaer pun tak bisa berkelit dengan alasan pemain kelelahan. Solskjaer sudah menyimpan pemain di laga Piala Liga yang akhirnya juga jadi perjudian gagal.

Lagipula untuk klub sebesar Man Utd, jadwal padat dan ketat sudah jadi makanan sehari-hari tiap musim. Klub-klub besar lain juga merasakan hal yang sama.

Semua hasil buruk dalam kurun waktu kurang dari dua pekan itu jadi noda yang harus bisa dihapus Solskjaer dengan waktu cepat.

Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>

Ingat Zidane dan Conte Sedang Menganggur

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK