Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia berambisi meraih gelar juara di Thomas Cup 2020. Berikut sejumlah lawan kuat yang mungkin mengadang Indonesia.
Indonesia menempatkan diri sebagai unggulan pertama di Thomas Cup 2020. Kondisi tersebut membuat Indonesia jadi salah satu negara yang difavoritkan meraih juara.
Meski demikian, perjalanan Indonesia untuk meraih gelar juara tak akan langsung berjalan mulus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih ada sejumlah negara yang berpotensi menjadi batu sandungan Indonesia.
Berikut lawan kuat Indonesia di Thomas Cup:
1. Taiwan
Taiwan merupakan negara non unggulan paling berbahaya di Thomas Cup dan Indonesia harus menerima kenyataan mereka berada satu grup dengan Taiwan.
Taiwan punya Chou Tien Chen yang sudah lama bertengger di papan atas dan kini memiliki Lee Yang/Wang Chi Lin yang baru saja merebut emas nomor ganda putra di Olimpiade.
 Lee/Wang jadi tumpuan Taiwan meraih poin di Thomas Cup. (REUTERS/LEONHARD FOEGER) |
Tak hanya mengandalkan dua wakil tersebut, Taiwan juga masih punya Wang Tzu Wei yang ada di ranking 11 dan ganda putra kedua yang lumayan berbahaya.
Duel lawan Taiwan bisa jadi merupakan laga penentuan status juara grup. Indonesia tentu butuh jadi juara grup demi mendapatkan drawing yang lebih mudah di babak perempat final.
Dalam duel Indonesia vs Thailand, dua laga awal bakal jadi krusial bagi penentuan pemenang.
2. Denmark
Denmark adalah favorit kuat untuk jadi pemenang Thomas Cup meski mereka bukan unggulan dua besar. Faktor performa pemain tunggal Denmark yang ada di papan atas jadi titik kuat negara tersebut di Thomas Cup.
Denmark punya juara Olimpiade Viktor Axelsen dan Anders Antonsen yang ada di peringkat 2 dan 3 dunia. Selain itu, tunggal ketiga mereka adalah Rasmus Gemke yang ada di peringkat ke-12 dan Hans-Kristian Vittinghus yang punya jam terbang tinggi.
Meski tak punya pemain ganda di 10 besar, nama-nama Kim Astrup/Anders Skaruup atau Mads Pieler Kolding dan Frederik Sogaard bisa cukup membuat Denmark percaya diri.
Tiga nomor tunggal bakal jadi andalan poin Denmark sambil berharap mereka bisa mencuri poin dari nomor ganda. Merujuk kekuatan terkini, Denmark adalah ancaman terbesar bagi Indonesia di Thomas Cup.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
China dan Jepang Punya Potensi Menyulitkan
Bila Kento Momota tampil bagus, Jepang bisa melangkah lebih jauh. (REUTERS/LEONHARD FOEGER)
3. China
China adalah juara bertahan Thomas Cup. Status itu membuat China tak akan bisa diremehkan meskipun saat ini kondisi pemain putra mereka tak sehebat edisi-edisi sebelumnya.
Kehebatan China di Piala Sudirman sudah jadi bukti bahwa mereka tidak akan bisa diremehkan begitu saja meski kekuatan berkurang.
 Shi Yuqi jadi harapan China meraih poin di nomor tunggal. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Shi Yuqi akan jadi andalan dan ujung tombak di nomor tunggal sedangkan nama-nama lain yang ada di skuad bakal coba memberi bukti bahwa mereka juga mewarisi darah kehebatan pemain-pemain China generasi sebelumnya.
Pada nomor ganda, China sudah membuktikan kehadiran Zhou Houdong dan He Jiting bisa diandalkan. Belum lagi melihat nama lain di skuad macam Wang Yilyu dan Liu Cheng yang punya jam terbang tinggi.
4. Jepang
Jepang memang kehilangan kekuatan di sektor ganda selepas Olimpiade seiring beberapa pemain yang pensiun.
Namun Kento Momota bisa jadi ujung tombak Jepang yang menakutkan bila ia berhasil mengembalikan level terbaik dari permainannya. Bila Momota bisa selalu menjadi harapan untuk menyumbang poin, Jepang bisa kembali melangkah jauh seperti edisi terakhir ketika mereka mampu menembus ke babak final.
Sedangkan di sektor ganda, Yuta Watanabe kemungkinan besar akan dimainkan dengan pasangan baru sebagai andalan di nomor ganda putra.
[Gambas:Video CNN]