Pengamat: Indonesia vs Taiwan Jadi Pertaruhan Shin Tae Yong
CNN Indonesia
Kamis, 07 Okt 2021 11:53 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Shin Tae Yong dituntut membawa Indonesia melangkah ke kualifikasi Piala Asia 2023. (CNNIndonesia/Abdul Susila)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pengamat sepak bola nasional, M. Kusnaeni, menyebut pertandingan Indonesia vs Taiwan di playoff Kualifikasi Piala Asia bakal menjadi pertaruhan buat Shin Tae Yong.
Kusnaeni menjelaskan tantangan yang diberikan PSSI kepada Shin Tae Yong untuk meloloskan Timnas Indonesia ke Kualifikasi Piala Asia 2023 bukan hal yang berlebihan meski lawan memiliki peringkat yang lebih baik di daftar ranking FIFA.
"Pertandingan ini jadi pertaruhan buat Shin Tae Yong. Apalagi dia juga sudah warning oleh PSSI untuk menunjukkan hasilnya bersama Timnas. Menurut saya ini bukan tantangan berlebihan," kata Kusnaeni kepada CNNIndonesia.com, Kamis (7/10).
Kusnaeni menyebut pemain Timnas Indonesia lebih berpengalaman dibanding skuad Taiwan yang sebagian besar diisi pemain dari kompetisi lokal. Pemain asing atau naturalisasi yang digunakan kemungkinan hanya Emilio Estevez, gelandang yang saat ini tampil di kasta ketiga Liga Spanyol.
"Sedangkan Indonesia punya beberapa pemain yang berlaga di kompetisi Eropa Timur. Sebut saja ada Witan Sulaeman yang bermain di Liga Polandia, ada Egy Maulana Vikri di FK Senica Slovakia, ada dua pemain dari Malaysia juga. Artinya, dari segi materi kita punya pemain berkualitas, pemain internasional dibanding pemain Taiwan," sebutnya.
Tak hanya itu, fakta head to head juga memaparkan Indonesia unggul atas Taiwan dalam 12 kali pertemuan sebelumnya. Skuad Garuda mencatatkan delapan kemenangan dan kalah empat kali. Selain itu, Indonesia juga berhasil mencetak 28 gol dan kebobolan 11 kali dari 12 laga tersebut.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada laga uji coba di Stadion Jakabaring, Palembang, 24 November 2010. Dalam duel tersebut, Timnas Indonesia yang ketika itu masih diasuh Alfred Riedl meraih kemenangan 2-0.
"Jadi tidak ada alasan buat Shin Tae Yong tidak bisa membuat timnya memenangkan dua leg melawan Taiwan. Saya yakin, dua leg nanti akan jadi milik kita. Untuk lolos dari adangan Taiwan ini bukan target berlebih, tapi target layak dan realistis," ungkap Kusnaeni.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Shin Tae Yong sebelumnya mencatatkan empat hasil kalah dan satu kali imbang selama menjadi pelatih Timnas Indonesia. Dua kekalahan diderita dalam laga uji tanding jelang kualifikasi Piala Dunia 2022 dari Afghanistan dan Oman.
Dalam sisa laga kualifikasi yang berlangsung awal Juni 2022, Indonesia bermain imbang 2-2 dengan Thailand dan kalah dari Vietnam serta Uni Emirat Arab.
Pada saat itu, Kunsaeni meyakini bahwa pelatih asal Korea Selatan itu belum paham betul tentang Timnas Indonesia dan hanya bertumpu pada pemain berlabel Timnas U-19 yang dia kenal.
Tapi sekarang, Shin Tae Yong disebut sudah lebih banyak mengenal dan tahu potensi pemain lain melalui turnamen Piala Menpora maupun enam pekan bergulirnya kompetisi Liga 1 2021/2022. Oleh karena itu banyak wajah baru yang dipanggil Shin Tae Yong untuk tampil di Timnas Indonesia vs Taiwan kali ini.
Selain beberapa pemain muda, Shin juga memanggil pemain kawakan seperti Fachruddin Wahyudi Aryanto dan Victor Igbonefo sehingga ada perbedaan dibanding Timnas Indonesia yang menjalani laga kualifikasi Piala Dunia pada Juni lalu.
"Persiapan cukup, kebutuhan pembentukan tim terpenuhi, kompetisi jalan, senior bisa dipanggil jadi sudah hampir ideal persiapannya. Jadi sudah waktunya tim ini tampil bagus sesuai harapan publik dengan lawan yang kualitasnya tidak terlalu luar biasa," terangnya.
"Sudah waktunya Shin Tae Yong menunjukkan kemampuannya sebagai salah satu pelatih terbaik di Asia. Saya yakin dia tidak hanya bisa membawa Timnas Indonesia kalahkan Taiwan dan lolos ke Kualifikasi Piala Asia 2023, tapi juga bikin peringkat Indonesia naik di FIFA," tutup Kusnaeni.
Pengamat sepak bola nasional, M. Kusnaeni, menyebut pertandingan Indonesia vs Taiwan di playoff Kualifikasi Piala Asia bakal menjadi pertaruhan buat Shin Tae Yong.
Kusnaeni menjelaskan tantangan yang diberikan PSSI kepada Shin Tae Yong untuk meloloskan Timnas Indonesia ke Kualifikasi Piala Asia 2023 bukan hal yang berlebihan meski lawan memiliki peringkat yang lebih baik di daftar ranking FIFA.
"Pertandingan ini jadi pertaruhan buat Shin Tae Yong. Apalagi dia juga sudah warning oleh PSSI untuk menunjukkan hasilnya bersama Timnas. Menurut saya ini bukan tantangan berlebihan," kata Kusnaeni kepada CNNIndonesia.com, Kamis (7/10).
Kusnaeni menyebut pemain Timnas Indonesia lebih berpengalaman dibanding skuad Taiwan yang sebagian besar diisi pemain dari kompetisi lokal. Pemain asing atau naturalisasi yang digunakan kemungkinan hanya Emilio Estevez, gelandang yang saat ini tampil di kasta ketiga Liga Spanyol.
"Sedangkan Indonesia punya beberapa pemain yang berlaga di kompetisi Eropa Timur. Sebut saja ada Witan Sulaeman yang bermain di Liga Polandia, ada Egy Maulana Vikri di FK Senica Slovakia, ada dua pemain dari Malaysia juga. Artinya, dari segi materi kita punya pemain berkualitas, pemain internasional dibanding pemain Taiwan," sebutnya.
Tak hanya itu, fakta head to head juga memaparkan Indonesia unggul atas Taiwan dalam 12 kali pertemuan sebelumnya. Skuad Garuda mencatatkan delapan kemenangan dan kalah empat kali. Selain itu, Indonesia juga berhasil mencetak 28 gol dan kebobolan 11 kali dari 12 laga tersebut.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada laga uji coba di Stadion Jakabaring, Palembang, 24 November 2010. Dalam duel tersebut, Timnas Indonesia yang ketika itu masih diasuh Alfred Riedl meraih kemenangan 2-0.
"Jadi tidak ada alasan buat Shin Tae Yong tidak bisa membuat timnya memenangkan dua leg melawan Taiwan. Saya yakin, dua leg nanti akan jadi milik kita. Untuk lolos dari adangan Taiwan ini bukan target berlebih, tapi target layak dan realistis," ungkap Kusnaeni.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Tantangan Shin Tae Yong Hadirkan Kemenangan Perdana
Timnas Indonesia belum pernah menang bersama Shin Tae Yong. (AFP/KARIM SAHIB)
Shin Tae Yong sebelumnya mencatatkan empat hasil kalah dan satu kali imbang selama menjadi pelatih Timnas Indonesia. Dua kekalahan diderita dalam laga uji tanding jelang kualifikasi Piala Dunia 2022 dari Afghanistan dan Oman.
Dalam sisa laga kualifikasi yang berlangsung awal Juni 2022, Indonesia bermain imbang 2-2 dengan Thailand dan kalah dari Vietnam serta Uni Emirat Arab.
Pada saat itu, Kunsaeni meyakini bahwa pelatih asal Korea Selatan itu belum paham betul tentang Timnas Indonesia dan hanya bertumpu pada pemain berlabel Timnas U-19 yang dia kenal.
Tapi sekarang, Shin Tae Yong disebut sudah lebih banyak mengenal dan tahu potensi pemain lain melalui turnamen Piala Menpora maupun enam pekan bergulirnya kompetisi Liga 1 2021/2022. Oleh karena itu banyak wajah baru yang dipanggil Shin Tae Yong untuk tampil di Timnas Indonesia vs Taiwan kali ini.
Selain beberapa pemain muda, Shin juga memanggil pemain kawakan seperti Fachruddin Wahyudi Aryanto dan Victor Igbonefo sehingga ada perbedaan dibanding Timnas Indonesia yang menjalani laga kualifikasi Piala Dunia pada Juni lalu.
"Persiapan cukup, kebutuhan pembentukan tim terpenuhi, kompetisi jalan, senior bisa dipanggil jadi sudah hampir ideal persiapannya. Jadi sudah waktunya tim ini tampil bagus sesuai harapan publik dengan lawan yang kualitasnya tidak terlalu luar biasa," terangnya.
"Sudah waktunya Shin Tae Yong menunjukkan kemampuannya sebagai salah satu pelatih terbaik di Asia. Saya yakin dia tidak hanya bisa membawa Timnas Indonesia kalahkan Taiwan dan lolos ke Kualifikasi Piala Asia 2023, tapi juga bikin peringkat Indonesia naik di FIFA," tutup Kusnaeni.