Jakarta, CNN Indonesia -- Fabio Quartararo berhasil jadi juara dunia MotoGP 2021. Untuk merebut gelar juara dunia MotoGP musim depan, Quartararo harus menghadapi sejumlah lawan berat.
Di musim ini, Quartararo terbilang tampil dominan. Ia bisa memenangkan lima seri dan total 10 kali naik podium.
Quartararo juga bisa mengunci gelar juara ketika MotoGP 2021 masih menyisakan dua seri lagi. Kehebatan Quartararo menjadi juara dunia MotoGP 2022 di usia 22 tahun membuatnya difavoritkan untuk memenangkan banyak gelar juara dunia di musim depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun untuk kembali jadi juara dunia MotoGP musim depan, Quartararo akan melalui rintangan yang sulit.
Berikut lima musuh besar Quartararo di MotoGP 2022:
1. Marc Marquez
Melihat penampilan Marc Marquez di dua seri terakhir, rasanya 'Baby Alien' sudah kembali ke kondisi terbaik di musim depan. Sebelum mengalami cedera parah di awal musim MotoGP 2020, Marquez nyaris tak terkalahkan di ajang MotoGP.
Dengan kondisi bugar, Marquez bakal jadi tantangan terbesar bagi Fabio Quartararo di musim depan. Bersama Honda RC213V, Marquez selama ini sudah menunjukkan bahwa ia mampu tampil solid di semua seri.
 Marquez dan Bagnaia jadi musuh besar Quartararo di musim depan. (REUTERS/JENNIFER LORENZINI) |
Sebagai gambaran, pada MotoGP 2019, Marquez selalu finis di posisi dua besar dengan catatan 12 kemenangan dan enam runner up.
Satu-satunya momen Marquez gagal finis adalah di MotoGP Amerika Serikat, itu pun ketika Marquez sudah unggul jauh di depan dan seharusnya meraih kemenangan.
2. Francesco Bagnaia
Pecco Bagnaia jadi lawan terberat bagi Fabio Quartararo musim ini. Sayangnya, Bagnaia sempat tampil buruk di pertengahan musim dan tidak bisa konsisten seperti halnya Fabio Quartararo.
Namun merujuk sudut pandang musim ini adalah musim perdana Bagnaia bersama pabrikan Ducati, Bagnaia terbilang sudah meraih hasil yang memuaskan.
Di musim MotoGP 2022, Bagnaia akan makin matang dan mengenal motor Ducati Desmosedici. Bagnaia jelas jadi lawan yang berbahaya untuk Fabio Quartararo.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
Morbidelli hingga Joan Mir
Franco Morbidelli bisa jadi rekan setim sekaligus lawan berat bagi Quartararo. (Dorna Sports)
3. Franco Morbidelli
Setelah tampil menghentak di MotoGP 2020, Franco Morbidelli mengalami penurunan di musim ini termasuk karena cedera.
Saat ini Morbidelli juga ditarik jadi pembalap pabrikan Yamaha. Situasi ini membuat Morbidelli bakal punya sistem dukungan yang sama dengan Quartararo musim ini.
Morbidelli juga sudah membuktikan bahwa ia bisa berbicara banyak dengan motor Yamaha M1. Terlebih ia punya kesempatan adaptasi di sisa musim ini.
4. Jack Miller
Jack Miller sejatinya jadi salah satu pembalap yang bisa punya kecepatan menakutkan di trek MotoGP musim ini. Terbukti ia bisa memenangkan dua seri musim ini.
Kesalahan terbesar Miller adalah ia seringkali gagal finis lantaran kecelakaan. Di musim ini, ia sudah empat kali gagal finis.
 Jack Miller sering melakukan kesalahan yang berakibat fatal pada peluangnya jadi juara dunia MotoGP. (Dorna Sports) |
Andai Miller bisa lebih waspada dan tidak sering membuat blunder, Miller bisa menjadi ancaman serius Quartararo.
5. Joan Mir
Sebagai juara MotoGP 2020, penampilan Joan Mir terbilang biasa saja musim ini. Joan Mir bahkan belum pernah memenangkan seri musim ini.
Namun dari penampilan yang terbilang biasa itu pun, Joan Mir duduk di posisi ketiga klasemen MotoGP 2021.
Permasalahan Joan Mir adalah ia seringkali mendapat posisi start yang kurang bagus sehingga tak bisa bertarung memperebutkan gelar juara di tiap seri.
Namun dengan posisi start yang kurang impresif, Joan Mir bisa lima kali naik podium dan tak pernah terlempar dari posisi 10 besar saat finis. Jika Joan Mir bisa tampil lebih baik di sesi latihan bebas dan kualifikasi, Joan Mir bisa berbicara lebih banyak musim depan.
[Gambas:Video CNN]