Serupa tapi Tak Sama Egy dan Messi: Diperebutkan Klub dan Timnas
CNN Indonesia
Selasa, 09 Nov 2021 20:27 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
PSG sampai berang dengan pemanggilan Lionel Messi ke Timnas Argentina. (REUTERS/SARAH MEYSSONNIER)
Jakarta, CNN Indonesia --
Selain duel timnas Argentina vs Paris Saint-Germain dalam memperebutkan jasa Lionel Messi, Timnas Indonesia juga sedang berupaya merayu FK Senica agar mau melepas Egy Maulana Vikri.
Messi dan Egy jadi objek rebutan. Dua pemain ini berada dalam posisi yang sama, tulang punggung kesebelasan.
Sejak gabung ke PSG, Messi diharapkan menjadi mesin gol dan roh permainan baru bagi Les Parisiens yang nafsu mengincar gelar Liga Champions.
Tetapi belum tuntas misi Messi tampil gemilang di PSG, ada keinginan pula dari timnas Argentina untuk menggunakan jasa La Pulga.
Messi yang menyandang status pemilik Ballon d'Or enam kali masih belum mampu menunjukkan taji di Liga Prancis.
Eks-andalan Barcelona itu sudah bermain lima kali di Ligue 1 dengan durasi main 325 menit, namun belum terlibat langsung dalam proses gol PSG. Tidak ada assist atau gol yang dibukukan Messi.
Sementara di Liga Champions, Messi punya koleksi tiga penampilan dan tiga caps.
PSG yang menggaji Messi di kisaran angka 650 ribu pounds per pekan tak mau membuang uang begitu saja tanpa mendapat jerih payah sepadan dari kapten timnas Argentina.
Bergabung ke PSG sejak Agustus 2021, Messi sudah lebih dari lima kali absen. Setelah diresmikan menjadi pemain PSG, Messi tak langsung bermain karena belum benar-benar bugar setelah membela Argentina di Copa America. Messi juga kemudian sempat absen karena cedera tulang dan belakangan ada masalah hamstring serta lutut yang membuat Messi diistirahatkan dalam beberapa pertandingan terakhir PSG.
Direktur Olahraga PSG, Leonardo, berang karena timnas Argentina kemudian memanggil Messi ke dalam skuad untuk kualifikasi Piala Dunia. Padahal pemain 34 tahun itu sedang menjalani masa pemulihan.
Tak tanggung-tanggung, pelatih Lionel Scaloni berharap bisa memainkan Messi dalam laga melawan Uruguay dan Brasil pada akhir pekan ini dan minggu depan.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Situasi panas antara timnas dan klub tidak sampai terjadi dalam kasus Egy yang menjadi andalan di FK Senica dan Timnas Indonesia.
Egy yang baru bergabung ke FK Senica setelah pekan kelima Liga Slovakia, pelan tapi pasti mencuri perhatian dan kini menjadi salah satu pilar tim berjuluk Zahoraci.
Berawal dari pemain cadangan, Egy sudah mengoleksi empat kesempatan menjadi starter baik di Liga Slovakia maupun Piala Slovakia.
Aksi Egy membantu serangan terbukti dengan empat assist yang disumbangkan untuk rekan-rekan di FK Senica.
Sementara di sisi lain, Egy juga menjadi salah satu pemain yang dibutuhkan Shin Tae Yong di Timnas Indonesia.
Sebagai 'pemilik sah' Egy, Senica tak mau kehilangan Egy di luar jadwal resmi kegiatan internasional. Itulah alasan Senica tak memberi izin bagi Egy bermain di Kualifikasi Piala Asia U-23 saat Indonesia bertemu Australia.
Setelah melawan Taiwan di playoff Piala Asia 2023, Egy dipanggil kembali ke Slovakia. Sementara beberapa andalan Timnas Indonesia kembali berlaga di Tajikistan membela skuad Garuda Muda.
Pada jeda internasional di pertengahan November, Senica kembali memasang kuda-kuda hanya akan melepas Egy untuk kepentingan laga uji coba di dalam daftar kalender FIFA.
Merujuk pada agenda yang dikeluarkan Timnas Indonesia, maka Egy hanya akan bermain saat skuad Garuda bertemu Afghanistan dalam laga uji tanding, Selasa (16/11). Sementara untuk pertandingan uji coba melawan Myanmar (25/11) dan Piala AFF, PSSI masih dalam tahap lobi kepada FK Senica.
Selain duel timnas Argentina vs Paris Saint-Germain dalam memperebutkan jasa Lionel Messi, Timnas Indonesia juga sedang berupaya merayu FK Senica agar mau melepas Egy Maulana Vikri.
Messi dan Egy jadi objek rebutan. Dua pemain ini berada dalam posisi yang sama, tulang punggung kesebelasan.
Sejak gabung ke PSG, Messi diharapkan menjadi mesin gol dan roh permainan baru bagi Les Parisiens yang nafsu mengincar gelar Liga Champions.
Tetapi belum tuntas misi Messi tampil gemilang di PSG, ada keinginan pula dari timnas Argentina untuk menggunakan jasa La Pulga.
Messi yang menyandang status pemilik Ballon d'Or enam kali masih belum mampu menunjukkan taji di Liga Prancis.
Eks-andalan Barcelona itu sudah bermain lima kali di Ligue 1 dengan durasi main 325 menit, namun belum terlibat langsung dalam proses gol PSG. Tidak ada assist atau gol yang dibukukan Messi.
Sementara di Liga Champions, Messi punya koleksi tiga penampilan dan tiga caps.
PSG yang menggaji Messi di kisaran angka 650 ribu pounds per pekan tak mau membuang uang begitu saja tanpa mendapat jerih payah sepadan dari kapten timnas Argentina.
Bergabung ke PSG sejak Agustus 2021, Messi sudah lebih dari lima kali absen. Setelah diresmikan menjadi pemain PSG, Messi tak langsung bermain karena belum benar-benar bugar setelah membela Argentina di Copa America. Messi juga kemudian sempat absen karena cedera tulang dan belakangan ada masalah hamstring serta lutut yang membuat Messi diistirahatkan dalam beberapa pertandingan terakhir PSG.
Direktur Olahraga PSG, Leonardo, berang karena timnas Argentina kemudian memanggil Messi ke dalam skuad untuk kualifikasi Piala Dunia. Padahal pemain 34 tahun itu sedang menjalani masa pemulihan.
Tak tanggung-tanggung, pelatih Lionel Scaloni berharap bisa memainkan Messi dalam laga melawan Uruguay dan Brasil pada akhir pekan ini dan minggu depan.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Situasi FK Senica dan PSSI Tak Sepanas PSG vs Argentina
Egy meretas impian berkarier di Eropa bersama FK Senica. (Dok. FK Senica)
Situasi panas antara timnas dan klub tidak sampai terjadi dalam kasus Egy yang menjadi andalan di FK Senica dan Timnas Indonesia.
Egy yang baru bergabung ke FK Senica setelah pekan kelima Liga Slovakia, pelan tapi pasti mencuri perhatian dan kini menjadi salah satu pilar tim berjuluk Zahoraci.
Berawal dari pemain cadangan, Egy sudah mengoleksi empat kesempatan menjadi starter baik di Liga Slovakia maupun Piala Slovakia.
Aksi Egy membantu serangan terbukti dengan empat assist yang disumbangkan untuk rekan-rekan di FK Senica.
Sementara di sisi lain, Egy juga menjadi salah satu pemain yang dibutuhkan Shin Tae Yong di Timnas Indonesia.
Sebagai 'pemilik sah' Egy, Senica tak mau kehilangan Egy di luar jadwal resmi kegiatan internasional. Itulah alasan Senica tak memberi izin bagi Egy bermain di Kualifikasi Piala Asia U-23 saat Indonesia bertemu Australia.
Setelah melawan Taiwan di playoff Piala Asia 2023, Egy dipanggil kembali ke Slovakia. Sementara beberapa andalan Timnas Indonesia kembali berlaga di Tajikistan membela skuad Garuda Muda.
Pada jeda internasional di pertengahan November, Senica kembali memasang kuda-kuda hanya akan melepas Egy untuk kepentingan laga uji coba di dalam daftar kalender FIFA.
Merujuk pada agenda yang dikeluarkan Timnas Indonesia, maka Egy hanya akan bermain saat skuad Garuda bertemu Afghanistan dalam laga uji tanding, Selasa (16/11). Sementara untuk pertandingan uji coba melawan Myanmar (25/11) dan Piala AFF, PSSI masih dalam tahap lobi kepada FK Senica.