Kasus Dokter Gadungan PSS Wajib Diproses Hukum

CNN Indonesia
Jumat, 03 Dec 2021 20:15 WIB
Proses hukum kepada mantan dokter tim PSS Sleman, Elwizan Aminudin yang dipastikan sebagai dokter gadungan disebut harus dilanjutkan agar memberi efek jera. Ilustrasi dokter. (Pixabay/DarkoStojanovic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan dokter Timnas Indonesia, dr Alfan Nur Asyhar mengungkapkan proses hukum kepada Elwizan Aminudin terkait kasus dokter gadungan harus dilanjutkan.

Menurut Alfan langkah itu mesti dilakukan untuk memberikan efek jera. Terlebih, banyak pihak yang telah dirugikan dengan kebohongan yang dilakukan oleh Amin.

Amin mengaku sebagai lulusan Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Syiahkuala, Banda Aceh pada 2006. Setelah itu, Amin terjun ke sepak bola dan sudah lebih dari satu dekade jadi dokter tim di level klub hingga Timnas Indonesia kelompok umur.


"Proses hukum saya rasa harus dilanjutkan sebagai efek jera dan jangan sampai terulang oleh oknum siapapun," ucap Alfan melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia pada Jumat (3/12) sore WIB.

Alfan yang juga menjabat sebagai Wakil Satgas Covid-19 PT LIB mengaku banyak keluhan yang datang soal Amin dari pihak yang pernah bekerja sama dengan mantan dokter tim PSS Sleman tersebut.

Hal itu diketahui Alfan setelah mencari tahu kepada rekan seprofesi terkait sepak terjang Elwizan yang disebut sebagai dokter gadungan.

Banner Testimoni

"Setelah saya kroscek dengan teman sejawat di beberapa klub yang pernah dr EA tangani ternyata banyak komplain dari pemain atau ofisial tentang penanganan medis, lebih mengarah ke malapraktik," ujar Alfan.

Sebelumnya PSS telah menginformasikan Amin resmi hengkang dari PSS terhitung 1 Desember. PT LIB juga sudah menyatakan bahwa ijazah kedokteran Amin tidak terdaftar.

Amin tercatat pernah bekerja di Tira Persikabo, Kalteng Putra, Bali United, hingga Timnas Indonesia U-16 dan U-19 pada 2014.

[Gambas:Video CNN]

(abd/jal)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER