Jakarta, CNN Indonesia -- Selain pemain-pemain berposisi bek hingga penyerang, terdapat pula beberapa nama kiper dengan garis keturunan Indonesia yang bermain di luar negeri. Berikut lima kiper keturunan Indonesia di luar negeri.
Penjaga gawang keturunan Indonesia yang bermain tergolong cukup langka. Hal ini tak terlepas dari fungsi kiper yang unik dan terbatas dalam sebuah laga sepak bola.
Dalam kurun kurang dari 24 jam terakhir perihal kiper keturunan Indonesia yang berniat membela skuad Merah Putih menjadi salah satu berita yang mendapat perhatian fan sepak bola di Tanah Air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika benar ada kiper keturunan yang bermain di luar negeri berniat menjadi penggawa Timnas Indonesia, maka dipastikan persaingan menjadi penjaga gawang skuad Garuda kian sengit karena potensi-potensi pemain di bawah mistar yang ada di dalam negeri pun juga sudah membuktikan kemampuan.
Berikut beberapa nama kiper keturunan Indonesia yang bermain di luar negeri:
1. Cyrus Margono
Nama yang satu ini sebenarnya sempat muncul sejak beberapa tahun lalu, namun nama Margono kembali tenar setelah pemain 20 tahun itu memberikan sinyal akan bergabung ke Timnas Indonesia melalui unggahan di Instagram pada Selasa (1/1) dini hari.
Margono yang lahir di Amerika Serikat memiliki darah Indonesia dari sang ayah. Sementara sang ibu berasal dari Iran.
Saat ini Margono terdaftar di klub tenar Yunani, Panathinaikos, dan menghuni tim B kesebelasan tersebut.
2. Emilio Audero Mulyadi
Pernah menjadi bagian Juventus, Mulyadi kini menempati posisi kiper utama di Sampdoria. Mulyadi pernah digembar-gemborkan menjadi penghuni Timnas Indonesia.
Yang jelas pemain kelahiran Mataram 25 tahun lalu tersebut sudah memiliki caps di timnas Italia di kelompok usia 15 hingga 21 tahun.
Mulyadi memiliki keturunan Indonesia dari sang ayah. Sedangkan darah Italia dari sang ibu membuatnya punya kans membela Gli Azzurri.
Peluang berjaya di pentas dunia lebih terbuka jika Mulyadi bergabung dengan timnas Italia, itu pula alasan yang sempat diutarakan beberapa waktu lalu ketika dikaitkan dengan Timnas Indonesia.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Dari Jerman hingga ke Jepang
Foto: Tangkapan Layar Instagram/@cmargono
3. Daniel Klein
Dari Jerman terdapat nama Daniel Klein. Disebut terlahir dari ibu asal Bali, Klein kini memperkuat klub Augsburg.
Masih berusia 20, Klein punya rekam jejak apik di level junior bersama Timnas Jerman. Sama seperti Mulyadi, Klein juga menjadi langganan di timnas kelompok usia 15 hingga 19.
Impian Klein bersama timnas Jerman pun membuat peluang eks pemain Hoffenheim itu tipis membela Timnas Indonesia.
4. Dayen Gentenaar
Pemain yang kini bermain di Amsterdamsche FC, klub di level ketiga kompetisi sepak bola Belanda, punya garis keturunan Indonesia dari sang kakek.
Ayah dari Dayen, Dennis Gentenaar, adalah seorang kiper yang pernah bermain bersama Stefano Lilipaly di klub Almere City FC.
Dayen pernah pula mendapat kesempatan bermain di klub Uni Emirat Arab, Al Wahda.
5. Ryu Nugraha
Tidak seperti empat nama sebelumnya yang berkarier di Eropa, Nugraha saat ini memperkuat klub AC Nagano di Jepang. AC Nagano adalah salah satu kontestan J3 atau kompetisi level ketiga dalam piramida sepak bola Jepang.
Nugraha kembali ke Nagano setelah sempat dipinjamkan ke klub Fukui yang ada di level kelima liga Jepang.
Nugraha memiliki darah Indonesia dari sang ayah. Pemain 21 tahun itu memegang paspor Indonesia, namun terhitung sebagai pemain lokal karena regulasi liga Jepang yang menerapkan nation partners termasuk untuk Indonesia.
[Gambas:Video CNN]