Tradisi Baru PBSI Sambut Debutan Pelatnas Cipayung
CNN Indonesia
Sabtu, 05 Feb 2022 18:44 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Kevin Sanjaya saat menjalani vaksinasi booster di pelatnas Cipayung. (Arsip PBSI)
Dalam acara tersebut, PBSI juga mulai melakukan sosialisasi kepada pemain anyar tentang rapor performa selama menghuni pelatnas. Masing-masing atlet mempunyai catatan yang berisi mulai dari catatan medis, tes psikologi, tes fisik, gizi, serta kemajuan selama berlatih.
"Semua catatan medis, hasil tes psikologi, fisik, gizi, dan progres selama berlatih akan terdata dan dicantumkan dalam rapor. Nantinya, tiap bulan akan dievaluasi. Ini dengan harapan setiap ada kekurangan biar cepat bisa diperbaiki," tambah Alex.
Meski begitu, lanjut Alex, para atlet jangan terbebani dengan program yang sudah ditetapkan. Menurutnya, hal terpenting para pemain harus memiliki semangat tinggi saat berlatih, disiplin, menjaga kesehatan, dan patuh dengan arahan pelatih.
"Maklum, kalian adalah calon-calon juara yang kelak akan mengibarkan Merah-Putih. Berikan prestasi terbaik yang bisa membanggakan bagi pelatih yang dulu, pelatih yang sekarang, orangtua, klub, Indonesia, dan juga PBSI," pesan Alex kepada atlet baru Pelatnas.
"Yang senior wajib membantu juniornya. Semua yang ada di Pelatnas Cipayung ini mari berjuang bersama-sama. Kita ini keluarga besar yang wajib saling mendukung dan membantu," ujarnya.
Hal senada disampaikan Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky. Pihaknya dan jajaran pelatih siap untuk membantu dan mendukung pemain muda untuk berlatih di pelatnas demi meraih prestasi terbaik.
"Kalau ingin rapornya bagus, para pemain baru harus disiplin. Yang junior harus cepat beradaptasi dan yang senior bisa membantu dan memberi contoh yang baik bagi juniornya," tegas Rionny.
(ikh/rhr)
Jakarta, CNN Indonesia --
Tradisi baru dilakukan Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) untuk menyambut debutan Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta.
Pengurus federasi mengadakan acara khusus untuk penggawa anyar Pelatnas yang baru bergabung. Meski acara diadakan secara tatap muka, PBSI mengklaim agenda itu sudah memenuhi protokol kesehatan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, induk organisasi bulutangkis Indonesia tersebut kini menggelar acara untuk menyambut para pemain baru yang mulai awal Februari ini bergabung dan menghuni Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur.
Acara itu berlangsung di Ruang Serbaguna Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (4/2) sore.
Selain menyambut pemain baru, terdapat pula acara penyerahan sertifikat kepada pelatih Pelatnas yang usai mengikuti kursus Level 1 dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).
"Acara ini kita gelar untuk menyambut dan sebagai bentuk rasa hormat PP PBSI kepada para atlet baru yang bergabung ke Pelatnas Cipayung. Acara ini juga sekaligus untuk menghargai para juara yang dipanggil kembali masuk ke pelatnas," kata Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta dalam keterangan resminya.
Menurut Alex, pihaknya meminta agar para atlet yang baru bergabung dapat bekerjasama dengan para pelatih dan pengurus PBSI.
Lewat kolaborasi yang baik, diharapkan pemain bisa fokus dan bersemangat berlatih demi mengejar prestasi dunia, seperti yang selama ini telah diukir para senior dengan menggondol medali emas Olimpiade Tokyo atau memboyong Piala Thomas, serta gelar-gelar bergengsi lainnya.
"Saya ingatkan, bergabung di pelatnas ini baru merupakan langkah awal. Pemain baru harus bekerja keras dan bersemangat setiap berlatih. Saya pun meminta agar atlet muda ini bisa mencontoh perjuangan para pemain senior seperti Greysia/Apriyani, Jonatan, Ginting, Kevin, dan lain-lain, yang sudah mengharumkan nama Indonesia," ujar Alex.
Bersambung ke halaman berikutnya...
PBSI Sosialiasi soal Rapor Pemain di Pelatnas
Kevin Sanjaya saat menjalani vaksinasi booster di pelatnas Cipayung. (Arsip PBSI)
Dalam acara tersebut, PBSI juga mulai melakukan sosialisasi kepada pemain anyar tentang rapor performa selama menghuni pelatnas. Masing-masing atlet mempunyai catatan yang berisi mulai dari catatan medis, tes psikologi, tes fisik, gizi, serta kemajuan selama berlatih.
"Semua catatan medis, hasil tes psikologi, fisik, gizi, dan progres selama berlatih akan terdata dan dicantumkan dalam rapor. Nantinya, tiap bulan akan dievaluasi. Ini dengan harapan setiap ada kekurangan biar cepat bisa diperbaiki," tambah Alex.
Meski begitu, lanjut Alex, para atlet jangan terbebani dengan program yang sudah ditetapkan. Menurutnya, hal terpenting para pemain harus memiliki semangat tinggi saat berlatih, disiplin, menjaga kesehatan, dan patuh dengan arahan pelatih.
"Maklum, kalian adalah calon-calon juara yang kelak akan mengibarkan Merah-Putih. Berikan prestasi terbaik yang bisa membanggakan bagi pelatih yang dulu, pelatih yang sekarang, orangtua, klub, Indonesia, dan juga PBSI," pesan Alex kepada atlet baru Pelatnas.
"Yang senior wajib membantu juniornya. Semua yang ada di Pelatnas Cipayung ini mari berjuang bersama-sama. Kita ini keluarga besar yang wajib saling mendukung dan membantu," ujarnya.
Hal senada disampaikan Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky. Pihaknya dan jajaran pelatih siap untuk membantu dan mendukung pemain muda untuk berlatih di pelatnas demi meraih prestasi terbaik.
"Kalau ingin rapornya bagus, para pemain baru harus disiplin. Yang junior harus cepat beradaptasi dan yang senior bisa membantu dan memberi contoh yang baik bagi juniornya," tegas Rionny.