Marc Marquez sudah dua tahun terakhir gagal jadi juara dunia MotoGP. (REUTERS/MATTHIAS RIETSCHEL)
Jakarta, CNN Indonesia --
Marc Marquez antusias menyambut tes MotoGP Mandalika. Selain menjajal sirkuit baru, tes terakhir ini bisa menjadi ukuran kesiapan sebelum tampil di MotoGP 2022.
Marquez sudah memulai masa persiapan itu saat berlangsungnya tes MotoGP di Sepang. Catatan waktu Marquez juga menunjukkan peningkatan.
Ia mengukir catatan waktu 1 menit 59,287 detik saat melahap satu putaran Sirkuit Sepang di hari pertama. Di hari berikutnya, Marquez menorehkan waktu 1 menit 58,332 detik.
Progres itu memperlihatkan kesiapan Marquez untuk bertarung dengan para pembalap yang lebih muda sejak seri perdana di MotoGP Qatar, 6 Maret mendatang.
Antusiasme Marquez itu juga dikorelasikan dengan harapan The Baby Alien. Harapan untuk bisa menjalani musim yang mulus. Bebas dari cedera.
Cedera memang risiko dari pembalap yang memacu motor dengan kecepatan tinggi di lintasan. Namun, dalam kasus Marquez, cedera yang dialami pengoleksi 8 gelar juara dunia itu terlampau menyiksa.
Marc Marquez lebih banyak absen ketimbang balapan dalam dua musim terakhir di MotoGP. (Dorna Sports)
Di MotoGP 2020, musim Marquez berakhir prematur. Kecelakaan di MotoGP Spanyol membuatnya absen sembilan bulan karena mengalami cedera tulang humerus.
Cedera itu membuat persiapannya menatap MotoGP 2021 jauh dari ideal. Marquez absen saat pramusim dan baru comeback saat seri ketiga di MotoGP Portugal.
MotoGP 2021 juga tak tuntas ia jalani. Juara enam kali kelas MotoGP itu absen di dua seri tersisa karena cedera mata usai kecelakaan di latihan awal November 2021.
Marquez harus puas menuntaskan MotoGP 2021 dengan finis ketujuh di klasemen pembalap. Hal itu juga berarti Marquez kembali puasa gelar seperti di MotoGP 2020.
Alhasil, asa Marquez meraih gelar juara dunia kesembilan dan sejajar dengan Valentino Rossi mesti tertunda. Rekor yang sangat ingin ia samai dan ambisi untuk juara di MotoGP 2022 pun telah diapungkan Ant of Cervera, julukan lain dari Marquez.
Bukan perkara yang mudah mewujudkan target itu karena persaingan di MotoGP semakin sengit. Juara dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia, hingga Joan Mir tentu akan berupaya sekuat tenaga meredam mimpi Marquez.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Namun target sudah dipatok. Marquez ingin merebut kembali takhta sebagai raja MotoGP yang sudah dua tahun hilang karena beragam faktor non teknis.
"Tujuan saya tahun ini adalah untuk mencoba dan berjuang demi gelar juara. Tahun lalu adalah situasi yang spesial, tahun ini situasi juga menjadi sangat kritis saat musim dingin," ujarnya saat peluncuran motor Honda.
"Tetapi beruntung, seseorang, dokter, semua membantu saya bisa ada di tes pertama dan itu adalah kejutan besar."
Berada di Mandalika juga bagus buat Marquez. Pembalap yang identik dengan nomor 93 itu bisa bersantai sejenak untuk menenangkan pikiran setelah dua tahun yang tidak mudah.
Marquez setidaknya bisa melupakan masa-masa paling sulit dalam kariernya tersebut. Dengan 'berlibur' selama tiga hari di Mandalika, Marquez bisa mengembalikan fokus untuk sepenuhnya berjuang di lintasan.
Fabio Quartararo patut mewaspadai sepak terjang Marc Marquez. (Dorna Sports)
Dengan begitu, Marquez bisa dalam kondisi prima saat tes MotoGP Mandalika pada Jumat (11/2) sampai Minggu (13/2). Baik Marquez dan Honda tentu punya target untuk semakin menyempurnakan setelan motor untuk menghadapi 21 seri MotoGP 2022.
Satu yang pasti Marquez tetap pembalap yang berbahaya meski terus diterpa cedera selama dua tahun terakhir. Mental, agresivitas, dan keberanian mengambil risiko The Baby Alien tak perlu diragukan.
Hal itu telah dibuktikannya dengan tiga kali juara seri dan total empat kali naik podium di MotoGP 2021. Torehan itu seolah menegaskan kondisinya yang belum seratus persen bukan halangan untuk bersaing di jalur juara.
Oleh karena itu, mari berharap Marquez tak lagi ditimpa kesialan-kesialan lain sehingga harus menepi lama dari lintasan di MotoGP 2022. Jika cedera matanya benar-benar pulih dan didukung paket motor yang impresif maka Marquez akan jadi ancaman buat pembalap manapun.
Satu yang pasti Marquez tak akan sedominan sebelum ia diterpa beragam cedera. Namun hal itu tetap membuat pembalap seperti Quartararo dan Bagnaia patut waspada.
Marc Marquez antusias menyambut tes MotoGP Mandalika. Selain menjajal sirkuit baru, tes terakhir ini bisa menjadi ukuran kesiapan sebelum tampil di MotoGP 2022.
Marquez sudah memulai masa persiapan itu saat berlangsungnya tes MotoGP di Sepang. Catatan waktu Marquez juga menunjukkan peningkatan.
Ia mengukir catatan waktu 1 menit 59,287 detik saat melahap satu putaran Sirkuit Sepang di hari pertama. Di hari berikutnya, Marquez menorehkan waktu 1 menit 58,332 detik.
Progres itu memperlihatkan kesiapan Marquez untuk bertarung dengan para pembalap yang lebih muda sejak seri perdana di MotoGP Qatar, 6 Maret mendatang.
Antusiasme Marquez itu juga dikorelasikan dengan harapan The Baby Alien. Harapan untuk bisa menjalani musim yang mulus. Bebas dari cedera.
Cedera memang risiko dari pembalap yang memacu motor dengan kecepatan tinggi di lintasan. Namun, dalam kasus Marquez, cedera yang dialami pengoleksi 8 gelar juara dunia itu terlampau menyiksa.
Marc Marquez lebih banyak absen ketimbang balapan dalam dua musim terakhir di MotoGP. (Dorna Sports)
Di MotoGP 2020, musim Marquez berakhir prematur. Kecelakaan di MotoGP Spanyol membuatnya absen sembilan bulan karena mengalami cedera tulang humerus.
Cedera itu membuat persiapannya menatap MotoGP 2021 jauh dari ideal. Marquez absen saat pramusim dan baru comeback saat seri ketiga di MotoGP Portugal.
MotoGP 2021 juga tak tuntas ia jalani. Juara enam kali kelas MotoGP itu absen di dua seri tersisa karena cedera mata usai kecelakaan di latihan awal November 2021.
Marquez harus puas menuntaskan MotoGP 2021 dengan finis ketujuh di klasemen pembalap. Hal itu juga berarti Marquez kembali puasa gelar seperti di MotoGP 2020.
Alhasil, asa Marquez meraih gelar juara dunia kesembilan dan sejajar dengan Valentino Rossi mesti tertunda. Rekor yang sangat ingin ia samai dan ambisi untuk juara di MotoGP 2022 pun telah diapungkan Ant of Cervera, julukan lain dari Marquez.
Bukan perkara yang mudah mewujudkan target itu karena persaingan di MotoGP semakin sengit. Juara dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia, hingga Joan Mir tentu akan berupaya sekuat tenaga meredam mimpi Marquez.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Mandalika Bagus Buat Marquez
Marc Marquez bakal menyamai torehan gelar Valentino Rossi andai juara MotoGP musim ini. (AP/Shizuo Kambayashi)
Namun target sudah dipatok. Marquez ingin merebut kembali takhta sebagai raja MotoGP yang sudah dua tahun hilang karena beragam faktor non teknis.
"Tujuan saya tahun ini adalah untuk mencoba dan berjuang demi gelar juara. Tahun lalu adalah situasi yang spesial, tahun ini situasi juga menjadi sangat kritis saat musim dingin," ujarnya saat peluncuran motor Honda.
"Tetapi beruntung, seseorang, dokter, semua membantu saya bisa ada di tes pertama dan itu adalah kejutan besar."
Berada di Mandalika juga bagus buat Marquez. Pembalap yang identik dengan nomor 93 itu bisa bersantai sejenak untuk menenangkan pikiran setelah dua tahun yang tidak mudah.
Marquez setidaknya bisa melupakan masa-masa paling sulit dalam kariernya tersebut. Dengan 'berlibur' selama tiga hari di Mandalika, Marquez bisa mengembalikan fokus untuk sepenuhnya berjuang di lintasan.
Fabio Quartararo patut mewaspadai sepak terjang Marc Marquez. (Dorna Sports)
Dengan begitu, Marquez bisa dalam kondisi prima saat tes MotoGP Mandalika pada Jumat (11/2) sampai Minggu (13/2). Baik Marquez dan Honda tentu punya target untuk semakin menyempurnakan setelan motor untuk menghadapi 21 seri MotoGP 2022.
Satu yang pasti Marquez tetap pembalap yang berbahaya meski terus diterpa cedera selama dua tahun terakhir. Mental, agresivitas, dan keberanian mengambil risiko The Baby Alien tak perlu diragukan.
Hal itu telah dibuktikannya dengan tiga kali juara seri dan total empat kali naik podium di MotoGP 2021. Torehan itu seolah menegaskan kondisinya yang belum seratus persen bukan halangan untuk bersaing di jalur juara.
Oleh karena itu, mari berharap Marquez tak lagi ditimpa kesialan-kesialan lain sehingga harus menepi lama dari lintasan di MotoGP 2022. Jika cedera matanya benar-benar pulih dan didukung paket motor yang impresif maka Marquez akan jadi ancaman buat pembalap manapun.
Satu yang pasti Marquez tak akan sedominan sebelum ia diterpa beragam cedera. Namun hal itu tetap membuat pembalap seperti Quartararo dan Bagnaia patut waspada.