Bendera Merah Putih Akhirnya Berkibar Usai Indonesia Juara BATC

CNN Indonesia
Minggu, 20 Feb 2022 12:46 WIB
Bendera Merah Putih akhirnya kembali berkibar di pentas internasional setelah tim putri Indonesia menjadi juara BATC 2022. Gregoria Mariska bawa Indonesia unggul atas Korsel di final BATC. (Arsip PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bendera Merah Putih akhirnya kembali berkibar di pentas internasional setelah tim putri Indonesia menang 3-1 atas Korea Selatan dalam final Badminton Asia Team Championship (BATC 2022) di Setia City, Minggu (20/2).

Tim putri Indonesia mempertahankan gelar juara BATC dengan kemenangan . Gregoria Mariska Tunjung membuka kemenangan Tim Merah Putih atas Negeri Ginseng dengan kemenangan mudah 21-9, 21-10.

Hasrat Indonesia unggul 2-0 gagal setelah pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi kalah 1-2 lewat permainan rubber dari Baek Ha Na/Seong Seuung Yeon.

Nomor tunggal jadi andalan Indonesia meraih poin atas Korea Selatan. Kali ini giliran Putri Kusuma Wardani yang mengantar Indonesia unggul 2-1 atas Korsel usai menang 21-10, 21-18 atas Lee Se Yeon.

Indonesia memastikan gelar juara kategori putri setelah pasangan Nita Violina Marwah/Lanny Tria Mayasari menang 23-21, 21-11 atas Kim Min Ji Park Min Jeong pada partai keempat.

Kemenangan itu membuat bendera Merah Putih Indonesia kembali berkibar di pentas internasional. Kondisi tersebut lantaran Indonesia terbebas dari sanksi Badan Antidoping Dunia (WADA), awal Februari.

Putri Kusuma WardaniPutri Kusuma Wardani sumbang poin bagi Indonesia di final BATC 2022. (Arsip PBSI)

Bendera Merah Putih Indonesia kembali berkibar di di Setia City Convention Centre saat Indonesia Raya berkumandang dalam upacara penyerahan medali.

Usai Indonesia Raya berkumandang dan pengibaran bendera, Gregoria Mariska yang menjadi kapten tim mengambil trofi untuk diserahkan kepada pemain lain.

Indonesia mendapat hukuman dari WADA karena dianggap tidak patuh pada program doping dan pelanggaran administrasi pada Oktober 2021.

[Gambas:Video CNN]

Hukuman yang diterima Indonesia tidak saja berupa larangan mengibarkan bendera Merah Putih saat juara, tetapi juga tidak bisa menggelar turnamen besar lain.

Selama lima bulan Indonesia melalui IOC dan Kemenpora dengan membentuk satuan tugas guna menuntaskan masalah antidoping ini. Pada awal Februari, WADA membebaskan Indonesia dari hukuman tersebut.

(sry/har)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER