Selain ASN, Santri di NTB Dikerahkan Tonton MotoGP Mandalika

jun | CNN Indonesia
Rabu, 02 Mar 2022 15:31 WIB
Pemerintah Provinsi Nusa. Tenggara Barat (NTB) mengerahkan ASN hingga santri untuk membeli tiket MotoGP Mandalika 2022 ASN dan santri didorong untuk menyaksikan MotoGP Mandalika 2022. (ANTARA/ANDIKA WAHYU)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan sederet rencana untuk memeriahkan MotoGP Mandalika 2022. Sejumlah instansi, termasuk ASN dan santri didorong ikut terlibat.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi mengungkapkan, ASN di NTB wajib menyaksikan balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.

"Dari Pemerintah Provinsi NTB kepada ASN-nya diwajibkan untuk menyaksikan (MotoGP). Di mana ASN provinsi 4.000 tiket, kemudian untuk ASN se-kabupaten kota se-NTB sebanyak 16 ribu tiket," kata Lalu dalam konferensi pers.

Tak hanya ASN, Pemprov NTB juga akan menyasar belasan ribu target penonton yang akan menjadi target penjualan tiket MotoGP, termasuk para santri.

"Kami terus berkoordinasi, bagaimana masyarakat bisa difasilitasi untuk pembelian tiket, demikian juga para pelajar mahasiswa guru-guru kami akan minta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk konsolidasi penjualan tiket ini. Kementerian Agama juga, untuk ustaz dan santri, sehingga mudah-mudahan 1% ini laku terjual," kata dia.

Diketahui, penjualan tiket MotoGP baru mencapai 21 ribu lembar. Padahal, pihaknya telah menyediakan tiket sebanyak 63 ribu untuk mengakomodir pecinta balapan berkelas dunia tersebut.

"Per 20 Februari 2022, sebanyak 21.530 tiket dari prediksi tiket yang dijual adalah 63 ribu. Angka penjualan tiket yang masih belum menggembirakan ini ada beberapa faktor," katanya.

Pemprov juga memberikan potongan harga khusus hingga 10 persen bagi masyarakat dengan KTP NTB yang ingin menyaksikan MotoGP di Mandalika.

Banner live streaming MotoGP 2022

"Kami sudah bersurat dengan perangkat daerah agar datang ke MotoGP dan kemudian memberikan harga khusus bagi masyarakat dengan KTP NTB yakni potongan 10 persen. Bila perlu tanggal 18-21 Maret akan kami jadikan hari libur, sehingga target 1 persen penduduk Lombok menyaksikan MotoGP bisa terpenuhi sebaik-baiknya," katanya.

Ia berharap dengan strategi penjualan tiket melalui pegawai instansi pemerintah di daerah dapat meningkatkan jumlah penjualan tiket hingga hari penyelenggaraan yakni 18-20 Maret 2022.

[Gambas:Video CNN]

(jun/sry)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER