Jakarta, CNN Indonesia -- Jack Miller membagikan cerita mengenai Ducati yang kini mampu bersaing dengan pabrikan lain dalam kompetisi di MotoGP hingga perihal makanan Indonesia. Berikut wawancara eksklusif CNNIndonesia.com dan Jack Miller di sela MotoGP Mandalika.
Pembalap asal Australia itu membeberkan apa yang terjadi di dapur Ducati sehingga mampu bersaing dengan Honda dan Yamaha dalam persaingan MotoGP.
Selain membahas masalah motor yang kian kencang, Miller juga menjabarkan poin-poin plus Sirkuit Mandalika yang baru saja menggelar balapan MotoGP Mandalika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makanan dan suporter Indonesia tak lepas dari pantauan Miller selama mengunjungi Lombok beberapa waktu lalu.
Berikut wawancara CNNIndonesia.com dengan Jack Miller di sela MotoGP Mandalika:
Menurut prediksi Anda, akan jadi seperti apa Motogp 2022?
Akan berjalan sibuk, sangat sibuk. Musim akan berjalan panjang, ada 21 balapan tahun ini. Kami akan sangat sibuk tapi saya sangat antusias setelah kami menjalani seri pertama [MotoGP Qatar]. Kami akan menjalani jadwal yang padat untuk mencoba bangkit.
[Gambas:Video CNN]
Apa target Anda tahun ini?
Sama seperti pembalap lain, saya ingin menjadi juara dunia. Saat ini peluang masih sangat terbuka. Saya akan berusaha maksimal untuk meraih tujuan saya.
Ducati jadi sepeda motor kompetitif sekarang, apa rahasianya?
Rahasianya adalah bertahun-tahun bekerja keras dari seluruh teknisi dan pembalap. Saya di Ducati sudah 5 tahun dan saya sangat-sangat sibuk untuk bekerja.
Kontrak Anda di Ducati akan berakhir tahun ini, apa yang ingin Anda sampaikan?
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Selama 5 atau 6 tahun saya di sini dan tiap tahun kontrak saya durasinya selalu satu tahun. Itu jadi hal yang biasa untuk saya. Saya masih menunggu jika ada kabar di email.
Apa pendapat Anda soal Sirkuit Mandalika?
Fantastis. Desainnya sangat menyenangkan dibandingkan trek lain, sangat menyegarkan. Pemandangannya indah untuk sirkuit di Lombok. Treknya masih ada di tahap awal, kami sudah merasakannya di tes [Februari]. Saya memuji seluruh pekerjaan mereka dari tes sampai sekarang. Saya sangat senang bisa balapan di sini.
[Sebelum balapan] saya sempat berlari-lari di sirkuit, sangat bersih. Mereka melakukan pekerjaan yang hebat ketika mengaspal ulang treknya. Sangat berbeda situasinya dibandingkan tes.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Miller Tak Terkendala Cuaca Panas dan Lembap di Mandalika
Jack Miller sudah terbiasa dengan cuaca seperti di Lombok. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Apakah cuaca panas dan lembap menyulitkan Anda di Mandalika?
Tidak, cuacanya tidak begitu buruk karena saya sudah terbiasa dengan panas. Tentunya ada banyak sirkuit dengan kondisi seperti ini. Contohnya Malaysia, Thailand, dan di sini sangat lembap.
Memang tantangannya kami sudah tidak pernah membalap di sirkuit seperti ini, terakhir kalau tidak salah 2019. Saya bisa bilang MotoGP mandalika menjadi balapan pertama dengan kelembaban tinggi, dan ini menjadi balapan tropis pertama juga.
Apa kelebihan atau kekurangan Sirkuit Mandalika dibandingkan sirkuit lain?
Tidak ada kekurangan, hanya ada kelebihan. Lokasinya sangat fantastis, dekat pantai. Jadi ini menjadi bukti bahwa Indonesia adalah negara yang indah. Ini menjadi lokasi yang sangat indah sebagai trek.
Sudah mencoba makanan Indonesia selama berada di Lombok?
Belum, katanya pedas, tapi saya kebetulan memang belum sempat keluar untuk mencoba hal-hal seperti itu. Sederhana saja karena covid. Kami harus sangat berhati-hati karena saya sudah pernah tertular covid satu kali tahun ini.
Dengan jadwal yang padat, seri balap yang banyak, kami tidak boleh kelewatan balapan. Jadi saya sebisa mungkin berada di hotel. Tapi sebenarnya saya ingin keluar ketika melihat teman-teman jalan-jalan. Kelihatannya seru karena itu saya sangat iri.
Apa pendapat Anda mengenai kegilaan fan di Indonesia?
Menakjubkan, mereka berada di level yang berbeda [dibandingkan fans negara lain]. Saya sudah melihat keramaian ketika saya baru sampai di bandara. Rasanya sangat tersanjung melihat betapa bersemangatnya mereka untuk MotoGP.
Ketika kami belum balapan juga sudah banyak orang yang berkumpul. Saya pernah melihat keramaian seperti ini [di negara lain] tapi tidak sama semangatnya seperti di sini.
Kegilaan fan seperti apa yang pernah Anda lihat di sini?
Saya belum sempat karena belum banyak melihat-lihat. kita harus melihatnya di akhir balapan supaya saya juga bisa melihat.
[Gambas:Video CNN]