Sistem Poin Formula E, Serupa tapi Tak Sama dengan F1

CNN Indonesia
Senin, 30 Mei 2022 04:44 WIB
Berikut penjelasan mengenai sistem poin di Formula E yang memiliki kemiripan dengan Formula 1. Sistem poin balapan Formula E mirip dengan F1. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Formula E seri Indonesia akan berlangsung di Jakarta pada Sabtu (4/6) mendatang. Berikut ini adalah sistem perolehan poin balapan mobil listrik tersebut.

Dalam setiap serinya, hanya 10 pembalap tercepat yang berhak mengoleksi poin. Rinciannya, 25 poin untuk juara, 18 poin untuk runner up, dan 15 poin untuk yang bisa finis ketiga. Sisanya berurutan dari 12, 10, 8, 6, 4, 2, dan 1.

Selain itu para pembalap bisa mendapat tambahan tiga poin jika berhasil menempati pole position dalam sebuah seri. Yang dimaksud dengan pole position adalah posisi terdepan ketika hendak memulai balapan. Hanya pembalap dengan posisi pertama berhak atas tiga poin.


Ada pula tambahan satu poin bagi pembalap yang bisa membuat catatan waktu paling cepat dalam satu lap. Syaratnya pembalap tersebut harus berada di klasemen 10 besar seri suatu balapan. Jika tidak, maka bonus satu poin itu akan hangus.

Poin Formula E akan menentukan klasemen pembalap dan tim. Pada akhir musim akan ditetapkan pembalap dan tim pemenang yang berhak menyandang gelar juara Formula E.

Penentuan tim juara dilakukan berdasarkan penjumlahan poin dari dua pembalap di dalam satu tim. Dalam formula E setiap tim mengirim dua wakilnya di setiap seri.

Hingga pertengahan musim ini Stoffel Vandoorne masih memimpin. Pembalap asal Belgia yang menjadi andalan Mercedes-EQ Formula E Team ini mengumpulkan 111 poin dari delapan seri balapan selama 2022.

Di posisi kedua adalah Edoardo Mortara asal Swiss yang mengabdi untuk tim ROKiT Venturi Racing dengan 99 poin. Lantas di posisi ketiga ada Jean-Eric Vergne asal Prancis di tim DS Techeetah dengan 95 poin.

Formula E seri Jakarta akan menjadi persaingan ketiganya dalam memantapkan posisi di papan atas. Pada saat yang sama pembalap lain seperti Mitch Evans, dan Robin Frijns masih berpotensi memanaskan persaingan menuju gelar juara.

[Gambas:Video CNN]

(nva/har)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER