Jakarta, CNN Indonesia -- Pekan kedua Liga 1 2022/2023 telah berlangsung dengan beberapa pemain muda tampil gemilang. Berikut lima pemain muda yang tampil impresif pada akhir pekan lalu.
Jika di pekan pembuka sebanyak 36 pemain muda dipercaya tampil, jumlahnya tak kalah pada pekan kedua. Bahkan pemain yang sebelumnya belum tampil, berusaha menggebrak begitu diberi menit bermain.
Kehadiran pemain-pemain muda ini membuat kompetisi semakin berwarna. Pasalnya mereka ini bukan hanya menjadi pelengkap tim, tetapi juga memberi dampak dalam permainan, termasuk hasil akhir pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut adalah lima pemain yang dinilai CNNIndonesia.com tampil impresif dan memberi dampak pada pakan pekan kedua Liga 1 2022/2023:
Frengky Deaner Missa
Pemain kelahiran Soe, Nusa Tenggara Timur, ini jadi pemain muda andalan Thomas Doll, pelatih Persija Jakarta. Ia tampil saat Persija kalah 0-1 dari Bali United. Ketika itu Frengky bisa melepaskan sejumlah peluang, namun terlihat grogi.
Pada laga kedua melawan Persis Solo, winger 18 tahun ini menjadi pahlawan kemenangan Macan Kemayoran. Ia melesakkan gol kedua Persija dalam laga yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (31/7).
Gol tersebut membuat Frengky menjadi pencetak gol termuda ketiga era Liga 1, setelah Marselino Ferdinan dan Gunansar Papua Mandowen. Dalam dua laga awal ini Frengky juga tampil penuh selama 90 menit.
Althaf Indie Alrizky
Tampil sebagai pemain pengganti saat Persis tandang ke markas Persija, Minggu (31/7), Althaf menandai debutnya di Liga 1 dengan gemilang. Meski Persis kalah, pemain 19 tahun tersebut menyumbang satu assist.
Dengan lari yang kencang dan akselerasi yang licin, Althaf melewati Hansamu Yama Pranta dan melepas umpan matang ke Samsul Arif. Setelah itu berkali-kali Althaf membuat lini belakang Persija kewalahan.
Sebelum ini Althaf sempat dipanggil Shin Tae Yong untuk seleksi Timnas Indonesia U-19 yang akan tampil di Piala AFF U-19 2022. Ketika itu nama anak asal Bekasi ini dicoret karena dinilai kurang matang.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Bintang Muda Unjuk Gigi di Kompetisi Lokal
M Riyandi sudah pernah tampil di Timnas Indonesia pada level kelompok umur. (CNNIndonesia.com/Arby Rahmat P)
Ananda Raehan Alif
Salah satu 'mutiara' yang kilaunya mulai terlihat adalah Ananda Raehan Alif. Gelandang PSM Makassar kelahiran 17 Desember 2003 ini tampil konsisten dalam dua pertandingan Liga 1 2022/2023.
Aksi-aksinya membuat lini tengah Bali United yang diisi pemain-pemain kaya pengalaman, tak terlalu berkembang. Hal sama diperlihatkan Ananda saat Juku Eja, julukan PSM, melawan PSS Sleman pada laga pembuka.
Sebelum tampil di Liga 1 2022/2023, Ananda terlebih dahulu tampil di Piala AFC 2022. Dari tiga pertandingan yang dilakoni PSM, pemain yang memulai kariernya di SSB Hasanuddin ini tampil sekali dan mengantar anak asuh Bernardo Tavares lolos ke babak berikutnya.
Robi Darwis
Sempat blunder pada laga pertama Liga 1 2022/2023, tetapi Robi tetap diberi kesempatan main oleh Robert Rene Alberts ada peka kedua. Pemain berposisi gelandang ini tampil elegan, meski minim pengalaman.
[Gambas:Photo CNN]
Secara permainan Persib tak kalah dari Madura United, tetapi lini pertahanan Maung Bandung loyo. Ini yang membuat lawan bisa mencetak tiga gol. Robi mengisi posisi gelandang bertahan yang ditinggalkan Rachmat Irianto.
Jika konsisten tampil dalam kompetisi, bukan tak mungkin pemain kelahiran Cianjur, 22 Agustus 2003 ini akan dipanggil Shin Tae Yong untuk Piala Dunia U-20 2023. Karenanya Robi harus terus berkembang.
Muhammad Riyandi
Namanya sudah tidak asing karena sudah malang melintang di kategori usia Timnas Indonesia. Namun, sinar Riyandi mulai berkurang setelah sempat mengalami cedera pada pengujung tahun musim lalu.
Musim ini Riyandi bergabung dengan Persis setelah lima musim membela Barito Putera. Aksi-aksinya saat Persis melawan Persija setidaknya menjadi ukuran bahwa namanya masih layak dipertimbangkan untuk Timnas.
Salah satu buktinya adalah tepisan refleknya atas tendangan keras terukur Muhammad Ferarri. Aksi-aksi pemain 22 tahun ini sekaligus pula membuat Persija tak bisa menang besar.
[Gambas:Video CNN]