Olimpiade Kenang Momen 2020 Bersama Greysia/Apriyani

CNN Indonesia
Selasa, 02 Agu 2022 03:42 WIB
Akun Instagram Olimpiade menampilkan momen satu tahun lalu ketika pesta olahraga dunia itu berlangsung dengan menampilkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih emas Olimpiade 2020. (REUTERS/LEONHARD FOEGER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Akun Instagram Olimpiade menampilkan momen satu tahun lalu ketika pesta olahraga dunia itu berlangsung di Jepang dengan menampilkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Olimpiade Tokyo 2020 yang sempat tertunda karena Covid-19 berlangsung sejak 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.

Pada awal Agustus tahun ini akun @Olympics menampilkan sebuah gambar karikatur peraih emas Olimpiade tahun lalu, termasuk Greysia/Apriyani.

Dalam gambar dengan tajuk 'Tokyo 2020 Reunion!' tersebut, terdapat penguasa podium Olimpiade seperti peraih emas maraton Eliud Kipchoge asal Kenya, serta dua atlet atletik nomor lompat tinggi putra, Mutaz Essa Barshim dan Gianmarco Tamberi yang kompak membagi emas.

Selain itu juga terdapat atlet selancar asal Brasil, Italo Ferreira, serta peraih emas angkat besi kelas 55 kg putri Hidilyn Diaz.

Dalam gambar tersebut terlihat pula Greysia/Apriyani yang sedang berpose mencium medali emas di atas podium dengan mengenakan jaket kontingen Indonesia yang berwarna putih.

[Gambas:Instagram]

Greysia/Apriyani menjadi satu-satunya peraih medali emas Indonesia di Olimpiade 2020. Greysia/Apriyani juga menorehkan rekor sebagai pasangan ganda putri pertama Indonesia yang menorehkan emas Olimpiade.

Catatan gemilang Greysia/Apriyani membuat Indonesia menjadi negara kedua setelah China yang berhasil meraih emas Olimpiade di lima nomor berbeda.

Greysia/Apriyani tak terkalahkan sejak fase grup. Pasangan pelatnas Cipayung itu menundukkan Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean, Chloe Birch/Lauren Smith, dan unggulan pertama Yuki Fukushima/Sayaka Hirota di babak penyisihan.

Pada perempat final, Greysia/Apriyani menundukkan Du Yue/Li Yinhui. Selanjutnya giliran unggulan keempat, Lee So Hee/Shin Seung Chan, yang dibekuk.

Banner Testimoni

Dalam laga final menghadapi unggulan kedua, Chen Qingchen/Jia Yifan, Greysia/Apriyani menang 21-19 dan 21-15.

Indonesia menempati peringkat ke-55 di klasemen umum dengan torehan satu emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Satu perak dipersembahkan lifter Eko Yuli Irawan di kelas 61 kilogram putra. Sementara tiga perunggu disumbang Anthony Sinisuka Ginting di cabang badminton tunggal putra, Windy Cantika Aisah dari angkat berat kelas 49 kg putri, dan Rahmat Erwin Abdullah dari angkat berat kelas 73 kg putra.

[Gambas:Video CNN]

(nva/jun)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER