PSSI: Mudah-mudahan Ini Terakhir Suporter Meninggal

CNN Indonesia
Rabu, 03 Agu 2022 18:20 WIB
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan merespons meninggalnya suporter PSS Sleman, Tri Fajar Firmansyah, yang menjadi korban bentrokan warga dengan suporter. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mendorong pengusutan kematian suporter PSS. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan merespons meninggalnya suporter PSS Sleman, Tri Fajar Firmansyah, yang menjadi korban bentrokan warga dengan suporter saat hari pertandingan Persis Solo vs Dewa United.

Iriawan mengatakan PSSI berduka dan sedih atas meninggalnya Tri pada Selasa (2/8). Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu berharap kasus kematian Tri bisa diusut tuntas.

"Kami dari federasi turut berduka cita atas meninggalnya suporter PSS Sleman, tentunya kita bersedih dan juga tidak ingin peristiwa ini terjadi. Berikutnya tentu nanti sesuai dengan apa yang dituntut PSS Sleman, pihak keamanan harus melakukan penyelidikan, itu wajar," ujar Iriawan di Jakarta, Rabu (3/8).

Dalam kurang dari tiga bulan terakhir sudah ada tiga suporter Indonesia yang meninggal. Sebelumnya ada dua Bobotoh yang meninggal saat hendak menyaksikan laga Persib Bandung vs Persebaya dalam turnamen Piala Presiden 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 17 Juni lalu.

"Lalu untuk suporter, mudah-mudahan ini terakhir ada suporter meninggal. Ingat, kita memang mendukung tim kesayangan kita, tapi sekali lagi, tidak boleh terjadi bentrokan dan akhirnya merenggut nyawa. Seharusnya juga pihak keamanan bisa menakar ini, dan bagi para suporter harus bisa menahan diri," ucap Iriawan.

Lebih lanjut Iriawan mengatakan pihaknya akan meminta Ketua Divisi Pembinaan Suporter PSSI, Budiman Dalimunthe, untuk terus mengedukasi suporter.

Banner live streaming MotoGP 2022

"Saya minta terus pak Budiman selaku divisi pembinaan suporter untuk terus berkomunikasi dengan suporter, dan saya berharap ini jadi yang terakhir bentrokan, karena semuanya rugi, karena ada korban dan ada juga yang terkena masalah," ucap Iriawan.

"Untuk apa itu terjadi? Yang jelas semoga proses hukum berjalan, sesuai keinginan pihak PSS," sambung Iriawan.

[Gambas:Video CNN]

(abs/har)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER