Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga cabang olahraga (cabor) di Korea Selatan langsung mengambil sikap sebagai bentuk berkabung atas Tragedi Itaewon.
Malam perayaan Halloween berubah menjadi horor setelah ratusan ribu orang menyerbu kawasan kelab dan bar di Itaewon, Seoul, Korea Selatan, untuk berpesta pada Sabtu (29/10) malam hingga menyebabkan ratusan orang tewas dan terluka.
Korban tewas akibat tragedi di perayaan Halloween di kawasan Itaewon, Korea Selatan, terus bertambah. Kini, 154 orang dinyatakan tewas, 26 di antaranya merupakan warga asing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dunia olahraga profesional di Korea Selatan pun langsung ambil sikap pasca Tragedi Itaewon sebagai bentuk kepedulian dan belasungkawa pada korban.
Berikut 3 Cabor di Korea Selatan yang ambil sikap pasca Tragedi Itaewon dikutip dari Jnilbo:
1. Voli
Federasi Bola Voli Korea (KOVO) paling cepat merespons kejadian luar biasa yang terjadi di perayaan Halloween di kawasan Itaewon, Sabtu (29/10).
KOVO langsung mengeluarkan kebijakan untuk kompetisi bola voli profesional di Korea Selatan sebagai bentuk kepedulian pihaknya pada Tragedi Itaewon.
Sebagai bentuk berkabung, KOVO mewajibkan para pemain yang berlaga di Liga Voli Korea untuk memakai pita hitam. Mereka juga mewajibkan para pemain untuk mengheningkan cipta sebelum bertanding.
Selain itu KOVO juga meniadakan pemandu sorak di liga voli hingga masa berkabung nasional berakhir pada 5 November mendatang.
Di samping itu KOVO juga meminta agar panitia penyelenggara memastikan jalur keselamatan penonton, baik saat keluar maupun masuk stadion.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Dampak Tragedi Itaewon, Pembukaan Liga Basket Wanita Batal
Pembukaan Liga Basket Wanita Korea Selatan dibatalkan. (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo/pd/14)
2. Basket
Federasi Bola Basket Wanita Korea Selatan (WKBL) membatalkan upacara pembukaan pertandingan bola basket profesional wanita 2022/2023.
Pertandingan pembukaan Liga Basket Wanita Korea itu mempertemukan Incheon Shinhan Bank vs Cheongju KB Stars yang digelar di Dowon Gymnasium di Incheon pada Minggu (30/10) siang waktu setempat.
Meski demikian, laga tersebut tetap digelar tanpa hingar-bingar layaknya pembukaan kompetisi. Semua pemain dari kedua tim juga mengenakan pita hitam dan sebelum pertandingan mereka mengheningkan cipta.
Selain itu tiga pertandingan bola basket putra profesional yang mempertemukan Anyang KGC vs Suwon KT, Goyang Carrot vs Daegu Korea Gas Corporation, dan Changwon LG vs Ulsan Hyundai yang digelar pada hari yang sama juga meminimalkan sorak-sorai di stadion.
3. Sepak Bola
Para pemain Jeonbuk Hyundai Motors dan FC Seoul juga mengheningkan cipta sebelum kick off pertandingan Piala FA Korea Selatan pada Minggu (30/10).
[Gambas:Video CNN]
Usai pertandingan pelatih FC Seoul Ahn Ik Soo mengucapkan rasa belasungkawa yang mendalam pada korban Tragedi Itaewon.
"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga atas pembantaian Itaewon yang merenggut nyawa 153 orang," ucap Ahn dikutip dari YNA.
"Sebagai klub yang memiliki jiwa sosial, saya berharap akan ada sesuatu yang dapat dibantu oleh Seoul. Saya pikir itu mungkin menjadi alasan untuk bekerja lebih keras hari ini [untuk warga Seoul yang jadi korban Tragedi Itaewon]," kata Ahn menambahkan.
[Gambas:Photo CNN]