Kans Timnas Indonesia U-20 Ukir Sejarah dengan Mentalitas STY
Abdul Susila | CNN Indonesia
Rabu, 01 Mar 2023 07:51 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Shin Tae Yong tak hanya memberi polesan teknik, tetapi juga mengasah mental pemain. (PSSI)
Sejak pertama kali menangani Timnas Indonesia [baik senior, U-23, maupun U-19] mentalitas jadi perhatianShin Tae Yong di setiap kesempatan.
Pelatih asal Korea Selatan ini meminta pemain bermentalitas etos kerja tinggi saat latihan dan pantang menyerah dalam pertandingan. Mulai terlihat hasilnya, meski belum terlalu besar.
Selama tiga tahun lebih di Indonesia, Shin juga belum pernah tampil di kejuaraan resmi level benua. Piala Asia U-20 2023 adalah ajang pertama Shin di level benua bersama Indonesia.
Oleh sebab itu mentalitas racikan Shin sangat dinanti. Publik sangat penasaran dengan daya juang para pemain saat bersaing dengan jagoan-jagoan Asia di pentas resmi.
Soal mentalitas ini semakin relevan jika melihat persiapan tim. Menjelang Piala Asia U-20 2023, pemusatan latihan terkendala rebutan pemain dengan klub dan sejumlah pemain kunci absen.
Pendekatan Shin di media massa, terkait Timnas Indonesia dan Indonesia U-20 pun berbeda. Jika berbicara tim senior Shin optimistis, tetapi untuk U-20 menantang dengan meremehkan.
Mantan pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 ini seperti hendak menampar pemain untuk membuktikan ucapannya salah. Cara Shin memompa gairah juang pemain terlihat lebih keras.
Secara terbuka Shin mengatakan tak yakin timnya bisa berbicara di Piala Asia U-20 2023. Bahkan untuk lolos grup pun tak berani menargetkan. Namun ini hanya ilusi yang sengaja dicipta.
Pelatih mana yang tidak ingin tim asuhannya mencipta prestasi dan mengukir sejarah manis. Itu pula mengapa Shin sangat rela berseteru dengan pelatih klub untuk memanggil pemain andalannya.
Muhammad Ferarri, Kakang Rudianto, Hokky Caraka, atau Ronaldo Kwateh, adalah pemain yang bakal menjadi andalan. Pemain-pemain ini ditantang main gila selama di Uzbekistan.
Akankah Timnas Indonesia U-20 asuhan Shin Tae Yong membuat sejarah di Piala Asia U-20 2023 dengan mengalahkan Irak untuk pertama kalinya? Kans ada, tetapi jelas tidak mudah.
(nva)
Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Indonesia U-20 dan Irak sudah tiga kali bentrok di Piala Asia. Hasilnya, Garuda Muda tak pernah menang. Akankah rapor merah ini terhenti?
Indonesia U-20 akan bentrok dengan Irak dalam Piala Asia U-20 2023 di Stadion Lokomotiv, Tashkent, Uzbekistan pada Rabu (1/3) sore waktu lokal atau malam waktu Indonesia (WIB).
Generasi muda Irak dan Indonesia pertama kali bentrok di Piala Asia U-20 pada 1975. Dalam duel di Kuwait pada 8 April itu Garuda Nusantara dibantai dengan skor telak, 0-4.
Pertemuan kedua terjadi di Bangladesh pada 5 Oktober 1978. Sama seperti pertemuan pertama, Indonesia U-20 kembali disikat 0-4. Dua kekalahan ini sedikit terobati pada 19 September 1994, lewat skor 0-0.
Kendati demikian ada asa untuk menciptakan sejarah meraih kemenangan perdana atas Usood Al Rafidayn atau Singa Mesopotamia. Namun ini bukan perkara mudah bagi Muhammad Ferarri dan kawan-kawan.
Situasi sosial dan politik di Irak pasca Perang Teluk III (2003-2011) belum benar-benar reda. Sepak bola di negeri 1001 malam ini memang hidup, tetapi belum sepenuhnya normal.
Kompetisi sepak bola usia muda di Irak belum hidup. Anak-anak muda Irak hanya mengandalkan tekad agar bakatnya terasah. Namun ini yang membuat generasi muda sepak bola Irak terus lahir.
Generasi Irak U-20 saat ini pun tak jauh berbeda dengan angkatan 2018. Pada tahun tersebut tim U-17 dan U-20 mereka terhenti di babak grup, meski tetap jagoan di pentas Asia Barat.
Dalam segi persiapan, Indonesia U-20 agak lebih baik. Selain durasinya lebih pendek, tim asuhan Emad Mohammed ini hanya melakukan pertandingan lokal sebelum Piala Asia U-20 2023.
Nilai lebihnya, Irak tak terlalu terkendala dengan suhu dingin. Mereka terbiasa dengan udara panas, tetapi juga tak kaget dengan udara dingin. Ini berbeda dengan anak-anak Indonesia.
Karenanya kemampuan adaptasi pemain dengan temperatur dingin bisa menjadi kunci. Beruntungnya pemain Indonesia pernah berlatih di Turki dan Spanyol ketika suhu udara cukup dingin.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Pembuktian Mentalitas Racikan STY
Shin Tae Yong tak hanya memberi polesan teknik, tetapi juga mengasah mental pemain. (PSSI)
Sejak pertama kali menangani Timnas Indonesia [baik senior, U-23, maupun U-19] mentalitas jadi perhatianShin Tae Yong di setiap kesempatan.
Pelatih asal Korea Selatan ini meminta pemain bermentalitas etos kerja tinggi saat latihan dan pantang menyerah dalam pertandingan. Mulai terlihat hasilnya, meski belum terlalu besar.
Selama tiga tahun lebih di Indonesia, Shin juga belum pernah tampil di kejuaraan resmi level benua. Piala Asia U-20 2023 adalah ajang pertama Shin di level benua bersama Indonesia.
Oleh sebab itu mentalitas racikan Shin sangat dinanti. Publik sangat penasaran dengan daya juang para pemain saat bersaing dengan jagoan-jagoan Asia di pentas resmi.
Soal mentalitas ini semakin relevan jika melihat persiapan tim. Menjelang Piala Asia U-20 2023, pemusatan latihan terkendala rebutan pemain dengan klub dan sejumlah pemain kunci absen.
Pendekatan Shin di media massa, terkait Timnas Indonesia dan Indonesia U-20 pun berbeda. Jika berbicara tim senior Shin optimistis, tetapi untuk U-20 menantang dengan meremehkan.
Mantan pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 ini seperti hendak menampar pemain untuk membuktikan ucapannya salah. Cara Shin memompa gairah juang pemain terlihat lebih keras.
Secara terbuka Shin mengatakan tak yakin timnya bisa berbicara di Piala Asia U-20 2023. Bahkan untuk lolos grup pun tak berani menargetkan. Namun ini hanya ilusi yang sengaja dicipta.
Pelatih mana yang tidak ingin tim asuhannya mencipta prestasi dan mengukir sejarah manis. Itu pula mengapa Shin sangat rela berseteru dengan pelatih klub untuk memanggil pemain andalannya.
Muhammad Ferarri, Kakang Rudianto, Hokky Caraka, atau Ronaldo Kwateh, adalah pemain yang bakal menjadi andalan. Pemain-pemain ini ditantang main gila selama di Uzbekistan.
Akankah Timnas Indonesia U-20 asuhan Shin Tae Yong membuat sejarah di Piala Asia U-20 2023 dengan mengalahkan Irak untuk pertama kalinya? Kans ada, tetapi jelas tidak mudah.