Hilmi Pelaku Tendangan Horor Liga 4 Bisa Banding Hukuman Seumur Hidup

CNN Indonesia
Selasa, 06 Jan 2026 19:40 WIB
Muhammad Hilmi Gimnastiar yang mendapat hukuman seumur hidup lantaran melakukan tendangan brutal di Liga 4 masih bisa melakukan banding.
M Hilmi Gimnastiar (kanan) mendapat hukuman dilarang beraktivitas sepak bola seumur hidup. (Dok Perseta)
Jakarta, CNN Indonesia --

Muhammad Hilmi Gimnastiar yang mendapat hukuman seumur hidup lantaran melakukan tendangan brutal di Liga 4 masih bisa melakukan banding.

Asosiasi Provinis PSSI Jawa Timur segera mengambil keputusan terhadap aksi horor Hilmi saat membela Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung dalam laga babak 32 besar Grup CC Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026.

Di tengah pertandingan tersebut, Hilmi menendang dada Firman Nugraha Ardhiansyah. Firman sampai terkapar dan mendapat perawatan medis cukup lama sebelum ditandu ke luar lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PSSI lantas menjatuhkan hukuman. Menurut surat putusan Komite Disiplin PSSI Jawa Timur Nomor 001/KOMDIS/PSSI-JTM/I/2026 yang dirilis pada Selasa (6/1), Hilmi mendapat hukuman larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup.

Kendati demikian Hilmi masih bisa melakukan banding seperti tertera dalam surat putusan yang sama.

"Terhadap keputusan ini dapat diajukan banding," tulis poin 4 dalam bagian keputusan.

Soal banding terhadap hukuman larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup juga dikatakan Komisi Disiplin Asprov PSSI Jatim seperti dikutip dari Antara.

Kendati ada banding, Ketua Komdis Asprov PSSI Jatim Samiadji Makin Rahmat berharap tidak ada lagi kejadian yang mempertontonkan tindakan tidak sportif di dalam pertandingan sepak bola.

"Hukuman itu juga kami putuskan agar tidak ada pemain lainnya yang meremehkan dengan melakukan tindakan yang sama, ini sepak bola bukan bela diri," kata Makin.

[Gambas:Video CNN]

(nva/nva)