DAIHATSU INDONESIA MASTERS

Semua Bisa Jadi Tokoh Utama Cerita di Istora

Putra Permata Tegar Idaman | CNN Indonesia
Senin, 26 Jan 2026 19:03 WIB
Alwi Farhan baru saja menunjukkan bahwa semua pemain berpeluang untuk jadi tokoh utama cerita di Istora, tempat berlangsungnya Daihatsu Indonesia Masterrs 2026.
Raymond/Joaquin bakal jadi tumpuan harapan Indonesia di tahun-tahun mendatang. (Arsip PBSI)

"Kalau untuk evaluasi keseluruhan ya, kita sampaikan itu adalah kita melihat progres dari pemain-pemain muda ini sudah jauh lebih terlihat ya."

"Pertama dari babak yang di mana mereka bisa lalui, mereka sampai sejauh mana. Dan yang kedua adalah bagaimana performa mereka di lapangan dibandingkan dengan tahun lalu. Itu kita bisa melihat progresnya," ucap Eng Hian usai final Indonesia Masters 2026.

=========

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam dua tahun terakhir, Istora Gelora Bung Karno mengalami perubahan luar biasa. Istora yang riuh dan ramai berubah menjadi Istora yang terlihat lebih hening dan sunyi. Bangku-bangku kosong yang terlihat lebih mendominasi jadi saksi.

Selain sejumlah faktor seperti tiket mahal dan tampilan arena penyelenggaraan, faktor lain yang tak kalah penting adalah soal pemain-pemain yang bisa jadi magnet dan prestasi yang menjanjikan.

Sejak Indonesia Open 2024, berlanjut ke Indonesia Masters 2025 dan Indonesia Open 2025, kesunyian makin terasa seiring tidak ada pemain Indonesia yang bisa berdiri di podium juara. Tahun 2025 benar-benar terasa karena luka akibat kegagalan pemain-pemain Indonesia begitu terlihat dampaknya terhadap kehadiran penonton di Istora.

Hal itu yang kini coba disusun ulang tim pelatih dan pengurus PP PBSI. Selain sejumlah nama pemain senior yang masih stabil di papan atas, pemain-pemain muda kini maju ke barisan depan untuk menanggung harapan sekaligus beban.

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan berselebrasi usai mengalahkan lawannya asal Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul pada babak final Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026). Alwi menjadi juara turnamen tersebut setelah menang dengan skor 21-5, 21-6. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/YUSalah satu alasan kuat suporter bisa memadati Istora adalah bila ada pemain-pemain andalan yang bisa jadi tumpuan merebut gelar juara. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana putra)

Tidak mudah untuk bisa jadi tokoh utama. Namun para pemain-pemain muda ini tengah merintis jalan menuju ke sana.

Mereka akan coba bisa berdiri dan jadi tokoh utama cerita di Istora yang pernah dilakukan pemain-pemain legendaris Indonesia.

Ketika pemain-pemain muda Indonesia makin unjuk gigi di BWF Tour dan meraih gelar-gelar bergengsi, cinta dan dukungan kembali bersemi dari penggemar kepada para pemain. Dari titik itu pula, keinginan untuk kembali ke Istora makin menggelora.

Karena meski seorang pemain sudah bisa juara di sejumlah titik di dunia, hanya Istora yang nantinya bakal menjadikan mereka benar-benar sebagai tokoh utama sebuah cerita. Sosok yang kehadirannya mendapat sambutan, dan tiap gerak-geriknya mendapat sorakan dan dukungan.

Dan setiap pemain muda punya kesempatan untuk bisa jadi tokoh utama cerita di Istora, namun seperti yang Alwi Farhan katakan, butuh usaha dan perjuangan keras untuk bisa memantaskan diri dan berdiri sebagai pusat perhatian ribuan penonton di Istora.

(nva)

HALAMAN:
1 2