Guardiola 'Bakar' Sesi Jumpa Pers Sepak Bola: Bahas Palestina-Rusia

CNN Indonesia
Kamis, 05 Feb 2026 10:51 WIB
Pep Guardiola selalu suka bicara bebas dalam konferensi pers sepak bola Inggris. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sepak bola Inggris benar-benar bisa menjadi panggung bagi Pep Guardiola untuk menyampaikan ide, pemikiran, bahkan isu-isu sensitif.

Konferensi pers menjelang laga melawan Newcastle United, Selasa (3/2), salah satu buktinya. Dalam jumpa pers semifinal Piala Liga Inggris itu Guardiola berbicara soal isu-isu internasional besar.

Mantan pelatih Barcelona ini datang terlambat lima menit dari waktu yang ditetapkan. Ia lalu duduk bersandar dengan santai, menanti deretan pertanyaan jurnalis televisi.

Secara tradisional, konferensi pers sepak bola Inggris, baik liga, piala FA, maupun piala liga, terbagi dalam dua hingga tiga sesi. Durasinya antara 30 hingga 60 menit.

Sesi pertama diperuntukkan bagi jurnalis televisi, disiarkan secara langsung, dan untuk umum. Sesi ini biasanya berkutat soal isu-isu teknik sepak bola menjelang pertandingan.

Sesi kedua diperuntukkan bagi jurnalis media cetak dan radio, baik lokal maupun nasional. Adapun sisi ketiga bersifat opsional. Biasanya sesi ini hanya untuk jurnalis yang dipilih klub.

Guardiola dikenal sebagai pelatih yang irit bicara pada sesi pertama. Sebaliknya, pelatih asal Spanyol ini bicara agak panjang saat sesi kedua atau ketiga yang membicarakan apa saja.

Dalam lanskap konferensi pers sepak bola Inggris, juga dikenal aturan 'embargo'. Aturan tak tertulis ini memberi hak kepada jurnalis cetak untuk meminta menahan informasi.

Biasanya, berita yang muncul setelah konferensi pers adalah seputar teknis dari sesi pertama, sedangkan sesi tanya jawab kedua hanya boleh tayang setelah terbit di media cetak, di hari pertandingan.

Jika ada media yang melanggar aturan embargo tersebut, medianya akan diboikot. Karena itu perihal embargo berita ini sangat ditaati, demi ekosistem yang positif di lingkungan Inggris.

"James, beruntung sekali kamu! Man United sekarang berada di tempat yang tepat. Itu tim yang kamu sukai, kan?" kata Guardiola menggoda seorang reporter yang menyukai Red Devils.

"Bagian pertama agak membosankan, kan? Sekarang bagian yang menarik, mari kita mulai dengan beberapa pertanyaan bagus," katanya dilansir dari The Times.

Pada sesi inilah pertanyaan-pertanyaan tajam seputar Man City, sepak bola Inggris, sepak bola dunia, bahkan isu-isu benar dunia dibahas dengan sangat bebas. Guardiola malah senang.

"Genosida Palestina, konflik Ukraina-Rusia, di Sudan, dan di mana pun di dunia. Semuanya terjadi tepat di depan kita; apakah Anda ingin melihatnya? Itulah masalah kita sebagai manusia."

"Itulah masalah sebenarnya, bukan sepak bola," kata Guardiola. Tak ketinggalan pula Guardiola membahas isu seputar Amerika Serikat yang saat ini sedang menjadi sorotan dunia.

Itulah sepak bola Inggris. Mereka tahu industri harus dijaga, tetapi juga kebebasan tetap dipelihara. Guardila pun senang, sebab baginya sepak bola hanya bagian kecil dari persoalan inti manusia.

"Jika seseorang melihat gambar-gambar tentang apa yang terjadi di seluruh dunia, tentang perang yang berkecamuk, bukankah mereka bisa tergerak?" katanya dengan nada bergetar.

"Ini bukan lagi pertanyaan tentang siapa yang benar atau siapa yang salah. Setiap politisi, baik kanan maupun kiri, tentu saja, berhak untuk memiliki pendapat mereka sendiri."

(abs/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK