PSM Serahkan Kasus Dugaan Ricky Pratama Aniaya Pacar ke Polisi
PSM Makassar tidak akan mengintervensi kasus dugaan Ricky Pratama menganiaya pacar dan sepenuhnya menyerahkan ke kepolisian.
Ricky merupakan pemain PSM yang sempat mendapat panggilan ke Timnas Indonesia U-20 dan U-23. Nama Ricky mencuat dalam beberapa hari terakhir lantaran dugaan tindakan pelanggaran hukum.
Ricky dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan lantaran diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap kekasihnya, AD (25), yang mengakibatkan korban mengalami luka memar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PSM telah memanggil Ricky guna mendapat keterangan terkait persoalan yang tengah membelit sang pemain. Manajemen klub berjuluk Ayam Jantan dari Timur itu menegaskan klub tidak akan mengintervensi proses hukum dan menyerahkan kasus ke pihak kepolisian.
"Pada prinsipnya, harus kita pahami bahwa ini adalah ranah pribadi dari pemain dan klub memberikan waktu kepada pemain utk mengikuti proses hukum yang ada."
"Untuk menghindari isu-isu liar yg beredar, klub akan berpegang pada asas kepastian hukum dengan memantau perkembangan status hukum dari pemain yang bersangkutan," ucap Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, dalam pernyataan yang dirilis Selasa (17/2).
Kasus dugaan penganiayaan tersebut, bermula saat PSM akan menjalani laga tandang ke Yogyakarta, Jumat (6/2).
"Itu rencana PSM mau away ke Jogya sebelum berangkat itu terjadi cekcok. Menurut klien kami mereka sudah menjalin asmara selama sampai 4 bulan. Klien kami tinggal dekat mess pemain PSM," kata kuasa hukum AD, Eko Saputra.
"Kenapa [terlapor] melakukan penganiayaan itu? Karena klien kami disuruh tinggal saja di Makassar tidak usah ikut ke Jogya dalam away itu. Kalau cekcok antara pihak ketiga itu kurang tahu karena informasi dari klien kami itu tidak ada orang ketiga di situ," jelasnya.
Terpisah, kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto yang dikonfirmasi terkait laporan tersebut belum memberikan keterangan resminya.
(mir/nva)