Blak-blakan ke Media Belanda, Tim Receveur Terkesan Main di Indonesia
Gelandang Bali United Tim Receveur berbicara blak-blak kepada media Belanda, Voetbal International, mengenai perjalanan kariernya yang unik di Super League Indonesia.
Pemain berusia 34 tahun ini mengungkapkan bahwa ia sempat mempertimbangkan untuk pensiun sebanyak tiga kali akibat kemunduran dalam kariernya.
Namun, bersama Bali United, ia kini merasakan pengalaman yang telah lama ia impikan, meskipun sempat merasa hampir putus asa.
"Aku menjalani kehidupan yang fantastis di sini, sungguh," ucap Receveur dikutip dari Voetbal International.
Receveur juga bercerita tentang keinginannya untuk bermain di tempat yang bisa memberinya penghasilan yang layak, meskipun di liga yang levelnya sedikit lebih rendah. Receveur pun menemukan hal tersebut di Indonesia.
"Klub-klub [di Indonesia] di mana Anda bisa mendapatkan penghasilan yang layak, di tempat-tempat di mana Anda bisa menikmati waktu bersama keluarga," kata Receveur.
Ia menegaskan bahwa Indonesia bukanlah tempat asing baginya, karena pada 2019, ia sempat berkunjung ke Bali dan bertemu dengan Stefano Lilipaly saat masih menjadi pemain Bali United.
Saat itu, meskipun bermain untuk Almere City, Receveur bercanda kepada Lilipaly soal mengenai kemungkinan bermain untuk Bali United di masa depan. Tak disangka enam tahun kemudian, candaan itu menjadi kenyataan.
"Saya berada di sana pada tahun 2019 dan kebetulan bertemu dengan Stefano Lilipaly, yang sudah memulai petualangan itu jauh lebih awal," ucap Receveur.
"Kemudian saya pergi menonton salah satu pertandingannya di Bali United, dan itu benar-benar gila. Bahkan saat itu, saya berkata sambil bercanda, 'Ya, ini sepertinya juga cocok untuk saya.' Sangat istimewa bahwa ini benar-benar terjadi enam tahun kemudian," ujar Receveur menambahkan.
Kini bersama Bali United, Tim Receveur sudah bermain sebanyak 23 laga dan mencetak dua gol dan satu assist.
(rhr/rhr/nva)