ANALISIS

Bersinar di Piala AFF 2026, Regenerasi Timnas Futsal Sesuai Rencana?

Muhammad Ikhwanuddin | CNN Indonesia
Kamis, 09 Apr 2026 09:11 WIB
Timnas Futsal Indonesia sapu bersih tiga laga di babak grup Piala AFF Futsal 2026 dengan kemenangan. Apa ini tanda regenerasi Timnas Futsal sesuai rencana?
Timnas Indonesia mencatatkan hasil positif usai meraih tiga kemenangan di babak grup Piala AFF Futsal 2026. (Dok. FFI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Futsal Indonesia menyapu bersih babak penyisihan Piala AFF Futsal 2026 dengan kemenangan. Pijar performa Garuda terlihat menyala, tapi apakah regenerasi sudah sesuai rencana?

Indonesia meraih kemenangan ketiga pada babak grup Piala AFF Futsal 2026 setelah menggilas Australia 3-2 di GOR Nonthaburi, Rabu (8/4).

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto sengaja membawa skuad dengan nuansa lebih segar. Lima pemain debutan mempertegas sang juru latih ingin lembaran baru untuk masa depan tim Garuda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para debutan Timnas Futsal Indonesia itu adalah Daniel Yeimo, Andarias Kareth, Imam Anshori, Piter Everardus, dan Muhammad Sanjaya. Sedangkan sembilan pemain lainnya sudah pernah memperkuat tim senior.

Namun, hanya Dewa Rizki dan Yogi Saputra yang berstatus pemain jebolan Piala Asia Futsal 2026. Sementara tujuh pemain lain yang berlabel tim nasional adalah mereka yang kembali mendapat panggilan negara.

Dari pemetaan ini, jelas Souto ingin membuka kesempatan bagi wajah baru, namun tak lepas juga ingin kembali memberi peluang bagi mereka yang sudah ada lebih lama. Utak-atik skuad bisa publik lihat hasilnya sementara.

Tiket semifinal sudah di tangan kala menumbangkan Malaysia 1-0 di laga kedua babak penyisihan. Kemenangan dramatis 3-2 atas Australia membuat langkah menuju fase gugur kian manis.

Dengan status juara Grup B, otomatis Indonesia bakal menghadapi Vietnam sebagai runner-up Grup B. Lawannya tentu tidak akan mudah karena berkutat di pusat kekuatan futsal Asia Tenggara. Tim Merah Putih tetap perlu waspada.

Di samping mempelajari gaya lawan yang akan dihadapi, Souto dan staf kepelatihan perlu fokus pada timnya sendiri. Sebab meski tiga laga di fase grup bertabur kemenangan, Indonesia bukan tanpa kekurangan.

Hal yang paling mencolok adalah kemampuan penyelesaian. Ini terlihat dari warna-warni produktivitas dari tiga laga. Usai pesta lawan Brunei, Indonesia sempat kesulitan kontra Malaysia dan Australia.

Souto meluncurkan tiga paket dalam tim asuhannya. Paket kedua yang diperkuat Muhammad Sanjaya paling digdaya. Pivot debutan itu mencetak lima gol dari tiga laga.

Paket berikutnya yang produktif adalah yang pertama dengan komposisi Dewa Rizki, Guntur Sulistyo, Andarias Kareth, dan Andres Dwi Persada. Paket ini membuahkan lima gol secara kolektif.

Sedangkan paket ketiga kurang tajam. Hanya ada satu gol dari rombongan Dipo Arrahman, Imam Anshori, Adityas Priambudi, dan Kris Daniel Yeimo. Mereka bukan tak berkontribusi banyak, tapi perlu kualitas yang lebih menanjak.

Aspek ini perlu diperhatikan Timnas Futsal Indonesia agar tak kedodoran di semifinal. Mampukah mereka melakukan itu?

Baca kelanjutan berita ini di halaman berikutnya>>>

Add as a preferred
source on Google
Evaluasi Plus Mental Juara, Gelar Bisa Kembali ke Nusantara BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2