ANALISIS

Timnas Indonesia vs Vietnam: Duel Kaliber Souto vs Giustozzi

Askar Fatih Robbani | CNN Indonesia
Jumat, 10 Apr 2026 06:30 WIB
Kecerdasan Hector Souto bersama Timnas Futsal Indonesia akan diuji arsitek Vietnam Diego Giustozzi dalam semifinal Piala AFF 2026.
Sistem permainan racikan Hactor Souto di Timnas Futsal Indonesia akan diuji pelatih juara Piala Dunia. (Arsip FFI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Futsal Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF Futsal 2026 dengan muka baru, sebab Hector Souto tidak mengirimkan skuad utama.

Souto sengaja meninggalkan nama-nama seperti Iqbal Iskandar, Ardiansyah Nur, Samuel Eko, Syauqi Saud, Firman Adriansyah, dan Evan Soumilena. Tujuannya, memberi giliran potensi baru.

Dari 14 nama, lima di antaranya debutan: Daniel Yeimo, Imam Anshori, Andarias Kareth, Muhammad Sanjaya, dan Piter Everardus. Hanya Dewa Rizki dan Yogi Saputra alumni Piala Asia Futsal 2026. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata Souto, ini bukan soal regenerasi semata. Tujuannya memperlebar kedalaman skuad agar persaingan internal kian ketat. Para pemain pun tak boleh merasa posisinya aman.

Pada babak penyisihan, wajah-wajah baru itu langsung menjawab. Indonesia menyapu bersih Grup B dengan kemenangan atas Brunei Darussalam (7-0), Malaysia (1-0), dan Australia (3-2).

Meski hasilnya bagus, perjalanannya tak selalu mulus. Kontra Malaysia, Indonesia menang tipis satu gol dalam laga yang alot. Lawan Australia, Indonesia sempat tertinggal sebelum berbalik menang.

Adapun Vietnam lolos dari Grup A sebagai runner-up. The Golden Star Warriors menghantam Myanmar 4-0 dan Timor Leste 7-1, tapi kalah 2-4 dari Thailand. Cukup meyakinkan, meski sekali kalah.

Vietnam juga punya sosok kharismatik di pinggir lapangan. Diego Giustozzi. Ia adalah mantan arsitek timnas futsal Argentina saat meraih trofi Piala Dunia Futsal 2016.

Giustozzi membangun timnas futsal Vietnam sejak Agustus 2022. Hampir empat tahun ia membentuk tim peringkat ke-20 FIFA ini. Permainan cepat, pressing tinggi, dan disiplin transisi jadi ciri khasnya. 

Souto sudah tiga kali berhadapan; adu strategi; dan duel kecerdikan keputusan, dengan Giustozzi. Hasilnya memuaskan. Namun, itu dengan skuad terbaik. Kini kondisinya berbeda.

Pada perempat final Piala Asia Futsal 2026, Indonesia memulangkan Vietnam, skor 3-2. Sebelumnya, di SEA Games 2025, Indonesia justru kalah 0-1 dari Vietnam di fase penyisihan round robin.

Mundur lagi, di final Piala AFF Futsal 2024, Souto mengalahkan Giustozzi 2-0. Turnamen itu jadi medium Souto mempersembahkan trofi pertama pada Indonesia.

Jika dirangkum dalam tiga pertemuan terakhir, Indonesia dua kali menang, sisanya milik Vietnam. Lantas, di semifinal Piala AFF Futsal 2026, hasilnya akan bagaimana?

Baca analisis lanjutannya di halaman berikutnya >>> 

[Gambas:Video CNN]

Add as a preferred
source on Google
Souto Tanpa Kartu As, Vietnam Pantang Beri Ampun BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2